Mahasiswa Eksodus asal Paniai Nyatakan Sikap Bantah Penyataan Bupati

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Tahun yang lalu
KABAR PAPUA

Tentang Penulis
Mahasiswa Eksodus asal Paniai Nyatakan Sikap Bantah Penyataan Bupati

 

 

NABIRE KABARMAPEGAA.com--Semua Mahasiswa eksodus  asal Paniai se-Indonesia dikagetkan dengan adanya intruksi dan kesepakatan tiba-tiba dari Bupati Paniai bersama Kepala Dinas Sosial dan segelintir mahasiswa Paniai pada beberapa waktu lalu, karenanya sejumlah mahasiswa se-Indonesia telah melakukan pertemuan mendadak mengeluarkan pernyataan sikap menolak intruksi tersebut Kemarin Rabu, (25/09/19) di Aula Asrama Paniai, Jl. Kelapa II Kalibobo Nabire Papua.

 

Mahasiswa asal Paniai se-Indonesia Menanggapi pernyataan  Bupati Kabupaten Paniai, Meki Nawipa dan Kepala Dinas Sosia l,   Yulius Kayame dan para  Badan Pengurus Harian (BPH) IPMAPAN se-Indonesia pada  beberapa hari lalu yang ditayang melalui media Wagadei.com  edisi september 24/19  dan juga di Jubi.co.id

 

Mahasiswa Paniai menyebut kesepakatan itu bukan merupakan hasil pikir seluruh mahasiswa Korban rasial. Mereka mengatakan pertemuan dengan Kepala Dinas Sosial bersama PBH IPMAPAN Se-Indonesia adalah untuk membahas dana Tugas Akhir (TA) dan  tidak pernah ambil kesepakatan untuk kembali ke Kota studi masing-masing.

 

Mereka melihat dalam satu media dirilis  dua masalah yang tidak sesuai dengan hasil rapat bersama antara Badan Pengurus Harian (BPH) masing-masing kota studi Se-Indonesia dengan pemerintah Kabupaten Paniai.  Kata  Mahasiswa Paniai saat dijumpai di Aula  aspan Kemarin malam pukul 20:52 WIT.

 

Untuk itu, hasil rapat seluruh Pelajar dan Mahasiswa Paniai Se-Indonesia mengambil dua poin  sebagai peryataan sikap diantaranya:

  1. Mahasiswa Paniai Se-Indonesia menolak berpulang ke kota studi masing-masing karena bukan kesepakatan bersama.
  2. Kami minta bupati segera mencabut peryataan yang menyatakan mahasiswa Paniai telah sepakat pulang ke kota studi masing-masing.

 

Usai pertemuan Pelajar dan Mahasiswa asal Paniai Se-Indonesia Paulus Tekege Selaku Juru Bicara berharap agar Pemda cabut pernyataan yang ditayang melalui dua  media lokal Papua.

 

“Apa yang dikasih naik di media itu tidak  melibatkan dengan kami para anggota maka harapan kami segera mencabut pernyataan yang dikasih naik di Media Wagadei dan Jubi”  tandasnya.   

 

Pewarta: Yubal A. Nawipa

Editor: Manfred Kudiai/KM

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait