Fawawi Club Gelar Diskusi Novel Aroma Karsa

Cinque Terre
Manfred Kudiai

9 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Brosure Undangan Diskusi Novel "Aroma Karsa"

 

NABIRE, KABARMAPEGAA.comFawawi Club menggelar  diksusi Novel "Aroma Karsa" dengan pembicara pemenang Sayembara Kritik Sastra Dewan Kesenian Jakarta (SKS DKJ) 2017, Harry Isra. Diskusi tersebut diselenggarakan secara daring (live streaming) di Youtube channel  milik Fawawi Club. Selasa, (22/12).

 

Diskusi kali ini merupakan  diskusi bulanan oleh Fawawi Clup dan Aprila Wayar, Jurnalis Senior Papua yang juga sebagai Novelis Perempuan Papua Pertama hadir sebagai  moderator .

 

“Diskusi kali ini kami kedatangan tamu istimewa  yaitu Harry Isra. Dia baru saja  pulang dari Inggris  dan sangat menarik karena ini pertama kali kami mendatangkan pembicara  yang pernah memenangkan  kritik Sastra  yang diselenggarakan oleh Sayembara Kritik Sastra Dewan Kesenian Jakarta (SKS DKJ) 2017, lalu” jelas Aprila Wayar kepada media ini.

 

Dalam kesempatan itu, Fawawi  Clup memberikan kesempatan kepada Harry Isra untuk memaparkan  sepintas tentang Novel Aroma Karsa.

 

Namun, sebelum itu, Aprila Wayar  yang juga adalah penulis sastra mengaku bahwa kritik terhadap karyabsastra itu  sesuatu yang menakutkan bagi penulisnya.

 

“Kritik terhadap karya sastra kadang-kadang bagi penulis Penulis itu sesuatu yang menakutkan juga karena belum tentu semua orang, harus siap di kritik dengan kuat oleh kritikus sastra apalagi untuk orang yang menang dalam seyembara,” jelas Aprila Wayar, yang juga sebagai Anggota Aliansi Jurnalis Independen Yogyakarta (AJI Yogyakarta) ini.

 

Dalam kesempatan itu, Harry memaparkan sepintas terkait Novel Aroma Karsa yang ditulis oleh Dee Lestari yang juga pernah menulis serial Supernova dan Filosofi Kopi.

 

Selengkapnya dapat ditontong ulang di sini: 2020 Desember - Diskusi Novel Aroma Karsa

 

Aroma Karsa adalah novel bergenre fiction, romance, dan fantasy. Sepitas cerita, Novel ini mengisahkan seorang pemuda yang dibesarkan di kawasan kumuh Bantar Gebang bernama Jati Wesi. Ia memiliki kemampuan penciuman aroma yang melebihi orang biasa. Seiring berjalannya waktu, Ia berkenalan dengan Raras Prayagung, pemilik perusahaan kosmetik dan parfum terkemuka, Kemara.

 

Untuk diketahui, Fawawi Club adalah sebuah perkumpulan yang terdiri dari generasi muda Papua yang melakukan diskusi dan bedah karya sastra maupun buku-buku lainnya.

 

 

Biodata Singkat Pembicara

 

Harry Isra adalah alumni Sastra Inggris Universitas Hasanuddin. Selama tahun 2014-2016, aktif menulis di kolom Literasi, Koran Tempo, Makassar. 10 diantara tulisan-tulisannya dipublikasi dalam "Telinga Palsu: 100 Literasi Pilihan Koran Tempo Makassar".

 

Ia juga memenangkan sayembara kritik sastra Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 2017, dan menyelesaikan pendidikan master dalam bidang Cultural Studies di Goldsmiths University of London pada tahun 2020.

 

Kini, ia bergiat di Jalur Timur (platform kerja kolaborasi yang didirikan pada 2015 oleh aktivis, penulis, periset, dan seniman muda yang berfokus pada urusan sosial, politik dan kebudayaan kontemporer di Sulawesi Selatan pada khususnya dan di Indonesia Timur pada umumnya) sembari mengelola website publikasi digital terkait kajian budaya bernama Theconjuncture.com.

 

 

Pewarta: Manfred Kudiai

Baca Juga, Artikel Terkait