HIPPT Nabire Menerima 500-an Anggota Baru

Cinque Terre
Manfred Kudiai

16 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Ketua HIPPT, Alowisius Agapa, usai wawancara, Minggu (2/9/2018) di Pantai Budi, Nabire, Papua. (Foto: Manfred/Doc.KM)

 

NABIRE, KABARMAPEGA.com--Himpunan Pelajar Pengunungan Tengah (HIPPT) Papua Kabupaten Nabire, secara resmi menerima anggota baru sekitar  500-an pelajar sebagai  anggota organisasi. Kegiatan perkenalan dan penerimaan anggota baru  tersebut dilangsungkan dari Pantai Budi, Nabire, Papua, Minggu (2/9/2018).

Mereka yang diterima sebagai anggota HIPPT  baru  adalah pelajar  asal pengunungan tengah Papua yang baru menduduki kelas sepuluh di SMK dan SMA  se -kota Nabire, Papua.

Sedikitnya  12  sekolah sederajat , diantaranya: SMA N 1 Plus KPG , SMA N 1, SMA  YPPK Adhi Luhur, SMA YPK Tabernakel, SMK  Anigou, SMK N 1, SMK N 2, SMK Petra, SMA Bhakti  Mandala, SMA YPPGI Nabire, SMA Yapis, SMA YPPGI Ipaye. 

Kegiatan perkenalan sambut anggota baru  HIPPT  Tahun  2018/2019  kali ini panitia penyelenggara mengambil motto dengan : “Dari Kecil Dilatih,  Besar Akan Terbawa.” Dengan thema: Hari Ini Menentukan Hari Esok” ; Sub Thema: Gerakan Persatuan Tanpa Membedakan Suku, Budaya, dan Bahasa Untuk  Merai Cita-Cita.”

Ketua HIPPT Aloisius Agapa mengatakan  kami mengadakan kegiatan sebagai perkenalan dan penerimaan anggota baru dari setiap SMK-SMA yang  ada di Kota Nabire.

Ia menyebutkan jumlah peserta baru maupun lama yang ikut terlibat kali  ini sekitar  1000 lebih pelajar dari 12 sekolah tersebut.

“Jumlah ini sesuai dengan data yang sudah saya kumpulkan dari masing-masing sekolah. Total keseluruhannya seribu ke atas, itu hanya pelajar asal pengunungan tengah Papua di  Nabire,” jelasnya saat diwawancara media ini, Minggu (2/9/2018)

Melalui HIPPT jelas Alowisius dari  tidak tahu menjadi tahu, belajar kekompkanan, serta mengembangkan bakat kita  dan minat kita. “

Menurutnya HIPPT adalah tempatnya, wadah yang mampu mempersatukan pelajar asal pengunungan tenagh Papua agar tidak terpeca-belah. “Salah satu wadah yang dapat membentuk kami dari hal-hal kecil hingga yang besar,” katanya.

Alowisius juga berharap, bukan sebetas ikuti kegiatan saat penermaan tetapi diharapkan keterlibatan seluruh anggota dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh HIPPT.

“HIPPT ini saya rasa sangat penting, karena kami belajar kebersamaan sebagai anak Papua yang terdiri dari beberapa wilayah, berbeda  suku dan bahasa  menjadi satu dalam wada ini,” tuturnya.

Selain itu Ia juga menyebutkan, terlaksananya kegiatan tidak semuda yang dipikrkan. Terdapat beberapa kendala sepeti: terjadi mis Komunikasi antara kepanitian, penurus serta pembina HIPPPT.

“Ya, setiap kegiatan pasti ada godaan dan cobaan, intinya kegiatan menyembut anggota baru ini berjalan baik” tuturnya.

Sementara itu dari tempat yang sama, Anggota HIPPT, BK mengaku dirinya  sangat merasa gembira dengan kegiatan ini.

Katanya kesempatan ini bisa berkumpul bersama pelajar dari asal pengunungan tengah Papua yang ada di Nabire.

“Saya merasa terpukul dengan  thema yang diambil Panitia, yakni: dari Kecil dilatih,  besar akan terbawa. Pokoknya sangat  terharu” jelas saat diwawancara di Pantai Budi.

 

Pewarta: Manfred Kudiai

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait