Klaim Benny Wenda, TPNPB-OPM: Bukti Kegagalan ULMWP

Cinque Terre
Manfred Kudiai

1 Bulan yang lalu
NASIONAL & DUNIA

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Terryanus Satto (Kiri) dan Jubir TPNPB, Sebby Sambom (Kanan).


NABIRE, KABARMAPEGAA.com--Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Selasa, (1/12) bertepatan dengan hari kemerdekaan bangsa West Papua yang diyakini rakyat Papua, Benny Wenda mengumumkan, pembentukan Pemerintah Sementara West Papua (menyangkut Papua dan Papua Barat).


Namun hal tersebut tidak diterima oleh pihak OPM-TPNPB dan membantah bahwa keputusan yang diambil Benny Wanda adalah keputusan sepihak.

 

Dalam pernyataan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM, pihaknya  menanggapi klaim Benny Wenda Sebagai President Sementara Republik Papua Barat


"atas nama Panglima Tinggi TPNPB-OPM kami Dari  Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengeluarkan pernyataan tegas bahwa klaim Benny Wanda adalah bukti kegagalan ULMWP dan bagi Benny Wanda," tegasnya dalam pernyataan sikap yang diterima media ini.

TPNPB tidak akui Klaim Benny Wenda, katanya,  karena Benny Wenda lakukan deklarasi dan umumkan Pemerintahan nya di Negara Asing yang tidak mempunyai legitimacy mayoritas Rakyat Bangsa Papua, dan juga di luar Dari Wilayah hukum Revolusi.


"TPNPB-OPM juga tidak bisa akui Klaim Benny Wenda, karena Benny Wenda adalah Warga Negara Inggris dan menurut hukum international bahwa warga Negara Asing tidak bisa menjadi President Republik Papua Barat," paparnya dalam pernyataan sikap tertulis. 

Pernyataan yang dikeluarkan dari Markas Pusat, pada tanggal 2 December 2020 itu didalamnya tertanda: Atas Nama Panglima Tinggi  TPNPB-OPM, Kepala Staff Umum, Mayjen Terryanus Satto dan tertanda  Jubir KOMNAS TPNPB-OPM,  Sebby Sambom

"TPNPB-OPM sangat tidak akui dan tidak akan kompromi dengan Benny Wenda, karena Benny Wenda deklarasi Negara Papua Barat dan Berkantor di Inggris yang bukan merupakan daerah Revolusi," jelas  Sebby ketika dihubungi awak media, Rabu, (2/12).

Menurut hukum international Benny Wenda telah  deklarasikan dan mengumumkan Negara dan Klaimnya di Negara Asing yaitu di Negara Kerajaan Inggris itu, pihaknya TPNPB-OPM menilai  sangat tidak benar dan tidak bisa di terima oleh akal sehat manusia.


Dengan demikian TPNPB-OPM menolak Klaim Benny Wenda.

"Klaim Benny Wenda tidak akan menguntungkan keinginan Rakyat Bangsa Papua untuk Merdeka Penuh Dari Penjajahan oleh Pemerintah Colonial Republic Indonesia," terangnya. 

Pihak TPNPB-OPM menambahkan:  "hari Rabu tanggal 2 Desember 2020, kami dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengumumkan mosi tidak percaya kepada Benny Wenda."


 "Jelas-jelas Benny Wenda merusak persatuan dalam Perjuangan bangsa Papua dan juga di ketahui bahwa Benny Wenda kerja kepentingan Capitalists Asing Uni Eropa, America dan Australia, dan hal INI pertentangan dengan prinsip-Prinsip Revolusi untuk Kemerdekaan bagi bangsa Papua," katanya. 


Sementara itu,   Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono merespons ihwal pembentukan Pemerintahan Sementara Papua Barat yang dipimpin oleh Benny Wenda.


Menurut dia, keberadaan Wenda di Inggris tak mungkin bisa berbuat seperti itu dan dianggap propaganda.


Pewarta: Manfred Kudiai 

 

#Politik

#TPNPB-OPM

Baca Juga, Artikel Terkait