HUT Ke Dua Puluh Yosia Tebai Membuka Rahasia Kehidupannya

Cinque Terre
Ancelmus Gobai

7 Bulan yang lalu
INFORMASI

Tentang Penulis
"Melayani dengan hati"
Yosia Tebai sedang memegang bola basket di lapangan basket (fb pribadi 12 oktober 2016) KM.

 

 

 

YOGYAKARTA KABARMAPEGAA.COM--Hari ulang tahun ke dua puluh Yosia Tebai menceritakan rahasia kehidupannya dari ibu melahirkan hingga saat ini kepada teman teman peserta hadirin dalam acara ulang tahunnya di asrama Paniai Yogyakarta, senin 10 juni 2019 pukul 12.20 wib.

 

  1. Perkenalkan diri

Nama nama Yosia Enakida Tebai. Lahir di Okago 10 juni 1999. Jenis kelamin laki laki. Agama Kristen prostestan. Hobby bola futsal, bola basket, bola volley. Lempar lembing. Sekolah dasar (SD) YPPGI Okago. Sekolah Mengengah Pertama SMPN2 Teluk Dea. Sekolah Menengah Atas SMAN 2 Klaten Jawa Tengah. Kulaih STIE Ekatana Upaweda Yogyakarta semeter 4 lanjut 5. Kami delapan bersaudara tiga meninggal (Petrus Tebai, Apiwau Tebai, Keni Tebai) dan lima masih berkarya yakni Beni Tebai, Once Tebai, Yosia Tebai, Paulus Tebai, Yolanda Tebai. Dari orang tua Ayah Oktopianus Tebai dan mama Dorkas kayame.

 

  1. Ucapan syukur dan terima kasih

 

Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan dan kedua orang tua karena Tuhan sudah memberi kesehatan nafas dalam proses kehidupan sehingga dapat merayakan hari ulang tahun ke 20 bersama teman teman dalam keadaan sehat walafiat.

 

  1. Saya dilahir ibu yang hebat

 

Saya dilahirkan ibu yang hebat. Mengapa saya katakan demikian sebab ibu yang hebat melahirkan saya diatas perahu danau Okago pada saat ibu mencari ikan.

 

Ibu melahirkan saya dalam perahu buatan ayah. Tujuan perahu untuk menangkap ikan dan mengantarkan satu daerah ke daerah lain.

 

Ibu orang hebat. Ibu melahirkan saya dalam keadaan mencari ikan. Ibu melahirnya saya hanya ibu sendiri. Ibu tidak tengelam dalam danau. Ibu tidak membuang saya dalam danau. Ibu mendayung sampai darat. Ibu membungkus saya dalam daun pandang. Ibu membawa saya lari kerumah. Ibu merawat saya sampai besar. Ibu orang hebat bagi saya.

 

  1. Namaku Ter-anugrah

 

Kata orang tua ibu tercinta, nama-    Mu teranugrah sebab namamu cuci dan kudus, mengapa?  Karena saya umur 3 bulan ibu membawa ke gereja untuk membaptis oleh pdt. Digereja yang diterima oleh pdt Yosia Tebai. Dia mempermandikan saya dan memberi saya nama Yosia Tebai sama seperti nama pdt.

 

Mengapa pdt memberi nama saya sama seperti pdt, karena harapan pdt suatu waktu saya kembali menjadi pdt di Okago kampung saya.

 

Tetapi saat ini saya bukan jurusan sekolah pdt teologi. Saya jurusan Manajemen Apoteker Farmasi. Semoga tujuan hidup saya terarah seperti apa yang di maksud pdt.

 

Nama panggil enakida disebut ibu saya dalam Bahasa suku Mee. Enakadi artinya semua terbuka, hidup tidak sudah, hidup tanpa masalah, hidup bebas.

 

  1.  Saya mati delapan kali namun hidup

 

Selama bersama orang tua di kampung halaman saya perna mati delapan kali tanpa sakit tanpa akibat apapun. Tetapi bersyukur kepada Tuhan. Tuhan memberi nafas lagi sehingga saya hidup kembali.

 

Semua kehidupan saya serahkan kepada Tuhan sebab segala galanya adalah dari Tuhan. Hanya kepadamu saja saya sembah dan hormati.

 

  1. Injak pulau Jawa belum tahu bahasa indonesia

 

Orang tua saya mengirim saya di pulau jawa tengah tepatnya di Klaten pada tanggal 14 juni 2014. Saya tinggal dengan ibu angkat namanya Sleman. Saya di ajarkan bahasa Jawa. Setiap hari di rumah sekolah bahkan kemana saja diajarkan bahasa Jawa. Saat ini Bahasa jawa adalah Bahasa saya rasanya. Tetapi saya sama sekali tidak tau bahasa indonesia sebab teman teman di sekolah bahkan guru semua mengajar dengan bahasa Jawa.

 

Ibu angkat saya mengajarkan saya banyak hal dimulai dari hal kecil hingga besar. Bagaimana cara masak, menghormati, membersihkan, menjaga, merawat, bekeja, belajar serta budaya Jawa seperti bagaimana. Semua itu membuat saya tenang dan sadar akan hidup ini sebab hidupan yang saya jalani di Papua beda dengan kehidupan yang saya jalani di pulan Jawa  sebagai pelajaran terbesar.

 

7. Saya mulai belajar bahasa Indonesia

 

Jarak antara klaten dan Jogyakarya tidak jauh kurang lebih 25 menit tetapi saya kenal Jogya Tahun 2015. Di Jogya saya kenal mahasiswa Papua khususnya di daerah saya Paniai seperti aban Selpi Adii (Alm) Dorteus Adi, Mikael Tekege, Denis Yobe, Norbertus yipai Tekege.

 

Saya katakana kepada mereka ajarkan saya Bahasa Indonesia namun mereka tertawakan saya. Kata mereka masa sudah lama di Jawa tidak tahu bahasa Indonesia. Kata saya aban memang benar saya tidak tahu bahas Indonesia sebab sekolah saya mengunakan Bahasa jawa. Lalu mereka percaya dan mulai mengajarkan bahasa indonesia dengan serius. sebab diri saya dikuasai ilmu bahasa jawa. Saya bersyukur sedikit sedikit bisa  berbahasa Indonesia.

 

Saya injak diasrama Pania pada tahun 2014 tetapi hanya dua hari saja lalu saya balik ke klaten sebab sekolahku aturan ketat.

 

Tahun 2016 saya mulai tahu asrama Paniai di Yogyakarta sehingga bila sekolah saya libur saya selalu bermain di asrama Paniai. Tujuan saya untuk mau belajar Bahasa Indonesia bersama teman teman di asrama.

 

8. Rasa bangga dengan adanya organisasi

 

Saya rasa bangga di kota Jogya karena ada berbagai organisasi daerah dan kampus. Didalam organisasi tersebut mengajarkan saya bagaimana berbahasa indonesia yang baik, berkarakter, berlatih diri menjadi pemimpin.

 

Dengan hadirnya organisai organisasi ini membuat saya kuat dari kelemahan saya dan saya mengatakan organisasi sebagai dasar kekuatan hidup saya.

 

Saya berterima kepada ketua ketua serta anggota organisasi Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai Dogiyai Deiyai (Ipmanapandode) yang telah mendidik saya menjadi manusia bertanggungjawab.

 

9. Impian saya usai pendidikan

 

Saya bersekolah panjang lebar sampai menginjak di Jawa Klaten ini dengan tujuan "saya ingin membahagian kedua orang tua saya".

 

10. Prestasi di bidang olahraga sewaktu SMAN2 Klaten

 

  1. Saya perna ikut lomba basket kab Klaten tahun 2015 dari liga klaten basketball (KBL) meraih juara II.

 

  1.  Saya mengikuti lomba lempar lembing jarak sejauh 52 meter kebupaten Klaten meraih juara I.

 

  1. Lempar lembing mewakili kab Klaten lomba di semarang provinsi jawa tengah tahun 2016 meraih juara I.

 

  1. Saya mewakili propinsi semarang Lomba antar  provinsi di Palembang tidak jadi berangkat karena persyaratan tidak terpenuhi.

 

  1. Lomba basketball, Bumi Solo di DBL Sayangnya kalah dari semi final.

 

  1. Lomba basketball mewakili provinsi jawa antar  junior 2015 main di jakarta juara dua dan pemain terbaik saya mendapat juara 3. Saya bangga karena kota solo dan klaten memasang spanduk dengan foto saya di sepanjang jalan.  Saya juga mendapat sertifikat nasional yang terlibat dalam lomba NBL.

 

  1. Lomba pramuka tahun 2016 kami perna meraih juara III.

 

  1. Futsla wilayah 3 provinsi jawa tengah mewakili SMA N 2 Klatan meraih juara 2

 

  1. Provinsi jawa tengah telah memanggil saya untuk mempersiapkan diri untuk ikut seleksia latihan persiapan untuk menghadap pom Papua tahun 2020 basket ball khususnya senior di jawa tengah.

 

Pewarta: Anselmus Gobai

#Olahraga

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait