Ini Kesan & Pesan BPSDM Papua Untuk 10 Mahasiswa/i Corban University

Cinque Terre
Emanuel Egagobuy Muyapa

2 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Foto Sekretaris BPSDM Provinsi Papua (Dos.ist)

 

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)  provinsi papua berpesan kepada 10 mahasiswa dan mahasiswi yang akan dikirim untuk melanjutkan pendidikannya di Corban University. Program itu merupakan satu langkah membangun sumber daya manusia yang sudah hadir sejak beberapa tahun berjalan ini, melalui bekerja sama Papua Hope Language Institute (PHLI) pada senin (12/7/2021) di Jl.Akutan Kompleks BPSDM,Kemiri Sentani, Papua.

 

Sekretaris BPSDM dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Papua, Anthony Mirin mengatakan bahwa pendidikan adalah satu satunya jalan yang boleh kita gunakan untuk memciptakan suatu perubahan ditanah kelahiran kita.

"Pendidikan adalah kunci sukses yang kita boleh pakai untuk membuat sasuatu yang berbeda di tanah Papua,"Kata Anthony yang diterima Kabarmapegaa.com.

Lanjutnya, program tersebut, setiap orang asli Papua punya hak karena ini diberi melalui dana Otonomi Khusus, orang tua, anak muda atau anak kecil semua punya hak, tanpa bedakan wilayah atau suku Papua," Jelasnya dalam sambutannya.

Sementara itu katanya, BPSDM Papua melalui visi & misi Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe telah mengirim ratusan mahasiswa/i Papua ke beberapa negera (Australia, New Zealand, Amerika, Japan, Singapore,dll) dengan Harapan mengenyam pendidikan, kemudian kembali ke Papua membangun tanah kelahirannya.

Namun BPSDM masih menyayangkan atas ketidak sanggupan mahasiswa/i yang sering kali terjadi semenjak hadirnya program ini, sehingga pihak BPSDM provinsi Papua berpesan agar tidak terjadi kepada ke-10 mahasiswa/i itu.

"Sekian bajet sudah kami anggarkan untuk menunjang biaya pendidikan untuk setiap mahasiswa /i yang kami kirim, namun saya sempat ditanya sama pihak kampus.

Standard apakah yang digunakan untuk mengirim anak-anak? Saya sempat maluh sehingga kami memutuskan dan meminta Pak.Wally Wiley, untuk membangun wadah penampungan untuk persiapan bahasa inggris bagi anak-anak Papua sebelum universitas Amerika ,"Jelasnya.

"Katanya sambung, kami butuh orang - orang yang bisa bersaing di top universitas Amerika," Pungkasnya dengan tegas.

BSDM pun berpesan agar ke 10 mahasiswa/i itu menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan kembali  membangun tanah kelahirannya.

"Kalian harus buktikan dan bersaing di universitas kemudian kembali ke Papua buat sesuatu ,"Sekretaris BPSDM Papua, Anthony Mirin berpesan Kepada ke 10 siswa/i.

Sementara itu, ke 10 mahasiswa itu akan bertolak ke Amerika pada 1 agustus 2021. (Eman Muyapa)

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait