Komite Aksi ULMWP : 57 Tahun Pendudukan Illegal Indonesia di West Papua

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
NASIONAL & DUNIA

Tentang Penulis
Spanduk bertulis 1 Mei 1963-1 Mei 2020 Indonesia Ilegal di West Papua. (Foto: Dok KM)

                                                                           

JAYAPURA,  KABARMAPRGAA.com - Komite Aksi, United Libertion Movement For West Papua (ULMWP) menyatakan 1 Mei 2020 merupakan moment penting dimana Rakyat Papua menjadi awal titik penindasan dan pembantaian bagi rakyat Papua dan Rakyat Bangsa Papua tidak akan pernah lupa sejarah kelam pendudukan ilegal Indonesia di tanah air West Papua selama 57 tahun silam. 

"Sudah 57 tahun pendudukan ilegal Indonesia jatuh bangun di West Papua," Kata Sekretaris Badan Pengurus Pusat Komite Aksi ULMWP,  Chiris Dogopia melalui siaran pers yang diterima kabarmapegaa.com, Jumat,  (1/5).

Menurutnya,  57 Tahun lalu, 1 Mei 1963, United Temporary Executive Autority (UNTEA) menyerahkan wilayah administrasi West Papua kepada Indonesia. 

"Penyerahan Administrasi tersebut, bagi Indonesia adalah ‘Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi’. Namun bagi bangsa Papua di West Papua peristiwa tersebut merupakan Pendudukan Ilegal Indonesia di tanah kami, West Papua," Ujarnya. 

Lanjut Dogopia,  Pendudukan ilegal Indonesia di West Papua diikuti dengan kebijakan operasi militer dan transmigrasi di teritorial West Papua untuk menguasai West Papua dan memenangkan PEPERA 1969. 

"Oleh karena itu pada moment ini, kami  menyatakan sikap, Menolak Pendudukan Illegal Indonesia di tanah air West Papua, 1 Mei 1963 – 1 Mei 2020," Katanya. 

"Mendukung Keanggotaan Penuh United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) di forum sub – regional Melanesian Spreadhead Group (MSG)," tambahnya. 

Selain itu,  Mendesak Kunjungan Komisi Tinggi Dewan HAM PBB ke West Papua untuk melakukan  Investigasi Pelanggaran HAM di West Papua.

Pewarta : Admin                                                                  

#Politik

#Papua Bisa

Baca Juga, Artikel Terkait