Guru di Tingkat SMA dan SMK di Kab. Nabire KBM Sedang Mogok, Siapa Peduli?

Cinque Terre
Alexander Gobai

3 Bulan yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh, Goo Emanuel*) 


ARTIKEL, KABARMAPEGAA.com – Pendidikan sudah tidak diperdulikan lagi, anak-anak kelas X dan XI SMA dan SMK Kab. Nabire sedang tidak mendapatkan KBM yang maksimal. Peserta didik mau mencari pendidikan yang layak mengalami kendala. Kendala mereka pada guru-guru PNS tidak mengajar di sekolah ini hari adalalah hari keempat dan kelima tanggal, 20 April 2018. Mulai dari tanggal, 16 April 2018. Mereka tidak mengajar karena hak mereka sebagai guru pegawai negerinya tidak bayarkan oleh pemerintah. Enta terhambat di tingkat provinsi atau kebupaten bukanlah menjadi persoalan. 


Kegiatan belajar mengajarnyanya, mengapa mogok?


Porsoalan sebenarnya adalah masalah yang tidak rumit. Sangat kecil masalahnya yang sangat gampang diatasi. Sangat muda masalahnya jika menanggapi malah itu tidak berbelit-belit dan terus terang. Seperti yang pernah dikatakan oleh orang tua dalam sebuah nasehat, bahwa dalam melakukan apa pun harus terus terang supaya terang terus. Ini merupakan sebuah nasehat yang dalam meberikan jawabanya tidak perlu berbelit-belit. Harus berkata jujur bila dalam menyampaikan sesuatu kepada mereka yang lain. Mengatakan ya atau tidak tanpa ada pertimbangan akan mengakibatkan sebuah citra yang buruk merupakan hak yang perlu dipikirkan. 


Mogoknya KBM saat ini sesungguhnya ada tiga masalah utama dan satu masalah tambahan. Malasah yang utama yang pertama adalah masalah gaji. Bahwa guru-guru punya gaji itu belum dibayarkan. Ada guru-guru yang dibayarkan gajinya mulai dari bulan januari –bulan maret sedangkan bulan aprilnya dibayarkan dari provinsi melalui rekeningnya masing-masing guru, dan ada guru lain yang belum mendapatkan gaji dari bulan Januari sampai April oleh provinsi dengan alasan belum ada data rekening untuk di kirimkan kepada guru bersangkutan.


Masalah utama kedua adalah guru-guru PNS juga belum diberkan hak mereka berupa beras. Sementara beras merupakan makanan pokok yang harus di penuhi dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang tentunya butuh makan nasi. Namun, berasnya tidak di penuhi sebagai hak mereka, guru-guru makan apa? (sebai sebuah pergulan). Guru-guru juga butuh makan. sebagai orang yang hidup harus makan. supaya ada semangat dalam mengajar guru-guru butuh makan, maka guru-guru harus diberikan makan dengan memberikan beras supaya mereka bisa masak dan makan.


Masalah utama ketiga bahwa ada guru-guru SMA dan SMK yang sudah menjadi CPNS hingga saat ini masi bermasalah. Guru-guru menuntuk supaya mereka harus dan secepatnya diperjuangkan sebagai nasib mereka dan supaya mereka juga merasa sedang diperhatikan oleh pemerintah daerah. Selain itu mereka juga di angkat sebagai pegawai negerinya itu dari pemerintah daerah maka mereka sudah harus mendapatkan SK pegawainya dari daerah menuju pegawai negeri di tingkat provinsi.


Satu tambahan masalah adalah janji pemerintah Kab. Nabire tanggal, 22 Maret 2018 di gedung DPRD Kab. Nabire, bahwa tuntutan guru-guru akan kami penuhi tanggal, 2 April 2018. Namun janji itu hanya janji toh. Belum ada realisasinya. Guru-guru sedang menanti datangnya bulan april tanggal 2 tahun 2018, namun janji akan di bayarkan oleh pemerintah itu tidak di sangka bahwa itu tidak dikabulkan. Namun benar terjadi bahwa itu tidak dikabulkan. Janji pemerintah daerah terhadap guru-guru pada saat itu dengan suara lantang dan itu disaksikan oleh semua orang datang ke gedung DPRD dan termasuk semua benda dan binatang hadir pada saat itu. Namun itu hanyalah tinggal janji. Terjadi penipuan terhadap guru-guru. Kepada guru-guru itu di janjikan tanpa ada realisasi.


Wahai pemimpin dimanakah nuranimu menjadi sesuatu yang harus diheningkan sejenak. Stop menipu guru. Karena kau menjadi pemimpin bermula dari didikan guru. Jabatan yang engkau duduk di saat ini bukan tanpa mendapatkan pendidikan sesui jenjang dan tahapan. Kamu pernah diajarkan dan belajar bersama guru-guru yang kamu janji itu. Mereka yang mengantarkan kamu menjadi pemimpin dan orang besar. Jika kamu tidak pernah mendapatkan didikan dari mereka maka tentunya anda tidak menjabat seperti di saat ini, stop!


Ya patut berikan jempol adalah negara Jepang. Dimana mereka mengalami kekalahan perang dari sekutu Amerika, Raja Jepang menanyakan kepada warganya berapa guru yang masih hidup. Ini sesuatu yang sangat luar bisa. Dia tidak menanyakan berapa perajurit yang masih ada, kerena di saat itu siatuasinya perang. Akhirnya ia tidak lagi melawan untuk adu kekuatan berupa perang, melainkan ia berjuang bagaimana ia mencetak manusia-manusia yang berbobot dan berkualitas hingga negara itu bisa bersaing dengan negara-negara super power dalam ilmu pengetahuan dan tegnologi.


Kapan mulai mogok dan kapan KBM itu akan kembali berjalan noramal?


Sekolah tidak dilaksanakan maksimal dalam KBM hari ini tanggal 20 April 2018 merupakan hari kelima. Siswa datang ke sekolah, namun mereka datang dan pulang pada jam pulang. KBMnya tidak dilaksanakan seperti biasanya. Kapan KBM-nya akan berjalan normal masih pada sebuah pergumulan. Kejelasan jawaban untuk akan mengajar aktif di sekolah ketika hak guru-guru itu di penuhi (mungkin).


Bagaimana menangani masalah KBM yang sedang mogok itu?


Sebenarnya persoalan ini sangat mudah dan tidak perlu berbelit-belit. Jika pemerintah daerah mengambil kebijakan baru tentunya mana mumaii (masalahnya selesai). Kenapa berbelit-belit menjadi persoalan di saat ini. Setahu kami bahwa pemerintah punya uang banyak. Walaupun tidak dialokasikan untuk menagani masalah seperti ini, namun ada alokasi lain biasa dipakai dahulu untuk tagani guru-guru punya masalah hak, kemudian lanjut memikirkan bagaimana menutupi uang dipakai untuk pembayaran guru-guru punya keluhan itu dengan mereka punya gaji yang akan di bayarkan dari provinsi itu. Sedanghkan guru lain punya SK. Yang belum diberikan itu, mengurus secepatnya hingga selesai dan membagikan kepada guru-guru yang belum menerimanya. Supaya mereka juga mengajar dengan semangat di tempat yang mereka bertugas.


Siapa peduli dengan mogoknya KBM itu?


Maju dan mundurnya sebuah pendidikan akan terlihat ketika semua pihak mengambil bagian dalam mengembangkan pendidikan itu. Maka siapa yang merasa peduli ia harus perjuangkan secepatnya apa yang menjadi haknya para pendidik supaya pendidikan itu kembali melaksanakan KBM itu dengan normal. Jika tidak dipenuhi maka, biarkan daerah lain yang maju dan daeah yang kita cintai ini semakin mundur dalam dunia pendidikan. Biarkan daerah lain mencetak SDM sedangkan kita punya daerah ini seperti biasa-biasa.

Enatalah, tapi harus kita ingat dalam UUD 1945 memberikan jaminan kepada peserta didik pada pasal yang ke 31 ayat (1) mengatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Jika guru guru tidak melaksanakan tugas mereka karena hak mereka tidak di bayarkan maka kesalahannya ada di tangan siapa menjadi sebuah pertanyaan besar. Guru-guru tidak mengundang persoalan itu, namun situasi yang krusial ini membuat guru-guru harus bersikap demikian. Mari kita menantikan apa sikap para pemipimpin daerah atas janjinya kepada guru-guru.


Guru Sang Pejuang


Salam berjuang guruku, 
Kepadamu aku datang untuk belajar
Kepadamu aku datang menimba ilmu
Kepadamu aku mengharapkan demi masa depanku

 

Guruku
Jangan menyerah
Harus dan terus berjuang
Mempertahankan kebenaran
Kebanaran yang tidak sekedar kebenaran

 

Kebenaran untuk mendapatkan hakmu
Hakmu yang sedang lamban
Yang sedang fakum
Yang sedang dininabobokan

 

Terlantarkan petinggi dan penguasa
Mari bangkit besama
Menegakkan keadilan itu
Mendidik dan mengajar akan menegakkan kebenaran itu

 

Kepada peserta didik
Kepada rekan-rekan kita yang haus akan keadilan
Keadilan akan membawah cakrawalah baru
Sebuah perubahan yang sangat kondusif

 

Dimana akan menikmati penegakkan keadilan itu
Kini dan disini
Waktunya untuk membela diri
Entahlah, memanusiakan manusia lain

 

Sebagai pengajar 
Sebagai pendidik
Sebagai pelatih
Mari bersatu

 

Entahlah memohon pencerahan
Hingga dikabulkan
Melalui perjuangan
Salam berjuang guruku

 

Puisi ini buat rekan-rekan guru dengan judul, “Guru Sang Pejuang”
Nabire - Papua, 20 April 2018


Penulis adalah Seorang Guru, Tinggal di Nabire - Papua

 

Editor: Frans P
 

Baca Juga, Artikel Terkait