Jemaat Samaria GIDI Yogyakarta Cari Dana melalui Turnamen Voli Lengkapi Alat Pelayanan

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

21 Hari yang lalu
LAINNYA

Tentang Penulis
Jemaat Samaria GIDI Yogyakarta dan 16 Tim putra putri berbagai organisasi ikut pertandingan bola voly di lapangan debu Yogyakarta (Foto: Yubal A Nawipa/KM)

 

 

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA-Gereja Injil Di Indonesia  (GIDI) Jemaat Samaria Yogyakarta mengadakan turnamen Bola Voli "Samaria Play" Putra dan Putri bersifat umum guna melengkapi fasilitas pelayanan gereja.  Pertandingan tersebut diadakan di lapangan Debu, Jl. Seturan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (27/08/ 2020) kemarin lalu.

 

 

 

Turnamen Samaria Play diselenggarakan dalam rangkah pencarian dana yang akhirnya dana tersebut dapat digunakan untuk  melengkapi fasilitas pelayanan yang kurang memadai di Jemaat Gereja Samaria yang sementara berkedudukan di Asrama Kamasan Papua Yogyakarta.

 

 

"kegiatan ini bersifat umum yang diadakan dari gereja GIDI Samaria yang bertempat di Asrama Papua Kamasan sementara. Kami buat kegiatan ini dalam rangka kami sedang berusaha mengumpulkan dana untuk melengkapi ada beberapa fasilitas yang kami kejarkan untuk lengkapi Kursi, Sound  System dan alat-alat pelayanan lainnya.": Jelas Neron Telenggen selaku Ketua pelaksanaan turnamen dari tempat pelaksanaan kepada media ini.  

 

 

Ada pun tim-tim yang terdaftar dalam turnamen "Samaria Play" Putra ada delapan tim, Misi Agape; Putra Puncak;  Family Kalasan; Wisel Putra; Nduga;  Hipma-Lany; Ipmapuja; Yahukimo. Demikian pula putri ada delapan tim Imapuja Putri; Putri Yahukimo; Hipma-Lany Putri; D-Panitia; Wissel Putri;  Putri Agape; Putri Nduga; Putri Kalasan. Keseluruhannya ada 16 tim.

 

 

Selain tujuan pencarian dana, Telenggeng beberkan kegiatan turnamen voli yang sedang berlangsung tidak semata mencari dana namun disamping itu sebagai usaha revitalisasi persatuan dan persahabatan yang belakangan mengalami kemunduran yang dipicuh oleh peristiwa rasis  dan pandemik corona.

 

 

 "kami mencoba untuk kembali bangkitkan kita punya persatuan yang belakangan ini sedikit menurun sejak tahun kemarin setelah rasis, dikagetkan juga dengan korona dimana korona ini bikin kita juga harus jaga jarak  dengan kondisi ini kami mencoba untuk keluar dari situasi kemudian tidak terlalu terpaku dalam keadaan ini tetapi kita  bagaimana  kembali kekompakan dan kebersamaan di perantauan dari sorong sampai Samarai." Ujar Telenggeng menambahkan.

 

 

Neron Telenggen yang adalah Majelis di Jemaat Samaria merangkap ketua pelaksana turnamen Samaria Play  ini telah memastikan 16 tim yang telah terdaftar akan berlaga dalam jangka waktu 16 hari kedepan. "ini babak pengisian masih ada babak kedua dan ketiga kurang lebih 16 hari kita akan bertanding disini." Pungkasnya.

 

Pewarta: Yubal A. Nawipa/KM

 

#Olahraga

#Mahasiswa dan Pemuda

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait