Mahasiswa Yahukimo Yogyakarta Terima 2 Karton Buku

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
usai bagi buku dari Demianus Maki Nawipa. Foto: Renold Isak Dapla.

 

Yogyakarta, KABARMAPEGAA.COM--Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (IPMY) Daerah Istimewah Yogyakarta (DIY) telah menerima dua karton buku tentang “Kami Bukan Bangsa Teroris”. Bertempat Kontrakan Putri Yahukimo. Jln janti, kabupaten Bantul Yogykarta. Selasa (21/12/2021).

 

Penerimaan buku ini sesuai dengan apa yang di janjikan oleh Demianus Maki Nawipa pada saat kegiatan berlangsungnya natal dan penerimaan mahasiswa baru. Karena Nawipa sendiri telah di isi dengan materi tentang “Fenomena Ekosida di Papua dan Antisipasinya Demi Kehidupan Masa Depan"

 

Baca ini lagi :https://kabarmapegaa.com/Artikel/Baca/mahasiswa_baru_yahukimo_yogyakarta_terima_5_materi_dan_sukses_rayakan_natal_bersama.html

 

Saat penerimaan buku di kontrakan putri Yahukimo yang berada di jalan Janti, seluruh anggota IPMY menyampaikan terima kasih kepada bapak pendeta Sofyan Yoman dan kaka Demi Nawipa yang mana telah membantu kami dengan buku ini untuk melihat kondisi objektif di papua dengan baik.

 

Selain itu, ketua Korwil Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Yahukimo Esmin Nepsan mengatakan, kami sangat berterima kasih kepada bapak pendeta Yoman dan juga kaka Demi Nawipa yang telah memberikan kami buku dengan gratis.

 

Melalui buku ini, wawasan kami akan bertambah luas untuk mengerti atas realitas yang telah terjadi dan sedang terjadi di atas tanah papua. Dan ia pun berharap agar melaluhi kata-kata yang terhimbun dalam buku ini akan menjawab seluruh persoalan dan masalah yang terjadi di papua, jelas esmin.

 

Saat penerimaan buku, salah satu anggota IPMY, Kristina Keroman mengatakan buku ini sangatlah bermanfaat bagi kami anggota IPMY khususnya dan pada umumnya orang papua dan Indonesia, untuk itu kami di wajibkan untuk di baca.

 

Lanjut Keroman, kami telah menerima buku dan ini adalah sebuah kesempatan yang baik bagi kami guna giat baca akan tetapi soal pembacaan buku ini kembali pada diri kami sendiri, kita harus baca atau tidak tergantung kesadaran kami, tegasnya.

 

Ia pun menambahkan dan memberian semangat kepada seluruh anggota IPMY, guna tetap konsisten dalam pembacaan buku di kos kontrakan dan asrama, katanya.

 

Lebih lanjut, Nikson Salak sebagai mewakili senioritas Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Yahukimo (IPMY) menegaskan karena ada hubungan yang baik dengan senior sehingga kita bisa mendapatkan buku ini, oleh karena itu kita harus diwajibkan untuk baca hingga habis.

 

Salak pun menambahkan, saya mewakili senior menyampaikan terima kasih kepada pihak yang membantu kami buku tentang “kami bukan bangsa teroris”, karena buku ini sangat dan sangat bermanfaat untuk kami anggota IPMY maupun seluruh orang papua.

 

 

Informasi ini diwartakan oleh Renold Isak Dapla dan dikrim melalui via watsab kepada wartawan kabarmapegaa. Rabu (22/12/2021).

 

Editor: Admin/KM

 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait