DPRD Paniai Diwisudakan Hari Ini

Cinque Terre
Yosafat Mai Muyapa

7 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Reporter
Usai acara pengucapan syukur wisudawan, Foto bersama orang tua atau keluarga dampingi wisudawan, Kamis, (10/12/20) di Asrama Yameowa Paniai, Permnas III Waena, Jayapura. (Foto: Maii Muyapa/KM).

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.COM--DPRD Kabupaten Paniai, Melianus Yatipai Diwisudakan hari ini, Kamis (10/12) dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Umel Mandiri, Jayapura, Papua.

 

Melianus, sebelum menamatkan kuliahnya, ia maju caleg legislatif di lingkungan Paniai dan ia dipilih rakyat menjadi  DPRD  kab Paniai.

 

Satu tahun dengan jabatan DPRD Paniai,  ia tak berhenti kuliah dan telah diwisudakan hari ini.

 

Sebagai rasa syukur,  dirinya mengadakan  acara syukuran atas wisudanya disaksikan oleh keluarganya di Asrama Yamewa Paniai, Permnas III Waena, Jayapura.

 

Kegiatan tersebut ini, dipimpin oleh Fr.Yosep Riki Yatipai. Dengan thema: “Siapa Bertelinga, Hendaklah ia mendengar” dan sub thema: “Sebab Aku ini Tuhan Allahmu, memegang tangan kananmu dan Berkata kepadamu: “Janganlah Takut, Akulah Yang menolong Engkau” (Yeseya 14:13-20)

 

 "Sesuatu yang bagi manusia tidak mungkin tetapi mungkin bagi Tuhan," jelas Fr. Yosep Riki Yatipai dalam kotbahnya.

 

Lanjut, itulah sebabnya wisudawan Melianus Yatipai,S.H mendapatkan titel ini akhir dari sebuah perjuangan yang panjang hingga saat ini beliau telah mendapatkan titel kehormatan bagi keluarga, agama, pemerintah pada khalayaknya.

 

Sementara itu, kesaksian singkat oleh wisudawan Melianus Yatipai,S.H  menuturkan: "kami orang terbelakang jauh dari perkotaan yakni woge, diantaranya distrik dumadama dan bouwobada adalah tertinggal dari pendidikan (“butuh huruf”).”

 

Dirinya bersyukur karena Tuhan yang telah  mengatur langkah hidupnya.

 

:sudah atur tiap langkah hidup manusia dibumi sehingga detik ini juga saya bisa saksikan acara syukuran bersama keluarga besar,” ujar dengan rasa bangga.

 

Melianus juga tidak sabar ucapkan banyak terima kasih kepada organisasi-organisasi yang merasa dirinya sudah belajar cara berorganisasi sejak bangku study hingga sekarang ia sudah bisa menjadi manusia yang berkualitas dan mampu bertampil depan banyak orang di berbagai forum.

 

"Kepada adik-adik sekalian organisasi yang ada ini harus jaga baik serta belajar organisasi yang benar biar dikelak pengabdian pada lapangan nanti menjadi berkat bagi publik,”bebernya.

 

Sementara itu, Yeki Tobai mengatakan dulu kawasan “woge” adalah daerah terbelakang dari kota tetapi kini menjadi “hanya daerah yang terbelakang tetapi sumber daya manusia tetap terdepan."

 

“Anda  adalah orang (sarjana) pertama dari kampung kita di sana maka sesuai dengan titel yang diraih harus buktikan sesuai titelnya pada keluarga, pemerintah serta masyarakat luas,” bebernya sebagai perwakilan tua.

 

Pihak keluarga berharap ilmu yang diterima itu dapat dimanfaatkan di tengah masyarakat apalagi saat ini dirinya (wisudawan) sebagai legislatif.

 

"kami harap, sesuai dengan gelar  sarjana hukum yang dinobatkan melalui sidang istimewa perguruan tinggi ini, harus harus buktikan di tengah masyarakat.  Katakan salah pada kesalahan  dan benar pada kebenaran," tutupnya.

 

Pewarta: Maii Muyapa/KM

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait