Kegagalan Otsus Sejahterakan Hidup Rakyat di Papua

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

15 Hari yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Muyepimo Pigai.

 

Oleh Muyepimo Pigai*)

OPINI,KABARMAPEGAA.Com--Dalam kurun waktu, 20 tahun Otonomi Khusus (Otsus) di Papua sudah gagal atas kebijakan pemerintah Indonesia untuk membangun terhadap kesejahteraan hidup rakyat Papua.

 

UU Otonomi Khusus Papua akan hanya tinggal peraturan yang tidak akan pernah terealisasi secara baik sesuai dengan apa yang telah disepakati. Walaupun Otsus diterapkan di Papua, namun tidak akan membawa Papua pada perubahan yang siknifikan, Papua hanya akan menjadi Provinsi yang menyandang Otsus di Papua.

 

Sadar dan tidak sadar, rakyat hanya meragukan kepada elit-elit tertentu yang tetap melaksakan tugas yang dipercayakan oleh kebijakan pemerintah pusat, sebagai sesuatu yang diharuskan karena hanya kepentingan perut sendiri. Namun, suka atau tidak suka - terima atau tidak terima Otsus Papua menjadi tantangan bagi pemerintah daerah, DPRD, lembaga, para tokoh, organ politik-sosial, Intelektual Papua, masyarakat dan Mahasiswa Papua untuk tetap memperjuangkan apa yang menjadi hak bagi rakyat Papua untuk kesejahteraan hidup bagi banyak orang di Papua, baik merupakan kaum miskin dan kaum tertindas di pelosot bumi Papua.

 

Kehadiran Otsus ditengah lesungnya gerakan rakyat Papua menjadi monitor hambatan yang mewadahi kebijakan program yang hanya menghambatkan kinerja gerakan kemerdekaan suatu bangsa, terlihatnya di Papua. Rakyat Papua tidak lagi butuh Otsus perjilid-an, karena rakyat sudah muak atas kebijakan yang hanya membohongi rakyat. Tidak ada kesejahteraan hidup yang merata dan ditimbah dari Otsus. Hanya ada kebohongan belaka.

 

Kita, rakyat Papua, adalah pemilik bangsa. Tuan tanah, selalu korban. Mereka, kau benalu, adalah tamu yang tidak layak memegang kendali hidup tuan tanah. Mereka adalah korban politik kolonialisme yang telah berhasil dikonvert oleh penguasa Indonesia dalam nasionalisme buta. Kita memiliki identitas kebangsaan yang jelas, dan kita sedang berjuang mempertahankannya.

 

Sudah jelas bahwa kebijakan pemerintah pusat terkait Otsus Papua, hanya saja memandang terhadap rakyat Papua yang hendak akan keluar dari negara Indonesi. Rakyat tidak buta jelih melihat bahkan memahami tipu daya yang sistem Indonesia selalu ciptakan untuk merendam isu politik Papua yang berhak atas kemerdekaan yang berdaulat.

 

Oleh sebab itu, untuk menyikapi segala persoalan menyangkut kesejahteraan sosial-politik hukum, ekonomi, kesehatan, pendidikan, agama, sosial - budaya dan demokrasi yang merendam karena pengaruh kehadiran Otsus, perlu pertisipasi kita untuk selalu melihat, memandang, dan mengaktualisasikan dalam tindakan kongkrit agar rakyat Papua tidak dibohongi dalam setiap kebijakan pemerintah seperti masa lalu (penerapan Otsus Papua yang sudah gagal membangun kesejahteraan hidup rakyat di Papua).

 

*) Penulis adalah Mahasiswa Jalanan, Papua

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait