Iblis Takut Orang Benar

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
ROHANI

Tentang Penulis
Marten Kadepa.

 

 

Oleh Marten Kadepa

 

OPINI, KABARMAPEGAA.COM--"Orang boleh mengejar pengetahuan hingga setinggi langit dan boleh menjadi orang pintar yang unggul dan menonjol Itu bagus tidak menjadi persoalan. Masalahnya adalah bahwa Iblis sama sekali tidak akan takut dengan kepandaian dan kehebatan seseorang sekalipun pencapaian pengetahuannya seperti sedalam samudera raya dan kepandaiannya seperti setinggi langit.

 

Anda boleh punya kepandaian tinggi. Anda boleh jadi orang hebat. Anda boleh jadi orang yang unggul. Anda boleh jadi orang yang terkenal. Anda boleh jadi orang menonjol. Tetapi, anda jangan pernah memegahkan diri, Sebab bukan kekuatan, kebolehan atau kehebatanmu. Ingat, Iblis takut adalah orang yang hidup dengan benar.

 

Sejatinya musuh terhebat iblis dalam hidup ialah bukanlah orang pintar ataupun orang hebat melainkan orang yang hidup dengan benar."

 

Siapa musuh iblis? Siapa sajakah pekerjaan pekerjaa iblis? Siapakah lawan iblis dan anak mubahnya? Apakah iblis takut terharap hitmat dan kepandaian manusia? Pertanyaa pertanyaan ini adalah renungan pribadi mengenal siapa si Iblis itu.

 

Orang tua adalah wakil Tuhan. Saat orang tua hidup kita harus merawat dan mendoakan mereka agar mereka panjang umur sehat selalu.

 

Jangan perna menyakiti orang tua. Jangan perna menipu orang tua karena orang tua adalah orang benar. Orang tua adalah orang bijak. Orang tua adalah pembawa hidup.

 

Sebagai mahasiswa dan pelajar yang merantau di kota, saat libur ke kampung harus hormati dan hargai orang tua. Pelut mereka, rawat mereka dan dengar apa kata mereka dan lakukan. Jangan berpikir nanti saya selesai kuliah saya akan memberikan gaji pertam kepada orang tua, itu sudah terlambat.

 

Kalau kita tidak menghormati orang tua dan dianggap biasa biasa adalah sikap anak sombong. Sikap tidak menghormati dan mendengar maka kita menjadi anak Iblis bukan anak Tuhan.

 

Iblis bekerja dimana saja dan dia paling suka orang pandai dan pintar dan dia paling takut orang benar. Maka usahakan dalam hidup menjadi orang benar dengan salah satu contoh menghormati dan menghargai orang tuamu seperti cinta diri sendiri dimulai dari sekarang.

 

Penulis adalah Marthen. A. Kadepa

 

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait