Mahasiswa Asal  Meepago di Manado, Keluar sebagai Serjana Baru

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Tahun yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Yanuarius Yumai, S. PWK berfose bersama orangtua/wali yang ikut menyaksikan acara wisudanya. (Doc.KM-IST)

 

MANADO, KABARMAPEGAA.com—Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Paniai, Nabire, Dogiyai, Deiyai Sulawesi Utara (Ipmapandode Sulsel), Jumat, (14/2)  di asrama Putri  Cendrawasi Manado menggelar acara syukuran. Acara syukuran tersebut diadakan, setelah salah satu mahasiswa asal Meepagoo, atas nama Yanuarius Yumai, keluar sebagai sarjana baru.  

 

Yanuarius asal Kabupaten Paniai, kampung Yumauwo itu diwisudahkan  dari Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) pada Kamis (13/2) dengan memperoleh gelar S-1, Jurusan Perencanaan Wilayah Kota ( S.PWK).  Gelar yang diperoleh Yanuarius adalah  Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Teknik Planologi.

 

Upara  pengucapan syukur tersebut dipimpin oleh Pdt. Rolly Igir S.Th M.Th. Dalam kotbahnya Ia  pesan kepada wisudawan  akan pentingnya peran sarjana baru dalam menghadapi dunia baru,yakni dalam dunia kerja yang nantinya widuwan Yanuarius Yumai, S. PWK hadapi.

 

“Untuk itu kita perlu memegang pada prinsip Allah itu sendiri. Andalkan Tuhan dalam perjuangan selanjutnya,” kata pendeta Rolly dalam kotbanya yang di petik media ini.

 

Seusai ibadah, Bernadus Agapa, selaku ketua Ipmapandode dalam sambutannya berpesan agar agar ilmunya benar-benar diterapkan di Papua.

 

Hal itu dikatakan olehnya karena, “Sarjana perencanaan wilayah kota ini sangat minim jadi saya harap sesuai apapun yang sudah dipelajari itu dapat diterapkan disana.”

 

Di tempat yang sama, Alosius Kedepa mewakili anggota Ipmapandode juga berkesempata n meyampaiakan sambutan.

 

 “Kami semua tahu bahwa setelah selesai berarti masuk ke dunia kerja, bukan berarti lansung menjadi PNS, tidak tetapi semua itu melalui proses, maka itu kami semua berharap mulailah dari yang kecil karena filosofi kehidupan itu berawal dari kecil,” bebernya.

 

Setelah Yanuarius Yumai S.PWK menerima kesan dan pesan dari beberapa pihak, dirinya pun berkesempatan untuk menyaipan kesan dan pesan. Dirinya berpesan agar kebersamaan di tanah rantau tetap di jaga, dan di pupuk.

 

“Saya berharap dengan penuh hormat kepada Ipmapandode kebersaman kami jangan pernah diputuskan begitu saja hanya karena beda pendapat tetapi jadikanlah  itu sebagai sebuah pelajaran untuk itu mari kita  bergandeng tangan bersama membangun menjadi yang lebih baik lagi,” katanya.

 

Kepada adik tingkatan, Yanuarius juga mengajak supaya terus berjuang dan jangan membuat orangtua kecewa.

 

“Ade ade yang masih berjuang jangan terlambat karena sekarang ini zaman era digital, jamam digital berarti cepat dikalakan oleh penguasa/petinggi/itu, maka itu belajar semua hal sebelum termbat,” terangnya.

 

Sebelum mengakhiri kegitan ini, para pelajar dan mahasiswa serta partisipan yang terlibat dalam acara syukuran ini, mereka mengambil tempat untuk mengadakan foto bersama wisudawan sesuai angkatan.

 

“Saya sangat apresiasi kepada semua anggotaIpmapandoe Sulut, karena acara berjalan lancar dari awal pertengaan hingga akhir,” jelas Ketua Tim kerja (Panitia Penyelenggara) Alpius Adii saat diwawancara kabarmapegaa.com

 

 

Pewarta: (CR-3)

Editor: Manfred Kudiai/KM

 

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait