KPU: Stop sebarkan isu HK-YT diakomodir

Cinque Terre
Alexander Gobai

2 Bulan yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)
Pamflet kecaman dari masyarakat Paniai. (Foto: KM/A. Gobai)

 

JAYAPURA, KABAMAPEGAA.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paniai, Yulius Gobay menegaskan, kalau dirinya tidak menyebarkan isu pasangan calon (paslon) Hengky Kayame–Yeheskiel Tenouye (HK-YT)  untuk diakomodir sebagai peserta Pilkada 2018 di Kabupaten Paniai.

 

“KPU Paniai masih pertahankan SK 31. Maka, kalau ada isu HK-YT diakomodir kembali,  berarti  ada dugaan kalau Yakob Pigai, sekertaris KPU Paniai yang sebarkan isu tidak benar kepada masyarakat Kabupaten Paniai dan Papua,” katanya kepada kabarmapegaa.com dari Jayapura, Senin (18/6/)

 

Menurut Gobai, dirinya mengklarifikasi terkait beredarnya isu di sosial media (sosmed) bahwa dalam pertemuan pihaknya dihadiri satu Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik bersama Adam Arisoy selaku ketua KPU Papua dan komisioner KPU Papua, Tarwinto.

 

“Yang hadir dalam pertemuan tadi itu,  saya (Yulius-Red) Zebulon, Markus dan Sekretaris Yakob Pigai. Kami tujuh di ruangan. Kalau bukan Yakob yang sebarkan pasti Adam atau Tarwinto. Karena ini sama sekali bukan pernyataan dari KPU Paniai,” ujarnya.

 

Pihaknya bahkan tunda pertemuan dengan KPU RI pada Rabu, (20/6/2018) di kantor KPU RI. Maka, tuntutan sejumlah elemen di Paniai dan Papua agar Adam Arisoi dan Tarwinto harus ditangkap.

 

“Yang jelas ini masih di ranah KPU Paniai. Pihak lain tidak akan intervensi. Apalagi cetak surat suara lebih dari satu Paslon yang ditetapkan KPU Paniai. Jadi, kalau satu Paslon baru bisa, karena ada dasar hukum yaitu SK 31,” ujarnya.

 

Menurut Gobai, Sekretaris KPU Paniai agar tidak boleh menyalahi aturan dalam proses percetakan logistik. Apalagi, mengurus secara diam-diam  untuk mencetak surat suara..

 

“Kami sudah ingatkan kepada Yakob di depan KPU RI bahwa jangan bertindak sembarangan,” katanya.

 

Pewarta   : Alexander Gobai

 

#Pemerintahan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait