Kerja Kolektif dalam Keluarga

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Ilustrasi.Ist

Oleh, Muyepimo Pigai]*

 

Kehidupan manusia tak terlepas dari tugas dan tanggung jawab, dari perspektif kerja-kerja kolektif dalam keluarga demi menghadapi situasi kehidupan global dan menghidupi keluarga.

 

Kerja kolektif tergolong dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga, kehidupan rakyat jelata dan tanah yang mengancam perubahan global dari segi ekonomi kerakyatan di tanah Papua.

 

Untuk mengubah krisis ekonomi yang mengancam kehidupan rakyat jelata, perlu membutuhkan kerja kolektif. Karena kekuatan perlawanan dalam perubahan untuk menumbuhkan suatu perkembangan perlu menyadari pada konsep kerja keluarga secara merata.

 

Kerja kolektif salah satunya untuk menjamin kebutuhan keluarga. Pertumbuhan ekonomi rakyat jelata harus ada bentuk-bentuk kerja dari sisi keluarga yakni mempunyai kebun milik keluarga bahkan untuk usaha dari tanaman berupa sayuran bahkan umbi-umbian, usaha ternak, usaha koperasi milik keluarga dan beberapa usaha lainnya agar pertumbuhan ekonomi dan usaha milik keluarga mengarah pada bentuk usaha mandiri.

 

Untuk mengembangkan kerja-kerja kolektif dalam kehidupan keluarga, harus punya kekuatan dalam bentuk kesiapan materil maupun moril agar kerja kolektif akan mengubah paradigma dalam dunia kerja demi suatu perkembangan dan kebutuhan ekonomi rakyat klas bawah.

 

Keluarga ada pula yang klas bawah dalam memenuhi kebutuhan hidup. Namun, paling utama kerja kolektif sangat membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan bahkan di sisi lain untuk mengembangkan ekonomi ditingkat keluarga klas bawah. Untuk mengembangkan ekonomi keluarga, perlu ada konsep yang strategis yang membawa pada perubahan dan kesejahteraan hidup keluarga di tingkat klas yang ada.

 

Dalam situasi perkembangan global, kehidupan manusia diajak untuk bekerja dan berkarya, karena suatu perkembangan dalam perubahan yang begitu cepat mempengaruhi pada pola kehidupan manusia yang tak peduli pada perubahan global, yang nyata mengancam dari segi ekonominya.

 

Untuk kaum pekerja dalam keluarga, kata mampu berkata dengan mudah. Namun,kerja kolektif butuh proses yang konsisten dan efektif agar tercipta kesejahteraan tersendiri oleh kaum pekerja; dan berjuang akan kebutuhan hidup dalam kehidupan keluarga secara merata yang terpenuhi, pada hidup sederhana di bawah konsep nyata kerjanya.

 

Tak pandang kesederhanahaan, namun berpikir mulia. Jadilah pribadi yang tunggu menghadapi dunia yang penuh kelam dari perspektif kebutuhan ekonomi, itulah sangat penting bagi kehidupan. Manusia berdiri di atas pondasi tunggu api, lalu akan kerjakan apa yang menjadi tugas mulia bagi hidup umat manusia.

 

Tiada kata menyerah, sebelum mengejar mimpi yang selalu tersita oleh waktu. Tak bosan pada konsep kerja-kerja kecil demi hidup dan keluarga bahkan untuk rakyat klas bawah. Kerja kolektif menjadi tanggung jawab bagi hidup, karena melalui itulah jalan menuju kehidupan yang bahagia dalam sederhananya.

 

Kerja dan kerja demi rakyat jelata.Namun, mimpi itu selalu terbaluri dalam memory sanubariku. Aku tak tahu kapan menjadi usang dibalik puing-puing kerja kolektif. Namun, waktu akan menjawab isi hati kecil ini, agar mimpi itu terwujud dalam setiap urat nadi yang tersimpan ini. Tiada kata lain, selain kerja kolektif itu bersamaku di sepanjang hidupku, bersama keluarga dan rakyat jelata di medan juangku.

 

Penulis adalah Anak Jalanan Papua]*

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait