Keputusan Tolak Otsus Jilid II Adalah Solusi Baik Bagi Kebebasan OAP

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

13 Hari yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Ilustrasi:Tolak Otsus Jilid II

 

Oleh Emanuel Muyapa/KM

 

OPINI, KABARMAPEGAA.COM--Otonomi Khusus (OTSUS) adalah suatu pemberian Pemerintah Indonesia berupa dana yang diberi secara khusus kepada Papua dan Papua Barat dengan melandasi alasan untuk membangun infrastruktur, Kesejatrahan, & Sumber Daya Manusia (SDM) namun yang dikenal dunia dan Indonesia adalah Papua dan Papua Barat merupakan pulau yang ditunjukan kurang (belum berkembang) pada beberapa stagmen yang sudah disepakati itu. Hal ini juga sudah ditunjukan secara tertulis oleh seorang aktivis kemanusiaan HAM  yang dikenal juga mantan Komisioner Hak Asasi Manusia RI (Natalius Pigai, S.IP).

 

Selain itu, sudah ditunjukan dalam siaran live yang ditayang dalam beberapa waktu lalu yang mana telah didiskusikan oleh pihak-pihak ternama di papua.

kunjungi:https://www.facebook.com/yohanes.giyai.319/videos/294240535346119/?app=fbl.

 

Melihat pandangan yang dibahas dalam siaran live ini , telah banyak hal mengandung nilai negatif dengan keberhasilan Otsus Jilid I bagi Papua dan Papua barat yang disimpul.

 

Dalam perbincangan berbagai komunitas Papua, menjelang hari-hari ini sedang mengupas akar historis problem seruan gagalnya Otsus Jilid I di Papua dan Papua Barat selama 19 setengah tahun ini sejak Otsus diberi oleh pihak pemerintah republik Indonesia.

 

Berdasarkan kesepakatan oleh pihak terkait pada tahun 2001 tentang otsus bahwa seruan media Online Lokal Papua, Nasional dan dunia telah memperlihatkan bahwa otsus Jilid I adalah hadir hanya permen manis untuk memusnahkan SDM dan SDA di Papua. Salah satu contoh yang penulis indikasikan agar para penggerak dunia maya dapat baca adalah tanah longsor yang baru-baru ini terjadi di kampung Bouwobado kali putih dan sekitarnya sudah deras air merendam ternak, rumah, dan kebun masyarakat secara merata.

 

Baca:https://kabarmapegaa.com/Artikel/Baca/legislator_deiyai_segera_hentikan_penebangan_pohon_liar_dijalan_trans_nabire-timika.html

 

Baca: https://pageosnet.blogspot.com/p/enarotali-paniai-terjadi-longsor-4.html?m=0,dan .

 

Bukan hanya Sumber Daya Alam yang dimusnahkan tetapi juga Bibit Manusia Generasi papua pun punah secara sadar dan tak sadar yang dibaliknya dimain oleh kepentingan kapitalis dan elit . Nduga sudah menjalan 2 setengah tahun dengan pengunsian yang secara kontinu hingga hari ini, ratusan bahkan ribuan yang korban karena kelaparan, diintimidasi , diusir dan dibunuh oleh pihak TNI & PORLI .

 

Selain itu,Ironis lagi TNI & PORLI menempati sekolah, Puskesmas sebagai penginapan , juga beberapa gereja dibakar .

 

Dengan melihat kondisi dan situasi ini salah satu Anak Asli Papua yang juga sebagai Direktur Papuan Language Institute( PLI), Samuel Tabuni telah melakukan pertemuan dengan pimpinan panglima TNI, dua hal yang disampaikan Samuel Tabuni 1. TNI non Organik harus ditarik dari Nduga .2,dan tidak dengan cara kasar (dilansir Suarapapua.com. 29/7/20).

 

Baca Juga : https://papuapost.co/ribuan-warga-nduga-nyatakan-sikap-hentikan-pelanggaran-ham-di-tanah-nduga.

 

Pelanggaran HAM dipapua masih subur dengan pupuk yang terpedam dalam kapitalis dan kepentingan elit yang disuapi pihak Jakarta. Sehingga harapan kedepan adalah 2021 tolak otsus sebagai solusi atau dimana momentum putuskan rantai ketidak adilan dipapua dan papua barat.fakta real telah menutupi pihak yang menerima dan menyatakan Otsus Jilid II dilanjuti .

 

Sebagai anak milenial bukan saya benci terhadap pemeberian Negara tercinta, Negara Indonesia tetapi yang menjadi mimpi buruk saya adalah pelanggaran HAM, ketidak adilan, dan pemusnahan SDM dan SDA papua yang terus mengelilingi kehidupan saya sebagai anak pribumi yang hidup ditanah hitam papua. Saya dapat memprediksikan persoalan ini dengan bukti nyata yang sedang memanas diberbagai media layanan online dalam menjelang beberapa bulan ini bahwa jika Otsus Jilid Ke-2 dilanjutkan maka bisa habis dan punah OAP

 

Alangkah baiknya petinggi papua yang diberi hikmat oleh TUHAN untuk melihat dan melayani masyarakat diberbagai lapisan yang ada di pulau papua , mangambil langkah untuk menolak otsus Jilid II, agar kehidupan masyarakat papua tidak lagi bertatap muka, hirup nafas, dan jalani hidup dengan yang namanya tragedi dan pelanggaran HAM di Papua.

 

Tolak Otsus Jilid II merupakan Solusi bagus yang boleh diambil karena tragedi TNI & PORLI telah melewati besaran dan satuan ukuran yang dapat diukur.

 

Penulis  adalah: Pelajar Papua Tinggal Di Papua

 

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait