Mahasiswa Paniai Peduli Lingkungan Siapkan 8 Bak Penampung Sampah

Cinque Terre
Eman Muyapa

14 Hari yang lalu
LINGKUNGAN

Tentang Penulis
Mahasiswa peduli lingkungan kab Paniai Papua,Kamis (06/7/2022).

 

Jayapura, KABARMAPEGAA.com--Tim Peduli Kebersihan Lingkungan Kabupaten Paniai (TPKL-KP)  Mahasiswa asal Paniai Se-Indonesia telah melakukan aksi pembersihan lingkungan selama 4 hari dan membuat 8 bak panampung sampah di beberapa titik. Bertempat Enarotali, Kabupaten Paniai,  Kamis (06-7/1/2022) lalu.

 

Ketua TPKL-KP Jhon Saverius Kadepa mengatakan mahasiswa Paniai membuat  8 bak penampung sampah di beberap titik yakni pelabuhan Aikai, Pelabuhan Ibumomaida, Lapangan Karel Gobai, Ujung Lapangan Bandara,  Jalan masuk Iyaibutuh, Modern, Awabutu, Bakago Kogopa.

 

Lanjut kadepa, kami membuat 8 bak penampung sampah yang telah dibuat menggunakan drem merupakan satu langkah solutif mahasiswa kepada pemerintah agar bisa diadakan insiatif peduli lingkungan di Paniai.

 

“kami membuat 8 bak menjadi contoh buat Pemda Paniai agar Pemda Paniai bisa dilanjuti untuk menyiapkan bak penampung sampah.

 

Saya berharap melalui  kantor  dinas terkait harus kontrol  dengan menggunakan trek angkutan sampah  dan buang ke tempat pembuangan sampah umum di Etenedimida, tutup Kadepa.

 

Sekertaris Tim Hendrikus Gobai mengatakan Hal yang sama, "kami tim peduli lingkungan  Kabupaten Paniai  kembali membuat 8 bak dengan menggunakan Drem adalah sebuah tindakan  kritis kami terhadap Pemda Paniai dan masyarakat supaya dapat sadar untuk mengatasi  buang sampah  sembarangan tempat”.

 

Lanjut Gobai, 8 bak untuk penampungan sampah  yang kami buat ini sesuai dengan kemampuan dana kami dan dana tersebut bukan bantuan dari Pemda Paniai dan bukan juga dari manapun tapi melalui hasil keringat kami dan bantuan dari beberapa orang yang peduli terhadap alam dan  lingkungan hidup di Meuwodide," Kata Gobai.

 

Untuk mencegah terjadinya hal pembiaraan terhadap sampah dan kotoran lain di Kab Pania, maka mahasiswa dengan insiatif nya membuat balhio.

 

 "Kami tanam baliho juga sebagai peringatan  kepada  masyarakat dan Pemda Paniai,  dengan isinya mengatasi dampak-dampak Sosial  yang kini sedang berkembang pesat dikalangan Pelajar dan Masyarakat di Paniai."  Tutur Gobai kepada Kabarmapegaa.com.

 

 Sambungnya, Selain itu, Pemda Paniai, Kantor Dinas Sosial Dan Dina's Lingkungan Hidup (DLH) jangan mengabaikan begitu terjadi dan berkembang pengaruh lingkungan melainkan  harap diperhatikan dan mengatasi agar dapat terhindar Dari polusi lingkungan," Kata Gobai.

 

Tindakan mahasiswa itu secara langsung diapresiasi oleh mama mama yang merupakan pedagang setempat yang sehari hari nya menjual bahan baku dagang.

 

"Mama Yubelina Pigai mengatakan dalam kegiatan kami  keliling membuat bak sampah, "Anak, Ibu adalah seorang sosok  penjual dan barang-barang yang Ibu  menjual disini adalah rica, bawang, dll, sudah lama menanti tempat penampungan sampah maka kami sangat apresiasi atas tindakan ini, "jelas ibu Pigai

 

Sambungnya, harapan kami semoga Pemda  Paniai, Dinas terkait  memperhatikan untuk bangun pembangunan pasar berjualan di tempat yang luas bagi kami mama-mama Papua yang sedang berjualan di sepanjang amparan jalan.

 

Karena sejahu ini kita melihat kita berjual disini dengan amat baku berdempet-dempet sehingga menjadi tempat sumber sampah-sampah, dan sampah-sampah tersebut kami isi dikarung lalu sering kami panggil anak-anak yang butuh uang rokok buang ditempat penampungannya yang tidak jelas  sehingga kami bayar sepuluh ribu satu karung, "Ungkap Pigai Kesal.

 

Editor: Admin/KM

 

 

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait