Mahasiswa Maybrat di Yogyakarta Minta Perhatian Pemerintah

Cinque Terre
Aprila Wayar

1 Bulan yang lalu
NASIONAL & DUNIA

Tentang Penulis
Freelance Journalist
Aksi Diam Mahasiswa Kabupaten Maybrat di Yogyakarta. (Dok. Arnold Wafom)

 

Yogyakarta, KABARMAPEGAA.comMahasiswa Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat meminta Pemkab Maybrat memperhatikan nasib mereka dan mahasiswa Maybrat se-Nusantara ditengah ancaman Covid-19. Permintaan ini dilakukan dengan aksi diam selama 10 menit di depan Asrama Mahasiswa Maybrat, Jl. Gambiran, Pandeyan, Yogyakarta dimulai Pkl. 11.00 WIB, Jumat (24/04/2020).

“Pemerintah seharusnya cepat menanggapi situasi darurat Pandemi Covid-19. Hadir melindungi mahasiswanya dan memperhatikan nasib  masyarakat  di tengah ancaman virus ini,” kata Yoseph Sakof Momao, alumnus ITN Yogyakarta mewakili masa aksi kepada KABARMAPEGAA.com melalui sambungan pribadi.

Lanjut Momao, di tengah Pandemi Covid-19, pihaknya dikagetkan dengan kabar operasi militer dalam jumlah pasukan yang cukup besar. Hal ini membuat masyarakat menjadi resah dan bingung, harus bertahan hidup antara pandemi Covid-19 dan tekanan militer.

“Pemerintah harusnya jeli melihat persoalan. Jangan sibuk mengurusi birokrasi yang berbelit-belit, menganggap remeh persolan dan menebarkan janji-janji palsu,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Bartolomeus, mahasiswa STPMD “APMD” Yogyakarta yang juga terlibat dalam aksi yang dihadiri kurang lebih 50 mahasiswa ini kepada KABARMAPEGAA.com melalui sambungan pribadi meminta Pemkab Maybrat untuk segera memberikan bantuan langsung tunai kepada mahasiswa Maybrat.

“Kami harap penggunaan dana 43 Miliar untuk penanganan Covid-19 juga harus dirasakan mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkan bantuan secara menyeluruh. Juga harus ada laporan anggaran yang transparan,” ujarnya.

Bartolomeus berharap Pemkab Maybrat berani mengambil kebijakan yang tegas dalam rangka melindungi masyarakat serta mengantisipasi segala macam kemungkinan yang terjadi seperti Pandemi Covid-19 dan operasi militer besar-besaran saat ini di Aifat Timur Maybrat. (*)

#Mahasiswa Papua

#Pandemi Covid-19

Baca Juga, Artikel Terkait