Mahasiswa Meepago Dibekali Ilmu Jurnalistik Oleh Faiz dari Radio Buku Jogja

Cinque Terre
Manfred Kudiai

3 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Faiz Ahsoul kepada mahasiswa asal Meepago mengenalkan pentingnya menulis dan membaca. (Foto. Doc. Ipmado Joglo)

 

YOGYAKARTA,  KABARMAPEGAA.com--- Mahasiswa asal Meepago yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire,  Paniai, Dogiyai,  Deiyai Yogyakarta-Solo (Ipmanapandode Joglo) dibekali Ilmu Jurnalistik dari Radio Buku Yogyakarta.

Kegiatan ini dilangsungkan di asrama Ipmanapandode Dogiyai Jogja, Senin (21/06) diberikan oleh Fais Ahsoul dari Radio Buku.

Faiz menjawab tema yang dipasang oleh panitia penyelenggara, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai Yogyakarta-Solo (Ipmado) melalui biro pendidikan di Ikatan tersebut dan memberikan pelatihan menulis kreatif.

Faiz Ahsoul kepada mahasiswa asal Meepago mengenalkan pentingnya menulis dan membaca.

Awal kegiatan, Faiz lebih mengulas terkait 5W + 1H yang menjadi rumus terpenting dalam menulis.

"Rumus 5W+1H itulah yang menjadi dasar dalam menulis dan mengembangkan sebuah berita," jelasnya.

Dalam kesempatan itu,  Faiz juga memberikan pengertian mengenai hard news dan soft news.

Tidak hanya itu, Faiz juga memberikan materi terkait dengan menulis opini, essay, feature.

Untuk menjawab kerinduan mahasiswa Meepago akan pentingnya menulis, Faiz membeberkan beberapa hal kepada peserta, seperti menulis kreatif,  dan cara menemukan ide menulis.

"Merumuskan ide kreatif menulis, setelah itu di kertas atau pikiran, buatlah outline berisi dua sampai enam poin yang akan menjadi unsur tulisan Anda. Jika tidak ada yang ingin Anda katakan, bicaralah dengan orang-orang sekitar untuk mendapatkan ide tulisan dari mereka," ajak Faiz.

Lebih lanjut,  Faiz menjelaskan cara menemukan Ide. Menurut Faiz, rumuskan ide kreatif menulis dengan kalimat sederhana yang dikasih pertanyaan.

"Coba dijawab rumusan itu menjadi ide dan gagasan," ajaknya.

Dalam kesempatan itu, Faiz sekaligus memberikan contoh yang dapat dicerna baik oleh peserta.

Selanjutnya,  Faiz ajak, dari ide yang telah dibuat, langkah selanjutnya membuat outline (kerangka).

Menulis artikel dan essay, kata Faiz hal pertama yang perlu disiapkan: 1) membuat outline, 2) Mengumpulkan Bahan, 3) Menulis Draft, 4). Menyunting (Mengedit) dan 5) Final.

"Seketika kita tahu apa yang akan diungkapkan lewat kata-kata, segera tulislah. Ambil satu poin (dalam outline) setiap kali dan buktikan/tunjukkan sebelum anda berpindah ke poin lain. Draft pertama sudah pasti tidak akan sempurna. Setelah itu tulis ulang: rewrite," terang Faiz kepada peserta menjelaskan  langkah mulai menulis.

Proses menulis, kata Faiz,  ungkapkan dengan sederhana, langsung. "Anda tak perlu harus memberi kesan kepada pembaca bahwa Adan pintar. Jika Anda pintar, pembaca merasa bodoh, dan mereka tak ingin disebut bodoh."

Faiz minta, peserta harus melukiskan hal-hal yang akrab bagi pembaca, sehingga mereka bisa membayangkan, melihat, mendengar, merasa dan menyentuh.

Memberi ruh, lanjut Faiz meminta segera masukkan unsur manusia; membuat kutipan; memakai kata kerja aktif; kalimat dan paragraf sederhana/pendek;  menghindari jargon; akronim dan singkatan.

Langkah terakhir,  menulis judul. "Mencerminkan apa yang tertulis. Kedengaran pandai memang penting, tapi tidak selalu penting. Jangan padatkan semuanya, hanya 'highlight' saja”.

"Buatlah aktif, bukan pasif. Kisahkan apa yang terjadi. Mulai dengan kata ringkas dan sederhana. Pakai singkatan jika semua orang tahu apa artinya. Hindari kata yang bermakna ganda." Ajak Faiz.

Sementara itu, Yatri Dumupa peserta yang terlibat dalam pelatihan ini, mengaku dirinya dan kawan-kawan menerima materia dengan baik.

"Saya bersyukur mengikuti pelatihan menulis ini. Sebab, kakak Faiz mengajarkan kepada kami secara detail," katanya.

Selanjutnya,  mewakili peserta pelatihan, Yatri Dumupa mengucapkan terimakasih kepada Faiz yang telah meluangkan dan datang ke asrama mereka guna memberikan materia terkait menulis.

Akhir dari kegiatan, biro pendidikan Ipmado Jog-lo, Step Agapa memberikan cendra mata sebagai rasa terima kasih dan sebuah penghormatan kepada Faiz.

Selanjutnya, Ketua Ipmado Jogjlo, Kawerardus Dogomo juga mengucapkan terimakasih kepada pemateri, Faiz Ahsoul karena banyak teori tentang tulis-menulis yang diberikan kepada Ikatan yang dirinya pimpin.

Usai pelatihan menulis,  Faiz dan mahasiswa Meepago yang tergabung dalam Ipmanapandode Joglo melakukan foto bersama. (*).

 

 

Admin 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait