Indonesia Sembunyikan Masalah Dipapua, Mana Pandangan Hukum dan Demokrasi Indonesia

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

3 Bulan yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Foto dc/Yulianus Nawipa.

 

 

KABARMAPEGAA.COM--Seluruh Rakyat Papua mencermati dan  melihat mulai dari sejak tahun  1961 sampai saat ini , tentu negara Indonesia sembunyikan banyak masalah dalam Goa besar. Nama goa besar adalah “Goa Demi Negara Indonesia”.

 

Nama Goa besar itu merupakan suatu goa yang namanya cantik dan subur. Nama  itu mereka menyembunyikan masalah apa saja pada hal rakyat Papua ketahui masalah apa saja  diantaranya kekerasan, disiksa perkosaan, dijajah dan dibunuh dan lain sebagainya  yang  terjadi Di tanah Papua.

 

TNI dan  Polisi  Indonesia selalu melakukan kejahatan, kekerasan  terhadap orang Papua paling banyak, tetapi mereka  tak mampu menyelesaikan masalah satupun mulai dari sejak pepera hingga saat ini. Tentu disembunyi dalam Goa besar namanya Goa  Demi Negara Indonesia itu sendiri.

 

1. Pandangan hukum Negara Indonesia.

 

Negara Indonesia selalu menyatakan bahwa, Negara Indonesia adalah negara hukum dan demokrasi. Hal ini sering dimuat melalui berbagai awak media maupan buku apa saja.

 

Penulis artikel ini mengatakan,  negara Indonesia  bukan negara hukum dan negara demokrasi mengapa? karena negara Indonesia  tak mampu menyelesaikan semua  kasus yang terjadi tanah Papua, mulai dari  pembunuhan massa lalu hingga saat ini, kejadian yang  terjadi kedua   hamba Tuhan ditembak  oleh TNI dan Polisi di kabupaten Intan jaya.

 

2. Padangan demokrasi.

 

Negara Indonesia selalu mengatakan,  negara  Indonesia adalah negara demokrasi. Hal ini sering dimuat  awak media dan buka cetak tetapi mana penerapannya  negara Indonesia adalah Negara  demokrasi.

 

Penulis artikel mengatakan, seluruh rakyat Papua menyampaikan pendapat dibuka umum, tetapi TNI dan Polisi Indonesia  tidak membuka ruang demokrasinya,  seperti mereka dihalangi dipukul serta disiksa saat aksi itu menunjukan negara Indonesia bukan demokrasi  di tanah Papua

 

TNI dan Polisi Indonesia yang bertugas  tanah Papua   kejahatan berlebihan terhadap rakyat Papua, hanya menggolkan kepentingan negara Indonesia dan kepentingan pribadinya  dalam artinya membesarkan Pangkat dari Tanah Papua.

 

Menjadi pertanyaan adalah dimana penerapan  demokrasi Indonesia dan kapan negara Indonesia melakukan demokrasi yang sebenarnya ? karena seluruh rakyat Papua membutuhhkan segera membuka ruang demokrasi agar rakyat Papua bebas   menyampaikan pendapat umum kepada  Pemerintah Provinsi atau pemerintah Kabupaten se Tanah Papua dan Papua barat.

 

Seluruh rakyat Papua mengatakan pelaku pembunuh orang Papua menyembunyikan goa besar demi Ideologi negara Indonesia tentu rakyat Papua menyatakan sikap bahwa seluruh rakyat Papua keluar dari Bingkai NKRI sesuai mekanisme Internasional PBB.

 

Penulis mengatakan, orang Papua tidak pernah   dbunuh hamba Tuhan orang Jawa yang berada di pulau jawa, orang  Papua tidak pernah  dbunuh orang Makasar  yang berada di Makassar, orang Papua tidak pernah dibunuh orang Poso di poso dan lain sebagainya.

 

Untuk itu saya dan seluruh rakyat Papua mengatakan  TNI dan Polisi bertugas di tanah Papua stop kejahatan terhadap rakyat Papua  dan anda datang tugas negara lebih bagus tetapi Anda datang tugas pribadi untuk membunuh rakyat Papua tujuan kepentingan pribadinya

 

Penulis artikel ini adalah Yulianus Nawipa.

 

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait