Ini Pernyataan Sikap, Tuntut Pendidikan Gratis di Papua dan Dilarang Militer Masuk Kampus

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

8 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Massa aksi sementara orasi politik didepan para DPR PB, dihalaman Kantor rakyat itu. (Fhoto : Emanuel Ukago/KM).

 

Manokwari, KABARMAPEGAA.COM - Puluhan Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM WP) di Manokwari melakukan aksi ke Kantor DPR PB menuntut Pendidikan di Papua gratis serta Dilarang Militer Masuk Kampus, jumat (07/12/2018) siang.

Selengkapnya baca disini : Mahasiswa Tuntut Berikan Pendidikan Gratis serta Dilarang Militer Masuk Kampus

Berikut, tuntutan Mahasiswa Papua melaui FIM-WP di Manokwari  yang diterima media ini. 

Pertama, Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat untuk melahirkan program pendidikan gratis bagi seluruh mahasiswa/i Papua di tanah Papua, baik pada perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta dan menyusun pendasi/perdasus tentang pendidikan tinggi di tanah Papua.

Kedua, Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat secara aktif terlibat mengontrol peraturan tentang besar biaya pendidikan di setiap kampus di tanah Papua.

Ketiga, Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat agar mensubsidi setengah biaya kebutuhan pokok pendidikan di setiap kampus di tanah Papua demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Keempat, Kapolri dan Panglima TNI melarang kehadiran anggotanya di dalam kampus dan /atau menangkap mahasiswa/i di dalam kampus demi menghormati otonomi dan kewibawaan kampus sebagai lembaga akademis sipil. Apalagi penangkapan itu dikarenakan hal yang tidak berkaitan dengan tindakan criminal atau tindakan mengancam nyawa orang lain.

Keelima, Rektor/direktur perguruan tinggi di seluruh tanah Papua agar tidak bekerjasama atau mempersilahkan tentara/polisi masuk kampus hanya karena aktivitas politik mahasiswa yang damai dan tidak membahayakan nyawa orang lain. Demi menjunjung tinggi otonomi dan kewibawaan kampus sebagai lembaga akademis sipil.

                        Numbay, 10 Oktober 2018

Pewarta : Petrus Yatipai

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait