IPMAMI Bali Tuntut Pemda Mimika dan Freeport Pulangkan Masyarakat Adat Kampung Waa

Cinque Terre
Yunus Eki Gobai

1 Tahun yang lalu
SOSIAL DAN BUDAYA

Tentang Penulis
Kontributor
Puluhan pelajar dan Mahasiswa Mimika di Bali mendesak Pemkab Timika dan Freeport pulangkan masyarakat adat ke Tembagapira.

 

BALI KABARMAPEGAA.com- Momentum Hari Masyarakat Adat Sedunia, Ikatan pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Mimika (IPMAMI) kordiantor wilayah Bali, angkat bicara soal nasib para korban evakuasi masyarakat adat Kampung Waa distrik Tembagapua yang terlantar 5 di kota Timika.

Hal ini di disampaikan oleh Bob Muno kepada wartawan, Minggu (9/8/2020) dari Denpasar Bali. Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika dan Freeport segerah bertanggung Jawab dan kembalikan masyarakat adat kampung Waa yang di evakuasi sejak bulan Maret 2020.

Masyarakat adat kampung waa total jumlah 2114 yang di evakuasi korban akibat terjadi perang di wilayah operasi Freeport Tembagapura antara TPN-PB vs TNI/POlRI.

"Perang tersebut menyebabkan Masyarakat Adat Amungme yang mendiami kampung Opitawak, Banti 1, Banti 2, Kembeli, WAA dll, dievakuasi turun ke kota Timika oleh pihak PT. Freeport dan Pemerintah Daerah, berserta TNI/POLRI sejak Tanggal 2-8 Maret 2020 dengan jumlah Masyarakat Adat yang di evakuasi 2114 orang, dalam 3 kali evakuasi,"ujarnya

Gobai Bob mengatakan, setelah Masyarakat ditempatkan di Timika selama 5 bulan berjalan tidak Ada perhatian sama sekali dari Pemerintah Daerah dan PT Freeport untuk mengembalikan Masyarakat ke kampung halaman mereka.

Pemerintah Daerah dan PT. Freeport telah berjanji akan memenuhi hak hidup Masyarakat Adat dari 5 kampung tersebut, tetapi anjinya tidak ditepati dari Freeport dan pemerintah Kabupaten Mimika.

Mahasiswa asal Mimika di Bali mendukung, pembangunan Posko Evakuasi di Jalan Baru Timika, agar untuk menampung aspirasi Masyarakat agar Pemerintah Daerah dan Freeport segera memfasilitasi untuk kembalikan Masyarakat Adat suku Amungme ke kampung halaman Tempat leluhur mereka.

IPMAMI Bali Menuntut:

 

Pertama, Freeport dan Pemerintah Kabupaten Mimika segera kembalikan Masyarakat WAA yang di Evakuasi Ke Timika

Kedua, BUPATI, DPRD, dan KAPORLES segera bertagung jawab atas Evakuasi masyarakat kampung Waa

Ketiga,Segera Kembalikan Masyarakat Yang di Evakuasi di Timika ke Kampung WAA

Keempat,Segera tarik TNI/porli organik dan non organik dari Tembagapura Timika kampung WAA Kelima Tni porli Stop menakut menakuti masyarakat sipil di tembagapura Timika

Enam, Stop intervensi masyarakat waa Tembagapura Timika (*)

#Mahasiswa dan Pemuda

#Lingkungan dan Hutan

Baca Juga, Artikel Terkait