Isu Papua & DOB Di Negeri Tabi

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Tahun yang lalu
TULISAN

Tentang Penulis
Mando Mote. Ist

 

Oleh, Mando Mote)*

 

OPINI, KM--Isu Papua digadaikan oleh orang Papua sendiri dengan kepentingan mereka yang selama ini sulit menjangkau. Menurut mereka saat - saat isu Papua membengkak menjadi pukul maju untuk menyampaikan apa yang menjadi kerinduan mereka. Jakarta pun pasti akan merespon secara positif dalam rangka meredamkan semangatnya orang Papua untuk meretakan Papua dalam bingkai kesatuan Republik Indonesia. Juga dampak lain agar terjadi konflik Paham menjadi subur antara orang asli Papua dengan Orang asli Papua.

 

Konflik horizontal akan dibeck-up full dengan merespon aspirasi yang tentunya tidak disetujui oleh orang Papua. Misalnya Isu usulan DOB (Daerah Otonomi Baru) yang disepakati oleh Walikota Jayapura, Bupati Jayapura dan berbagai elit yang bermukim di negeri Tabi.

 

61 orang yang ke istana negara bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo  adalah eksekutor dalam menyampaikan ekspresi desain Politik Pemekaran dan Walikota Jayapura dan Bupati Jayapura adalah Fasilitator dalam kepengurusan DOB di Manta.

 

Dibeberapa Media bupati Jayapura menyampaikan bahwa ada kebijakan langsung dari Pa Presiden menyangkut DOB dibeberapa daerah maka isu itu kita isi dengan sebuah pendekatan yang sebelumnya 61 orang representasi dari Tabi menghadap Istana.

 

Juga walikota jayapura BTM menyambung bahwa DOB ini penting agar mempercepat dan perpendek pelayanan masyarakat dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Menurut mereka setelah melihat momen begitu suburnya isu Papua meningkat, disela itu menampilkan  pandangan baru yang versus dengan kesepakatan mayoritas masyarakat asli Papua.

 

Menanggapi dan menggali dari pernyataan Bupati Jayapura dan Walikota Jayapura dengan beberapa hipotesis/pertanyaan:

  1. Apakah Ruko-ruko yang berjejer di Negeri Tabi itu pemiliknya orang asli Jayapura,  serta pekerja di berbagai restoran dan lain tempat  ada orang Papua khususnya orang Jayapura..?
     
  2. Apakah dibawah kepimpinan BTM & MA sudah pastikan pemberdayaan dan kesejahteraan orang Jayapura ada..?
     
  3. Apakah sudah Pastikan secara mendalam bahwa Kedatangan DOB itu akan memajukan orang Jayapura menjadi tuan di atas negerinya sendiri..?
     
  4. dan seterusnya.

 

Kekwatiran bagi kita pemantau bahwa kini terlihat orang Papua di negeri Tabi terlihat Punah dan degradasi di dunia moderenisasi.

 

Lebih baik BTM, MA urus masyarakat di kota jayapura dan kabupaten jayapura yang sedikit lagi semua akan pindah hidup di atas laut dan danau sentani dengan kapasitas dan kewenangan Bupati dan walikota.

 

Menggerakan seluruh 61 tokoh yang ke Jakarta itu kembali untuk menata, mengurus, mengatur bagimana pemberdayaannya, keberpihakannya, dan perlindungannya terhadap masyarakat asli di Tabi dengan kewenangan Bupati dan Walikota yang ada.

 

Kesejahteraan tidak harus kita harapkan dengan adanya DOB, Kesejahteraan akan ada ketika membangun daerah dan masyarakat aslinya untuk betul-betul hidup menjadi tuan di atas negerinya.

 

Semakin menggadaikan masalah Papua lalu meminta jakarta sesuatu yang diharapkan sementara itu tidak disukai oleh Alam dan Masyarakat maka tidak diberkati oleh pemilik, penghuni negeri Papua.

 

Penulias adalah Alumni IPDN angkatan 2013)*

#Pemerintahan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait