Eks Tapol: Lebel Aktor Kerusahan Papua Kepada Viktor Yeimo Keliru

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

5 Bulan yang lalu
NASIONAL & DUNIA

Tentang Penulis
Alexander Gobai, Eks Tapol Rasisme

 

JAYAPURA, KABAR MAPEGAA.com - Esk Tahanan Politik (Tapol) Korban Rasisme, Alexander Gobai menegaskan, penangkapan Tuan Viktor Yeimo, Mantan Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dengan menuduh Aktor Kerusahan Kota Jayapura pada peristiwa Rasisme tanggal 19 Agustus 2019 dan 29 Agustus 2019 adalah keliru.

 

“Saya keliru dengan adanya pelebelan aktor kerusahan kepada Tuan Viktor Yeimo. Aktor kerusahan sudah pernah jalani hukuman, baik  dari ULMWP, KNPB dan Aktivis Mahasiswa di tahanan Papua dan Kalimantan. Mereka sudah mempertanggungjawabkan semuanya,” Kata Gobai kepada kabarmapegaa.com, Kamis, (13/05/2021).

 

Menurutnya, pihak kepolisian seharusnya melebelkan Penangkapan Tuan Viktor Yeimo dengan keterlibatan orasi dihadapan masa aksi, akibat sebutan Rasis  (Monyet) terhadap rakyat Papua.

 

“Kalau polisi melebelkan Tuan Viktor Yeimo terlibat orasi, maka, kepolisian juga harus menangkapnya semua pihak yang terlibat dalam orasi, yakni pihak Gubernur Papua, Ketua KNPI Papua, Perwakilan Cipayung Papua, Perwakilan Perempuan, Adat, Agama, Pemuda dan Mahasiswa. Kalau aktor, kami sudah jalani, baik KNPB, ULMWP dan Aktivis Mahasiswa” Kata Gobai yang juga mantan Ketua BEM USTJ itu.

 

Ia berharap, Polisi jangan asal-asal menetapkan Tuan Viktor Yeimo sebagai aktor kerusuhan di kota Jayapura. Pihak aktor baik ULMWP, Tuan Buchtar Tabuni, KNPB, Tuan Agus Kosay dan Steven Itlay,  Aktivis Mahasiswa, Alexander Gobai dan Feri Kombo dan kawan-kawannya telah mempertanggungjawabkan di hadapan meja  hukum pengadilan.

 

“Polisi segere menarik pernyataan aktor Kerusahan. itu keliru,” Tegas Eks Tapol itu.

 

Pewarta        : YN

 

Editor           : Admin

#Politik

#Komite Nasional Papua Barat (KNPB)

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait