Geradus Nakapa: dalam IKAPPMMA kita jadi satu

Cinque Terre
Manfred Kudiai

2 Tahun yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Geradus Nakapa. Ist

 

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com—Badan Pengurus Harian Ikatan Pemuda Pelajar  Mahasiswa Mahasiswi Agadide  se-Jayapura (IKAPPMMA), Geradus Nakapa mengatakan wada organisasi IKAPPMMA adalah tempat belajar bagi siapapun dia, dan terutama orang Agadide. Maka, mari kita belajar membanggun dari  dalam wada ini dan mari kita bergandengan tangan menjadi satu dalam satu tujuan dan cita-cita.

 

Hal tersebut disampaikan Geradus saat dihubungi kabarmapegaa.com via telpon, Minggu (5/5/2019) setelah dirinya terpilih memimpin organisasi tersebut  belum lama ini dengan masa bakti masa bakti 2019/2020.

 

“Wada organisasi IKAPPMMA tersebut jelas sekumpulan bagi orang yang telah memiliki rasa satu tujuan dan menyerakan satu jiwa,satu hati dan satu komando. Namun Komunitas wada organisasi IKAPPMMA menjadi terdepan dan unggul. Memang  bangga, karena jauh lebih simpel, dan ke anggotaan pun demikian cepat terbentuk dengan bersifat sangat terbuka luas. Sunggu salud dan  bangga,” katanya penuh semangat.

 

Menurutnya, melalui  IKAPPMMA banyak orang yang telah dibentuk jiwa-jiwa kepemimpinan serta kebersamaan yang kokoh untuk membangun Agadide. “IKAPPMMA hadir dan dibangkitkan kembali sesuai dengan kebiasaan yang sama, Kebiasaan ialah sesuai mekanisme wada organisasi IKAPPMMA,” katanya.

 

Untuk itu, dirinya berharap kepada anggotanya supaya menjaga organisasi dan tetap terjaga dengan baik secara  komunitas sehingga perlu menjunjung tinggi rasa memiliki dan  bermodal utama ialah untuk membangun adalah parstisipatif dalam berbentuk pertemuan dan kegiatan lainnya yang akan dan terus dilakukan dalam wada ini.

 

“Ya, karena dengan terukurnya mengambil pengetahuan 99% adalah melalui komunitas wada organisasi tersebut,  Maka, mari membawa dengan semangat dan lanjudkan figur dan bangkit kembali  membangun IKAPPMMA,” katanya tegas.

 

Katanya, anda dan saya adalah anggota resmi dari wada organisasi IKAPPMMA yang mampu meruba dari wada tercinta ini. Namun Dengan ini, kami  terukur dengan umur wada organisasi IKAPPMA. “Jelas sekian juta tahun lamanya, tapi ia tiada pernah rasa tua dan trabosan, namun mampu mendidik dan membagi pengetahuan sampai membentuk  watak kepemipinan walaupun sekian ribu anggota.”

 

“Sehingga memiliki jiwa-jiwa yang setulus  hati menjadi kepribadian, karena dengan impian di setiap orang, maka dengan impian itu untuk diwujudkan sesuai keyakinan dan cita-cita berdasar pada  visi dan misi, untuk membangun diri sendiri dari wada organisasi tercinta ini,” jelasnya.

 

Jadi, kata Geradus, setiap kegiatan kepanitiaan adalah membangun pengetahuan diri sendiri, menambah wawasan serta  pengetahuan yang lebi luas untuk membangun daerah kelak.

 

“Membangun melalui kemampuan menyemangat dengan hati nurani diri. Maka tidak semua kegiatan ada kriteria tertentu dalam penerapannya. Semangat bersatu dan komidmen dengan rasa IKAPPMMA adalah saya dan saya adalah IKAPPMMA,” katanya lagi.

 

Sementara itu, pembina IKAPPMMA, Yunus Kadep, Amd Per., S Pd  mengatakan dalam Musayawara IKAPPMMA, menang dan kalah adalah soal biasa bagi para calon pemimpin untuk memimpin IKAPPMMA, tetapi untuk menjalankan organisasi semua anggota diharapkan tetap optimis.

 

“Saya selaku pembina, sangat apresiasi kepada  badan formatur,  yang telah berjuang keras untuk mengadakan reorganisasi belum lama ini,” jelasnya saat diwawancara kabarmapegaa.com

 

 

Yunus mengakuwi bawah wada IKAPPMMA kali ini dapat berjalan dengan baik dan tidak ada unsur kepaksaan siapapun. “Saya harap kepada seluruh anggota IKKAPPMA agar tetap menjaga nama baik organisasi,” tegasnya.

 

Menurtnya perluh menjaga nama organisasi IKAPPMMA dan meningkatkan rasa  kesatuan  dan persatuan dan perluh ada didalam tali persaudarahan menuju kesuksesan.

 

“Maka menang dan kala itu persoalan biasa, kita menerima kekalahan dengan  jiwa yang  besar, menerima kemenangan mancari kesepakatan dan kebersamaan, bukan baku aduk terkait hal-hal yang dapat mengacaukan roda organisasi. Kritik dan masukan boleh-boleh saja tetapi harus kritik yang membangun dan berwibawa,” ujarnya.

 

Untuk itu, Kata Yunus mari kita berganden tanggan dan s aling melengkapi antara satu sama lain dalam wada organisasi ini. “Tapal batas Ikebouda, Debakebouda, Kaitakaida, Pugiyaitakaida,  kita menjadi satu dalam wada besar  IKAPPMMA yang ada Jayapura.”

 

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait