Dinilai Pemda Gagal Memperhatikan Lingkungan Hidup, Mahasiswa: Dimana Fungsi Kerja DLH Kab. Paniai?

Cinque Terre
Eman Muyapa

17 Hari yang lalu
LINGKUNGAN

Tentang Penulis
Foto Mahasiswa/i asal Paniai Se-Indonesia saat berinsiatif melakukan aksi Pembersihan Likungan Hidup di Enarotali, Ibu Kota Kab. Paniai (Doc. HG)

 

Paniai,Kabarmapegaa.com--Mahasiswa/i asal Paniai Se-Indonesia melakukan aksi pembersihan lingkungan di Kota Enarotali, Kabupaten Paniai, karena menurutnya Pemda Paniai telah gagal memperhatikan lingkungan di Kabupaten Paniai yang terdampak bahaya penyebaran sampah di setiap sudut kota Paniai pada jumat (31/12/21) di Paniai.

Ketua Tim Peduli Kebersihan Lingkungan Kab. Paniai, Mahasiswa/i Asal Paniai Se-Indonesia, Jhon Saverius Kadepa menilai dinas terkait tidak telah bermain pada tupoksinya dengan tepat, sehingga mahasiswa/i asal Paniai telah berinsiatif untuk melakukan pembersihan.

"Kami mahasiswa/i melakukan aksi pembersihan sampah organik maupun non organik di lingkungan sekitaran kota Enarotali. Kami peduli hal ini karena kami menilai Pemda Paniai melalui Dinas terkait (Dinas Lingkungan Hidup) telah gagal dalam hal perhatikan lingkungan hidup, dan alam sekitarnya yang mencemar sampah membuat masyarakat gangguan kesehatan tubuh dan daya untuk hidup," Ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Tim, Gobaipouga pun mengatakan, Mahasiswa/i asal Paniai Se-Indonesia melakukan aksi pembersihan lingkungan, itu bukan mahasiswa cari perhatian terhadap Pemda Paniai melainkan mahasiswa menyatakan sesuai dengan kepedulian mahasiswa itu sendiri terhadap masyarakat Pemda Paniai agar Pemda Paniai perhatikan dengan sungguh-sungguh dimana masyarakat menganggap pemerintah akan memerhatikan sesuai dengan hak dan kewajiban masyarakat itu sendiri" kata Gobai senada.

Lanjut Gobai, Kami mahasiswa angkat sampah dan melakukan aksi pembersihan lain, itu bukan hanya sebatas kepedulian mahasiswa dan bukan juga suatu kepentingan mahasiswa terhadap pemda, tetapi kami mau agar Pemda Paniai melihat dimana sampah -sampah dan melakukan pembersihan melalui dinas terkait sehingga masyarakat tidak dapat menghadapi gangguan kesehatan,”Jelas Gobai Tegas.

Mahasiswa Paniai pun berharap agar pemeritah setempat menyediakan tempat penampungan sampah yang layak sehinga warga dapat membuang sampah yang berorganik maupun yang non organik pada tempat tersedia. Maka hal itu akan membantu masyarakat terhindar dari kemungkinan penyebaran penyakit yang bisa mengganggu kesehatan.

Yabet Degei mengatakan, diharapkan Pemda Paniai menyiapkan bak penampungan sampah-sampah agar masyarakat pun tidak membuang sampah dengan sembarangan disekitaran kota Enarotali, “Harapnya Tegas.

Selain itu Kata Degei, Kami beharap agar Pemda melakukan peratihan khusus pada kehidupan ekonomi, sosial, seperti mengadakan pembatasan togel, miras, barang-barang jualan infor dan ekspor yang berbahaya, dan memfasilitasi tempat jualan mama-mama Papua, dan lain sebagainya.

Jadi, Pemda Paniai jangan mementingkan kepentingan hanya bagi pemimpin-pemimpin itu sendiri. Pemda Paniai harus melihat dampak-dampak sosial yang bersifat traumatis pada kehidupan masyarakat Kab. Paniai agar kedepannya ada suatu perubahan yang baik,” Harapnya Menutup. (*)

 

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Lingkungan dan Hutan

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait