Mahasiswa STT- WP Nabire Ditembak Mati

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Tahun yang lalu
INFORMASI

Tentang Penulis
Mahasiswa STT- WP Nabire Ditembak Mati (Foto: korban oleh Mateus Tekege/KM.)

 

NABIRE KABARMAPEGAA.com--Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Water Post  II Cabang Nabire- Papua, di tembak mati oleh seorang polisi yang mengenakan pakaian preman di Waroki. Senin (22/09) di Nabire.

 

Awalnya korban hendak mau beli air gelong di depot di jalan besar Waroki, Namun korban dikagetkan dengan penembakan jitu oleh seorang anggota kepolisian yang mengenakan pakaian preman di jalan besar Waroki.

 

Setelah menembak motor korban dibawah lari oleh pelaku. Motor rusak tidak sampai 100 meter karena motor tidak berfungsi pelaku ingin menyembunyikan diri di belakang pohon pisang. Kebetulan pohon pisang tersebut di halaman rumahnya korban, anjing - anjing korban menggongongnya dan dapat pelaku penembakan itu.

 

Pelaku kedapatan di belakang pohon pisang lalu salah seorang atas nama Agus Weibi,  mencabut nyawa pelaku. Kemudian kepolisian mendatangi kembali ke tempat kejadian untuk menangkap Agus Weibi dan kini Agus masih di tahanan.

 

Setelah 2 jam kejadian ini terjadi sekitar jam 10 malam kepolisian dari polres Nabire mendatangi di tempat kejadian lalu Polisi mengangkut 3 siswa untuk mengantar mayat ke RSUD Nabire, namun mereka dikagetkan karena ditumpagi di halaman polres Nabire dan kini mereka bertiga masih di tahanan.

 

Atas nama Maikel Weibi, Agus Weibi dan  Stefanus Oyomi, mereka bertiga adalah siswa SMA 1 (satu) orang diantaranya siswa SMP dan 2 (dua) orang lainnya SMA kelas III (Tiga) Jelas, Bobii.

 

Sementara itu, Pangdam kabupaten Nabire mengatakan ketika menunjungi di tempat terjadi perkara. Kedua bela pihak telah korban sehingga tak ada permasalahan yang harus dibesar - besarkan oleh pihak tertentu.

 

Pernyataan Pangdam itu dibantah langsung oleh pihak kampus STT- WP- Nabire melalui bidang pelayanan sebagai gembala kampus, Silas Bobii, M.Th. Kata dia, Letak kesalahannya dari siapa? Awal menimbulkan permasalahannya dari pihak mana? Kita akan eksekusi lebih lanjut, Karena ini nyawa manusia yang dikorbankan. Ungkap Bobii

 

Pewarta: Mateus Tekege/KM

 

Baca Juga, Artikel Terkait