Kedatangan 1000 TNI di Paniai: Ini Sikap TPN-PB Wilayah Meepago

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

8 Bulan yang lalu
INFORMASI

Tentang Penulis
Daminaus Magai Yogi. Panglima TPN-OPM Devisi II Makodam Pemka IV Paniai. Yunus Gobai/KM

 

 

PANIAI,KABARMAPEGAA. COM- Sebanyak 1000 personel TNI dari berbagai kesatuan Batalion tiba di kabupaten Paniai Papua. Prajurit ini didatangkan khusus dengan Jumlah total saat ini TNI-Polri Paniai 1000 personel itu hanya di Paniai.

 

Ribuan militer kolonial Indonesia mulai memadati daerah Paniai, tepatnya Ibu kota Paniai. Rakyat bangsa Papua Barat, terkejut melihat kedatangan militer yang jumlah besar dengan menggunakan 4 buah Helicopter. Dan ada pula yang ikut menggunakan Truck dari Nabire melalui jalan trans pada Jumat (13/19). Saat ini, Militer Indonesia memadati Ibu kota kab Paniai Enagotadi. Gedung serbaguna Uwatawogi Yogi menjadi tempat penampungan bagi militer Indonesia.

 

Hal ini ditanggapi, Damianus Magai Yogi, Panglima Devisi II Makodam Pemka IV Paniai, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) Wilayah Meepago, Senin, (16/12/2019).

 

Dikatakan "kedatangan TNI atas perintah negara untuk menyerang TPNPB-OPM, sebab daerah Paniai  termasuk daerah merah oleh pemerintah RI sejak tahun 1971 hingga hari ini. Paniai basis induk Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Wilayah Meepago."

 

lanjut "Kami TPNPB sebagai Pelindung pagar rakyat TPN-PB, OPM. Maka, TNI/POLRI datang mengancurkan markas kami, sehingga kami tidak akan biarkan hal itu  terjadi, kami akan bertindak "tegas Yogi.

 

lanjut Yogi, Sebelumnya 1 Desember 2019, Ratusan anggota TPNPB-OPM Devisi II Makodam Pemka IV Wilayah Meepago dan beberapa Delegasi dari Wilayah Lapago, merayakan Hari Kemerdekaan Negara Republik West Papua Yang Ke-58 secara upacara Militer dan pengibaran bendera Bintang Kejora di Mabes Wilayah Pertahanan jantung Meepago.

 

Dengan ini, Pemerintah Kabupaten Paniai segera memberikan tanggapan resmi atas kedatangan TNI organik yang berlebih, sebab lima tahun lalu masyarakat merayakan Natal di tempat pengungsian, sehingga trauma itu masih ada di benak orang Paniai dimana brutalnya aparat menembak warga sipil seperti binatang. Segera menarik kembali TNI Organik dan Non Organik dari Paniai. tutup Yogi.

 

Pewarta: Yunus E Gobai/KM

#Pemerintahan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait