Harapan Kita DIitelang Gairah Dunia

Cinque Terre
Alexander Gobai

7 Bulan yang lalu
PUISI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Karya: Aleks Waine

 

Kau adalah senyumku

Kau adalah tangisku

Kau adalah atapku

Dan kau adalah pijakanku

 

Tetesan air mataku

Selalu kuberikan setiap kisahku

Mengerti tapi tak di mengerti

Cintaku di ujung jalan, tanah Gorontalo

 

Kataku

Kadang tak sama dalam hatiku

Tersenyum membara

Tapi dalam hatiku menangis

 

hatiku selalu bertanya namamu

pula pada rerumputan

semuanya hanya berdiam membisu

bergoyang tanpa ada yang menyentuhnya

 

bertindak meninggalkan diriku

tanpa kau pamit kepadaku

tapi biarlah sudah

kau miliknya

 

Tanah Gorontalo, tempat menimbah ilmu

Entah laut memelah rupa

Kupergi berteduh di alamku

Kini ku melihat engkau sudah dengannya

 

Tegahnya dirimu

kau mempermainkan cintaku,

untuk selamanya kau pergi bersamanya

hanya puisi yang kugoreskan di kertas kesunyian

 

kau pergi dengannya hatiku sedang rindu

Pada siapa aku mengadu

Karna hati bertanya slalu

Berlianlah air mataku meneteskan belahan jiwaku

 

Akan kucari jejak kakimu walau kemana kau pergi,

Aku slalu berkelan ke ujung dunia,

Mengapa sakit hatiku menghampiri?

Tiada pesan darimu mau tinggalkan kau tinggalkan aku seorang

 

Karya: Anak Muda Papua. 

 

Editor: Frans Pigai

 

Baca Juga, Artikel Terkait