Ini hasil diskusi IPMAPAN SEJAWA BALI di Yogyakarta

Cinque Terre
Ancelmus Gobai

3 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
"Melayani dengan hati"
Usai diskusi mahasiswa Paniai IPMAPAN Sejawa dan Bali di Yogyakarta.(Foto: Deky Derek Degei)

 

IPMAPAN Sejawa dan Bali berkumpul kembali di kota study Yogyakarta untuk membahas beberapa agenda penting tentang Pengenalan diantara mahasiswa Paniai Sejawa Bali. Pembahasan masalah Tugas Akhir (TA) tahun lalu 2017. Pembacaan situasi dan pesta demokrasi Kab Paniai  2018. Langkah yang baik untuk membangun kab Paniai di mata para intektual. Cara cara untuk mempersatukan IPMAPAN Sejawa dan Bali dan Langkah serta strategi tepat dana tugas akhir tahun 2018. Minggu, (13/5) Asrama Paniai Jl Santan kompleks TNI AU  Yogyakarta.

 

Mewakili mahasiwa/i Sejawa Bali yang hadir dalam rapat diantaranya: Yanuariu Tatogo, Anselmus Gobai ketua IPMAPAN Yogyakarta, Abia Gobai bidang pendidikan kota study Semarang, Titus Gobai ketua IPMAPAN Semarang, Yosia Tebai, Vinsen dimipau ketua  IPMAPAN Salatiga, Otoniel Degei   koordinator kerohanian Yogyakarta, Ben Robi Gobai  ketua IPMAPAN Solo, Selpina Gobai, Emanuel Hanau, Yoni Degei, Spanya Madai, Deki Degei, Abet Gobai ketua IPMAPAN Bali, David Pigai, Deky Kayame ketua IPMAPAN Bogor, Melianus Tatogo dan ketua IPMAPAN Malang, bandung, Jakarta, aceh surabaya dalam posisi sibuk.

 

Satu dua orang hadir dalam rapat diskusi adalah hasil porum bersama yang termuat dalam aturan AD ART  organisasi yang tidak berhak merubah  yang telah ditetapkan bersama.

 

Ini beberapa hal hasil diskusi yang bersepakat bersama saat rapat di Asrama Paniai Yogyakarta:

 

Dalam diskusi ketua ketua IPMAPAN menyepakati tidak ada organisassi IPMAPAN pusat cukup hanya kota study masing masing. Kalau mempersatukan cukup hanya koordinator.

 

Telah terpilih koordinator Anselmus Gobai ketua IPMAPAN Yogyakarta untuk mengarahkan kegiatan  seperti seminar dan diskusi, pelatihan pelatihan, rekreasi dan refleksi dan buletin 3 bulan sekali yang bertujuan mempersatukan dan mengenal diantara mereka.

 

Dalam  proses pengriman dana tugas akhir khusus kota study Sejawa Bali menentukan tiga point:

Pertama: Pemerintah mengrim dana tugas akhir  melalui via rekening tahun  2018 ini IPMAPAN senusantara Indonesia wajib di krim serentak. Jangan mengirim perkota study sendiri sendiri pada hari yang berbeda agar tidak terjadi seperti kota study Bali dan beberapa kota study yang belum dapat uang Tugas Akhir tahun ini.

 

Kedua: kami harap orang tua kami pemerintah daerah Paniai jangan mengirim dana tugas akhir lewat nomor via rekening tetapi datang melihat kekurangan dan kelemahan kami anak anak Paniai setiap kota study. Kami rasa puas akan kehadiran orang tua  di setiap kota study.

 

Ketiga: kalau pemerintah meminta data khusus Sejawa Bali kami mengumpulkan di juru bicara yang kami tentukan kepada Abet Gobai ketua IPMAPAN Bali. Kalau pemerintah turun lapangan kami BPH IPMAPAN Sejawa Bali siap menunggu di satu kota study.

 

Untuk membangun kabuaten Paniai yang tertinggal dari kabupaten yang lain, maka kami mahasiswa Sejawa Bali meminta kedapa para intelektual yang telah selesai pendidikan dan saat ini nanggur D3 S1 S2 S3 yang ada di kab paniai membuat satu wadah besar yang berfungsi sebagai mengkritik, mengajar, mendidik, mengarahkan kinerja pemerintah yang tidak membangun.

 

Membangun masyarakat melalui budaya kerja. Mengunakan dana desa yang bermanfaat bagi kampung. Mengeluarkan guru dari sekolah bila tidak mempertanggungjawabkan tugasnya. Mendukung program kerja Emanueal Gobai tentang hak asasi Manusia dipaniai. Menurunkan siap pemimpin bila korupsi atau tidak membangun sesuai visi misa dan program kerja.

 

Kami mahasiswa Paniai Sejawa Bali  berharap pesta demokrasi Paniai berjalan dengan lancar. Kepada masyarakat jangan terverofokasi dengan isu isu yang beredar. Kepada para inteletual  pilih bupati yang  bisa membangun daerah. Kepada mahasiswa dan pelajar jangan berlebihan dalam pesta demokrasai sebab semua ada waktunya. Kepada seluruh masyarakat Paniai  bersatu hati berpikir satu demi kemajuan kab Paniai dan kami mohon, jangan memilih karena uang tetapi memilih bupati karena hati yang membangun daerah.

 

Pemimpin rapa  t: Yanuarius Tatoto

Notulis                : Anselmus Gobai

Anggota diskusi : IPMAPAN Sejawa Bali.

 

Pewarta: Anselmus Gobai

 

 

 

 

 

 

Baca Juga, Artikel Terkait