Fawawi Club Bantu Mahasiswa Fakfak dan Boven Digoel

Cinque Terre
Aprila Wayar

1 Tahun yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Freelance Journalist
Mahasiswa Papua di Yogyakarta saat menerima bantuan bahan makanan dari Fawawi Club. (Dok. Fawawi Club)

 

Yogyakarta, KABARMAPEGAA.com – Fawawi Club Yogyakarta memberi bantuan berupa bahan makanan bagi mahasiswa asal kabupaten Fakfak dan Boven Digoel.

“Ini upaya kecil kami membantu mahasiswa Papua di Yogyakarta yang mengalami kesulitan bahan makanan akibat wabah Covid-19 yang sedang melanda. Bantuan ini memang tidak seberapa tetapi semoga bermanfaat,” kata Ferdinando Septy Yokit, salah seorang pendiri Fawawi Club kepada KABARMAPEGAA.com melalui sambungan pribadi, Selasa (07/04/2020).

Lanjutnya, banyak mahasiswa Papua di Yogyakarta saat ini yang sangat mengharap bantuan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi, baik Papua maupun Papua Barat. Sayangnya, bantuan pemerintah tak kunjung datang sedangkan kiriman orang tua para mahasiswa/i juga tidak sampai akibat krisis ekonomi yang sedang terjadi di mana-mana.

“Bantuan kami hanya berupa beras, telur dan mie instan. Ini yang dapat kami jangkau dengan donasi yang masuk ke kami juga tidak banyak,” ujar Yokit lagi.

Yokit berharap akan lebih banyak pihak yang akan menyumbang ke posko kemanusiaan yang didirikannya dalam upaya melawan Covid-19 bersama rekan-rekan pecinta sastra Papua di Yogyakarta ini agar pihaknya dapat membantu lebih banyak mahasiswa Papua di Yogyakarta dan sekitarnya.

“Posko akan tetap kami buka dalam jangka waktu yang belum kami tentukan mengingat wabah ini masih terus memakan korban tanpa memandang bulu. Dengan demikian kami berharap pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat segera mengambil langkah serius membantu mahasiswa Papua yang berada di luar Papua,” pungkasnya.

Sementara itu, Veronika Sawen, dokter muda asli Papua yang juga salah satu pendiri Fawawi Club menanggapi serius wabah ini dan berharap Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat segera membantu mahasiswa Papua di luar Papua, khususnya yang berada di Yogyakarta dengan jumlah mahasiswa asal Papua paling banyak.

“Kami mendata mahasiswa Papua di Jogja. Walau data kami belum lengkap, kami punya perkiraan kasar berapa jumlah mahasiswa Papua yang membutuhkan uluran tangan pihak lain menyelesaikan kebutuhan bahan makanan ini,” kata Sawen.

Menurutnya, pada awal pendirian posko ini pihaknya fokus pada korban di Papua dan Papua Barat tetapi ternyata Fawawi Club dikejutkan fakta di lapangan kalau mahasiswa Papua di Yogyakarta juga membutuhkan bantuan. Sawen mengaku kalau telah memberikan bantuan bahan makanan kepada mahasiswa Papua asal Fakfak dan Boven Digoel pada Selasa (07/04/2020).

“Akhirnya kami membagi donasi yang telah masuk. Saat ini kami telah membeli kurang lebih 200 masker kain untuk kami kirim ke Papua dengan target 1000 masker untuk 10 kota yang dalam data kami telah memiliki pasien Covid-19,” kata Sawen.

Menurutnya Papua saat ini membutuhkan uluran tangan banyak pihak dalam menangani masalah pandemik ini. Bukan hanya menjadi janggung jawab pemerintah tetapi seluruh lapisan masyarakat yang telah sadar bahayanya. Apalagi masyarakat asli Papua adalah masyarakat yang sangat awam dengan virus mematikan yang satu ini.

Adapun bantuan bahan makanan untuk mahasiswa asal Fakfak diterima oleh Eky sedangkan untuk mahasiswa Boven Digoel diterima oleh Nita dan Miam. (*)

#Mahasiswa dan Pemuda

#Pandemi Covid-19

Baca Juga, Artikel Terkait