Komunitas Bugis – Makassar dilaunching di Yogyakarta

Cinque Terre
Aprila Wayar

12 Hari yang lalu
NASIONAL

Tentang Penulis
Freelance Journalist
Kedai Coto Makassar milik Hisbullah. (Aprila)

 

Yogyakarta, KABARMAPEGAA.com – Berangkat dari rasa rindu akan makanan khas Bugis – Makassar selama merantau di kota studi Yogyakarta, beberapa keluarga yang berasal dari Bugis – Makassar berinisiatif membentuk komunitasnya.

“Awal ceritanya dua adik perempuan Bapak Hasbullah, yaitu  Tini dan Chiya menjual jalangkote setiap hari minggu di Alun-alun Kidul. Saya kemudian menjadi pelanggannya karena memang saya rutin ke sana untuk jalan pagi,” kata Rika Aminah Sijaya, penggagas berdirinya Komunitas Bugis – Makassar (KBM) ini kepada KABARMAPEGAA.com di Bugisan, Yogyakarta, Kamis (01/10/2020).

Rika lalu mengajak Keluarga Hasbulla untuk membuat komunitas, tetapi  ada masa dimana mereka tidak jualan karena pergi libur. Akhirnya pandemik dan mereka jadi jarang bertemu. Sebulan lalu, Keluarga Hasbullah mulai lagi berjualan dengan membuka kedai.

“Akhirnya saya putuskan untuk mengajak mereka melaunching KBM pada hari ini, 1 Oktober 2020. Kami tidak menunjuk siapa yang menjadi kordinator tetapi sayalah yang mencetuskan ide ini setahun yang lalu dengan mulai mengumpulkan teman-teman dan mempromosikan keberadaan Kedai Bugis ini,” tutur Rika.

Sementara di tempat yang sama, Hasbullah yang sebelumnya berdomisili di Jayapura, Papua beserta adik-adik dan ibundanya ini menyambut baik niatan Rika untuk membangun KBM. Menurutnya memang sudah ada Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Yogyakarta.

“Ada KKSS di sini tetapi organisasi ini sangat besar dan kami tidak saling mengenal satu dengan lainnya,” pungkas Hasbullah. (*)

Baca Juga, Artikel Terkait