Mahasiswa Milik Kampus atau Milik Rakyat

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

10 Hari yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Penulis, Simon Utama Tebai /KM

Oleh Simon Utuma Tebai

Opini,KABARMAPEGAA.COM - Mahasiswa adalah Agen perubahan (change agent) dan juga sebagai masyarakat ilmiah. Mahasiswa semestinya, melihat segala macam problem secara holistik atau menyeluruh bukan hanya satu sisi saja tetapi melihat dari barbagai sisi. Mahasiswa hadir sebagai agen perubahan dalam masayarakat, karena Mahasiswa memiliki gelar yang luar biasa dan tidak kalah dengan Sang Pencipta Yaitu gelar MAHA. MAHA berati Besar, Sehingga sebagai seorang Mahasiswa seharusnya hadir sebagai agent perubahan dalam Kehidupan internal kampus maupun di dalam kehidupan masayakat. Segala bentuk persoalan yang terjadi di Ngara ini lebih khusus di Papua adalah tanggung jawab juga oleh mahasiswa yang semestinya di lakukan dengan berbagai cara secara ilmiah untuk mengatasi dan mencari solusinya.

Mahasiswa yang mendapatkan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) yang baik harus di hargai dan dihormati. Namun, mesti koreksi kembali bahwa ketika menjadi Mahasiswa apa yang dilakukan untuk masyarakat? Karena sebagai Mahasiswa harus membuat suatu perubahan/ Tindakan yang di dukung dengan keilmiahannya untuk mencari solusi segala persoalan yang di alami. Sebagai Mmahasiswa yang memiliki IPK yang diatas rata-rata tetapi Perbuatan dan Tindakan di lapangan tentang kajian ilmiah mesti di lakukan untuk melihat dan mencari solusi segala bentuk problem yang ada di masyarakat khususu masyarakat Papua.

Mahasiswa ada di kampus dan mendapatkan gelar sebagai Mahasiswa. Ini bukan hanya di dapatkan secara semata-mata saja. Namun gelar tersebut di dapat karena adanya masyarakat, sehingga sebagai mahasiswa semestinya harus hadir dalam masyarakat sebagai seseorang yang memiliki jiwa perubahan untuk melihat segala bentuk persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Segala macam bentuk tindakan-tindakan yang tidak inginkan terjadi diatas tanah ini (Papua) seperti pelanggaran HAM, pencurian, perampokan, ketidak adilan Perampasan Hak milik orang lain dll. Namun, sayangnya tingkat kekerasan di Papua masih terus ada. Untuk itu, gerakan Mahasiswa janganlah fakumnya. Tapi, bagaimana melihat secara holistik terhadap segala Persoalan yang ada.

Sehingga, Mahasiswa mampu melihat semua persoalan secara Ilmiah, mampu melalukan tindakan-tindakan ilmiah guna mendukung dan menuntaskan segala bentuk problem-problem yang ada di Tengah masyarakat. Mahasiswa ada karena masyarakat dan mahasiswa adalah masyarakat Ilmiah sehingga Mahasiswa Bukan milik Kampus tetapi Mahasiswa milik Masyarakat.

Penulis adalah Anggota Aktif di UKM-KMK St. Alexander Universitas Cenderawasih

Baca Juga, Artikel Terkait