Kehadiran Perusahan Asing  akar Pelanggaran HAM di atas Tanah Papua

Cinque Terre
Alexander Gobai

3 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh,  Yubal A. Nawipa)*

 

Sekilas masuknya PT. Freeport  Indonesia (PTFI)

 

Bentrokan pembunuhan-pembunuhan misterius dan  kematian Orang Asli Papua (OAP) terjadi terus-menerus  di bumi west Papua setelah perusahan-perusahan itu injak dan masuk  di bumi west Papua terutama kepada perusahan  PT.freeport  yang masuk melalui  persuasif besar berupa gula-gula mimis, radio tap,dan korek api.

 

 Kepada orang asli Papua “amugme” di Timika west papua.melalui ekspedisi Jean. Joques Dozy di tahun 1936 yang pernah menemukan tambang emas esbertg dan glesberst, di gunung carteasz ia adalah  geologi mudah yang berkebangsaan belanda. kemudian dari itu J.J. Dozy  kembali  ke balanda dan merahasiakan temuannya itu,tatapi pada kemudian hari isu penemuan itu tersebar di negara belanda dan datanglah seorang kapitalis yang bernama Forbes Willsom kepada Dozy untuk memakasa dengan memakai senjata pistol di dahinya kemudian Dozy  takut dengan todohannya itu kemudian meletuskan rahasia penemuan tambang emas itu yang pernah ia temukan di wilayah west Papua. Dozy beritahu kepada Forbes Willsom bahwa disana ada tambang emas yang  terbesar di dunia kemudian Willsom teregerak hati untuk membuka PT tersebut di tahun 1980-an di west Papua.

 

Saat itu pandangan orang  barat  menilai orang asli papua itu sangat terbelakan belum terdidik tetapi sumber kekayaannya amat banyak dan kaya,oleh karna itu perusahan-perusahan ini masuk melalui jendela atau dengan banyak intervensi-intervensi hanya untuk merebut kekayaan orang asli west papua seperti emas,perak,dan tembaga.

 

 Adapun kelompok-kelompok yang intervensi terhadap tambang emas di papua,yakni  kelompok Allen Dulles sebagai ketua central intellgence agency CIA (AS) yang berjuang untuk kepetingan pribadi  kemudian  Soekarno Hatta sebagai Presiden Republik Indonesia yang mempertahankan wilayah kekuasaannya. dan J.F Kennedy sebagai Presiden Amerika Serikat ia yang  intervensi untuk kepentingan bersama dengan rakyatnya di amerika serikat .kedua kelompok ini yakni Allen Dulles dengan J.F Kennedy, memainkan perang siasat untuk merebut PT.Freeport  di wilayah kekuasaan Soekarno-Hatta yang temukan oleh Dozy di Papua.

 

PT.Freeport  masuk dengan kekuatan besar artinya untuk kepentingan 21 negara untuk itu, PT ini bisa dikatakan dapur dunia yang menghasilakan emas,perak, dan tembaga. Kepada negara-negara tersebut, yang tidak berpikir dampak negatif kepada orang asli Papua terutama kepada mereka  yang tinggal di dekat PT tersebut itu sangat di kahwatirkan karena ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kematian  warga asli Papua lewat air yang telah di campur dengan air kimia. Zat yang di liputih dalam flora dan fauna itu mengandung zat kimia yang berasal dari PT.Freeport itu.

 

Oleh sebab itu banyak kematian yang terjadi di Timika Papua usia balita sampai desawa dan dimana-mana ada perusahan yang berkerja itu akan berdampak negatifnya kepada masyarakat setempat dan disebakan oleh perusahan-perusahan tersebut yang masuk melalui persuasif  berupa uang dan lain sebagainya terhadap orang asli papua .

 

Kejadian kejadian yang terjadi di tahun 2017

 

Dalam tahun 2017 saja ada banyak kematian yang tejadi di Papua yang di sebabkan oleh PT.Freeport maupun PT.Modern yang pernah warga saksikan dengan mata kepala warga setempat adalah penembakan di jembatan Oneibo oleh gabungan TNI/PORLI yang menewaskan 1 orang dan 20 orang lebih luka parah di kabupaten Deiyai kampung Oneibo.

Di bulan yang  sama itu juga terek PT.Modern mengedara jalan trans Dogiyai-Nabire saat itu mobil terek tersebut melakukan hal eksotis dekat kampung Idakebo dogiyai kepada anak kecil nama korbannya Agustinus Goo (13) tahun menurut saksi mata dari warga kampung tersebut . anak tersebut sedang berjalan di pinggir jalan kemudian mobil tersebut menyenggolnya atau menabraknya dengan sengaja. Setelah menbraknya, mobil itu kembali dan menghacurkan kepalanya dengan baik-baik.

 

Sampai sekarang belum ada eksekusi kematian anak tersebut dan juga ada banyak kematian usia balita yang di sebabkan oleh perusahan- perusahan akhirnya mewabahlah penyakit itu di kabupaten yang ada di Papua dan papua barat kejadian-kejadian seperti ini saya yakin percaya penyakit seperti ini awal mula dari perusahan-perusahan yang ada di setiap kabupaten. Pelanggaran HAM  belum di eksekusi oleh pemerintah daerah,pemerintah provinsi maupun di pusat untuk  pelanggaran ham  di papua.

 

Solusi untuk mengatasi kejadian-kejadian ini

 

Dimana mana di negara mana pun  mau dan tidak mau  pemimpin tetap bekuasa atas segala-galanya dengan keputusan yang diambil oleh pemimpin  entah persoalan besar maupun kecil demikian pula juga memberikan keleluasan atau memberikan ruang dan waktu bagi setiap perusahan-perusahan  yang ada di negara tersebut atau pun di setiap provinsi dan kabupaten semuanya itu kembali kepada setiap pemimpin-pemimpin dan di tangan pemimpin untuk mengizinkan perusahan itu  masuk dan tidaknya.

 

Jadi pemimpin yang ada di setiap kabupaten di provinsi Papua segera mengambil kaputusan bersama dengan masyarakat untuk tidak mengizikan perusahan tersebut masuk didaerah  yang biasanya mengorbangkan nyawa manusia  karna itu  menggangu moralitas dalam berbangsa dan bernegara dan juga melanggar tiga hukum berkuasa di dunia yakni: hukum Allah, hukum pemerintah,hukum adat-istiadat.

 

 

Penulis adalah mahasiswa Papua, Kuliah di Jawa)*

 

 

Baca Juga, Artikel Terkait