Ibadah Minggu PHLI Boys, Mengatasi Kegelisahan Hidup

Cinque Terre
Emanuel Egagobuy Muyapa

1 Bulan yang lalu
RENUNGAN

Tentang Penulis
Keterangan:Foto Grup Pertama saat diskusikan apa yang telah didapat & bagaimana mengaplikasikannya dalam hidup dari video yang dinonton itu (Doc.EM/KM)

 

JAYAPURA,KABAARMAPEGAA.com| Mengatasi Kegelisahan hidup adalah tidak mudah sebab hidup ini adalah bicara manis dan pahitnya. Daniel satu mahasiswa Universitas Corban, Universitas yang terletak di Negara bagian Oregan Amerika Serikat mengatakan dirinya sangat cemas dan gelisah dicampur kawhatir dengan Duolingo Test, Assignments dan proyek -poryeknya selama menjelang minggu -minggu ini. Selain itu, Daniel pun menjelaskan kalau hal yang sama sedang dialami oleh rekan-rekan seperjuangannya dan junior -juniornya pada hari Minggu (25/4/2021) di Sentani, Papua.

"Saya kawhatir dan gelisah dengan apa yang sedang saya hadapi minggu-minggu ini karena banyak assignments, final projects dan sebentar akan hadapi tes duolingo. Saya yakin guys kamu juga sedang pada situasi yang sama," Jelas Daniel saat membuka Ibadah Minggu .

Dalam ibadah Minggu yang diadakan diruang tengah asrama putra Papua Hope Language Institute (PHLI) itu, Daniel yang biasa disapa Brodi itu mengatakan akan kami nyanyikan dua lagu kemudian akan disambung dengan dengarkan cuplikan video"5 Ways To Fight Anxiety.

"Mari kita nyanyikan dua lagu. Setalah nyanyi akan saya minta Damian untuk membuka kita dalam doa," Kata Daniel yang diterima Kabarmapegaa.com.

Dua lagu yang dimaksud itu merupakan lagu yang berasal dari bahasa Inggris, dimana judul nya yang pertama "Who am I, & dan yang kedua I serreunder."

Setalah dinyanyikan lagu tersebut langsung dilanjutkan dengan doa pembukaan (opening prayer) oleh Damian, satu siswa Papua Hope Language Institute (PHLI).

Daniel mengajak para supervisor dan partisipan lainnya untuk mendengarkan Firman Tuhan melalui video yang diputar, dimana durasinya berkisar sekitar 35 menit. kemudian, setalah tontonan Brodi meminta agar masing - masing grup diskusikan dan volunteer share apa yang dibahas dalam grup-grupnya.

"Setelah nonton video ini akan kami jawab dua pertanyaan, pertanyaannya sebagai berikut; Satu hal apa yang kamu pelajari dari video ini? Bagaimana kamu terapkan 5 cara mengatasi kegelisahan yang dipelajari melalui video itu dalam hidup?" Ujar Brodi mengarahkan.

Lanjutnya, Setidaknya masing-masing grup satu orang share apa yang telah didiskusikan dalam grupnya," Kata Brodi meminta.

Maka satu dari grup pertama, Prime mengatakan saya sering alami Kegelisahan ketika bicara didepan banyak orang diamana hal itu saya lakukan untuk menjaga kebanggaan (Pride) saya sehingga saya sering lakukan my best," kata Prime.

Selain itu, Yamin pun mengatakan dirinya belajar melalui video yang ditayangkan itu.

"Saya belajar dari video ini adalah bagaimana ketika kita menghadapi masalah kita harus serahkan kepada Tuhan dengan cara berdoa dan lakukan aktivitas yang bisa mengatasi masalah atau kegelisahan hidup itu," Jelas Yamin Kepada Kabarmapegaa.com.

Kemudian ditutup dengan nyanyikan lagu yang berjudul "He Is Been Good" sekaligus doa penutupan oleh Ichat.

Sementara itu, nama peserta yang telah terlibat dalam Ibadah Minggu itu adalah Erik (supervisor), Ichat (Supervisor) , Herman (Satu siswa Corban University), Apin (Satu Siswa PHLI), John (Siswa PHLI), Yamin (Satu siswa PHLI), Damian (Satu siswa PHLI), Breskey (Siswa Corban University), Joshua (Satu siswa Corban University),Damian (Siswa PHLI), Aris (Satu siswa Corban University) ,Daniel (Siswa Corban University Juga Worship Leader) dan Prime (supervisor)." Eman Muyapa"

#Mahasiswa dan Pemuda

#Gereja

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait