Korwa Wanimbo: Ke Amerika Andalkan Tuhan & Kerja Keras Saja

Cinque Terre
Emanuel Egagobuy Muyapa

9 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Foto Saat Korwa Ceritakan Kisah Pendidikannya Dari Kampung Ke Amerika Hingga Selesai Didepan Siswa-Siswi PHL( Doc.KM/Egago)

 

Jayapura, Kabarmapegaa.com- Korwa Wanimbo yang merupakan salah satu mahasiswa Papua lulusan Corban University pada tahun 2021, bulan mei lalu memaparkan kepada siswa- siswi Papua Hope Language Institute (PHLI), kamu akan ke Amerika andalkan Tuhan dan kerja keras saja dalam situasi apapun itu pada rabu (10/6/2021) di SIL, Sentani, Papua.

Dirinya ke Amerika dengan dasar tahu yes dan no saja, tidak punya kemampuan Bahasa Inggris yang baik sehingga dirinya mengaku bahwa ia andalkan Tuhan, ia bisa menyelesaikan studinya, ia sambil kerja keras tunjukan dirinya sebagai seorang yang berkekurangan dalam Bahasa Inggris.

“Saya dulu ke Amerika tidak tahu Bahasa Inggris, tapi bagi saya itu bukan ukuran yang penting saya harus bawa pulang sesuatu untuk Papua, Papua bukan hanya gunung atau pantai tetapi dari ujung sampai ujung,” Jelas Wanimbo yang diterima media kabarmapegaa.com.

Lanjutnya berpesan kepada siswa siswi PHLI agar selalu memperteguhkan dan mempertahankan tali kebersamaan hingga ke Amerika nanti, karena menurutnya tinggal di negeri orang jahu dari keluarga butuh kebersamaan teman yang kuat.

“Kita (Anak- Anak Papua) di Amerika ibarat mama satu & bapa satu, dalam arti kami semua yang datang dari Papua adalah satu dalam kehidupan berasrama maupun kehidupan di Amerika secara umumnya,” Katanya.

Selain itu, dirinya mengedukasi kepada para generasi muda Papua itu agar tidak terjadi hal -hal yang tidak diinginkan seperti dipulangkan kerena alasan yang tidak menguntungkan.

“Kita 30 siswa siswi dikirim ke Amerika dari Pemeritah Provinsi pada tahun 2015, namun kebanyakan dari kami dipulangkan karena ketidak sanggupan dan cepat menyerah (hanya 6 orang yang selesaikan dengan baik). Katanya, jadi kamu kesana jangan biarkan kesempatan yang atur kamu, dan kamu harus gunakan kesempatan dengan baik, waktu datang sekali saja,” Kupasnya mengedukasi.

Lelaki pegiat Political Scince itu pun mengaku bahwa banyak masalah dirinya sudah melihat di Papua, dimana dalam dunia politik di Papua, “Politik Tidak Sehat” sehingga dirinya bermimpi untuk membuat sesuatu bagi Papua.

“Selama ini menurut observasi saya banyak posisi politik tidak bermain pada peran sebenarnya, banyak politikus Papua yang latar belakangnya adalah dokter, guru, pns, dll yang menduduki posisi politik, sehingga ini kami generasi muda harus ubah pola dan etika politik ini,” ungkapnya dengan mimpi yang besar.

Lanjutnya, saya akan lanjut strata 2 lagi di salah satu universitas ternama di Amerika dengan jurusan yang ada sangkut pautnya dengan politik, saya akan lanjut bukan karena saya luar biasa tetapi semua kehendak Tuhan, dan kerja keras saya, “katanya menutup. (Egago Muyapa)

#Mahasiswa dan Pemuda

#Lingkungan dan Hutan

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Politik

#Papua Bisa

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait