Ichat dan Erik: Tuhan Memberi Talenta Tidak Dengan Jalan Mulus

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
ROHANI

Tentang Penulis
Foto Ichat Romsumbre. Salah satu Rasident Assistent PHLI saat memainkan gitar pada morning devotion di Asrama PHLI.Minggu (8/11/2020)(Doc.Eman/KM).

 

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.COM--Ichat dan Erik sebagai Rasident Assistant (RA) untuk siswi Papua Hope Language Institute (PHLI) second Generation, menjelaskan Tuhan Memberi Talenta Tidak Dengan Jalan Yang Mulus Atau Lurus-Lurus Saja. Cycloop Papua. Minggu (8/11/20).

 

"Tuhan tidak memberikan talenta hanya sia sia dan terpendam dalam diri dan jangan menunggu orang lain mengembangkan tetapi hanya kita yang kembangkan dan Tuhan tidak beri jalan atau lintasan untuk memiliki suatu talenta dengan tidak divariasi oleh tantangan dan masalah "Jelas Ichat yang terima Kabarmapegaa.

 

Lanjutnya, ketika kita setia dan lakukan hal-hal kecil dengan tanggung jawab yang besar maka Tuhan pasti beri langkah selanjutnya yang lebih dari sebelumnya.Hal demikian tertulis pada kitab suci tepatnya di matius 25 :21. " Katanya.

 

Kita belum tentu bisa angkat suatu beban yang memiliki beratnya 50 kilogram secara spontan ,that's why? Kita harus membiasakan atau familiar dengan sedikit talenta yang Tuhan berikan kepada setiap individu yang diciptakan-Nya agar kita mudah melakukannya." Pungkas Ichat.

 

Sementara itu salah satu Resisdent Assistant putra PHLI, Erik menambahkan, setiap talenta yang Tuhan berikan tidak gampang untuk dimilikinya  sebab banyak tantangan dan rintangan  yang harus kita lalui " katanya.

 

Lanjut Erik, yang punya talenta dibagian dunia musik, kalian ada disini karena Tuhan meletakan kalian disini terlebih dahulu kalau kalian langsung keluar kalian tentu rumit untuk adaptasi dengan dunia disana"tuturnya menjelaskan.

 

Jadi, kalau mampu bersabar dan lalui proses yang ada disini, maka kalian tentunya akan menerima talenta dan tanggung jawab yang lebih besar dikemudian hari, maka bersabar dan jalanilah proses dengan penuh setia "Pesannya menutup.

 

Melatar belakangi video yang ditunjukan ichat sebelumnya kepada beberapa students PHLI, dalam cuitan video itu diperlihat seorang yang tidak punya tangan tapi bisa main musik dengan level melampaui standarisasi. Selain video itu juga ditunjukan suatu video seorang lelaki berkulit hitam yang mamainkan musik dengan snar musik yang tidak komplit (satu snar saja).

 

Seusai mendengarkan ulasan Ichat dan Erik, salah satu dari PHLI students yang terlibat dalam morning devotion itu mengakuh dapat hal baru .

 

"Saya dapat hal baru yaitu dimana orang yang tidak memiliki organ tubuh  lengkap memberi pelajaran kepada  kita sadar, saya rasa orang seperti itu dipakai oleh Tuhan agar kita sadar akan pemberian Tuhan yang mulia kepada kita." Jelas Jhon yang suka bercanda, diterima media ini .

 

Lanjutnya, saya pernah nonton video yang hampir sama dengan kedua video diatas bahwa ada seorang perempuan yang bisa terbangkan pesawat dengan menggunakan kaki disamping itu dia juga bisa  renang, mengetik dan lain-lain. jadi mereka yang tidak punya organ tubuh hang lenkap saja bisa bari kenapa kita tidak bisa. Terima kasih kaka -kaka sudah mau ulas topik yang sangat penting bagi kita " katanya Menutup.

 

Kehidupan tidak mudah untuk dijalani sebab hidup di awani oleh berbagai tantangan yang adalah jembatan mendewasakan kita, maka jalanilah hidup dengan memandang pada garis optimis bukan pesimis.

 

Pewarta : Emanuel Muyapa/KM

Editor: Admin/KM

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait