MAKRAB IPMAMI Yogyakarta Solo, Siap Bangkit Bersama 36 MABA

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

23 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Mahaiswa Mimika kota study Yogyakarta dan Solo, foto usai Malam Keakraban di pantai Indrayanti Yogyakarta. Jumat (2-4/10/2020).

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.Com—Malam Keakraban (MAKRAB), Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika (IPMAMI) kota studi Yogyakarta-Solo adalah organisasi yang berkedudukan di se Jawa dan Bali, terdiri dari 10 korwil salah satunya kota studi Yogyakarta Solo.  Telah menerima  36 peserta dari tahun angkatan 2017, 2018, 2019 dan 2020. Bersama peserta baru siap bangkit dari kefakuman organisasi. Bertempat pantai Indrayanti, kab Wonodiri Yogyakarta. Jumat (2-3/10/2020).

 

ketua panitia Jeffri Tabuni mengatakan, Tahun ini moment yang luar biasa terjadi dan menjadi suatu kembanggaan tersendiri buat pengurus, kakak-kakak senioritas yang mana peserta di ikutkan dalam kegiatan ini, maka dengan tergabungnya anggata baru dapat membawa nama baik organisasi (IPMAMI) kedepan.

 

Lanjut, Perkumpulan dalam wadah adalah tempat di mana terjadi membicarakan, merencanaan, menyatukan ide dan pendapat. Untuk mencapai suatu menjadi kebutuhan bersama. Dalam organisasi terdiri dari anggota biasa dan anggota luar, untuk mencapai itu mahasiswa asal kabupaten Mimika (IPMAMI) sendiri memiliki SDM yang cukup  delapan buat suku Amumee, Suku Kamoro, Suku Damal, Suku Moni, Suku Mee, Suku Nduga, dan Suku Dani, dan lahir besar Timika (LABETI).

 

Jeffri Tabuni membukaan kegiatan penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 dan mengatakan “anak Mimika banyak tetapi anak IPMAMI sedikit” kepada adik-adik mahasiswa baru agar menjadi kekuatan mendasar untuk  memiliki rasa kependulian terhadap organisasi IPMAMI itu sendiri,tutup ketua Panitia Jeffri Tabuni.

 

Sambutan Senioritas sekaligus mewakili Badan Pengurus Harian (BPH) korwil Yogya- Solo Agus T Magai, S.E mengatakan “selamat datang kepada adik-adik mahasiswa baru dan selamat bergabung di Honai Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika (IPMAMI) Yogyakarta Solo.

 

Organisasi ini 2 tahun telah fakum akibat masalah-masalah internal, biarlah massa lalu adalah waktu yang telah berlalu dan sekarang mulai dari tergabungnya anggota baru atau penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 ini berharap bisa membawah organisasi IPMAMI korwil Yogyakarta-Solo lebih baik, jelasnya.

 

Lanjut Agus, Organisasi IPMAMI adalah tempat dimana membangun kebersamaan, persaudaraan, kekeluargaan yang utuh, dan tempat dimana melatih serta membentuk mentalitas speaking, rasa tanggungjawab dan melatih jiwa kepemimpinan yang unggul, tujuanya agar para anggota bisa bersaing dan beradaptasi dengan lingkungan kampus dan lingkungan.

 

IPMAMI adalah organisasi bisa dibilang organisasi tertua di se-Jawa dan Bali dibandingkan dengan organisasi ke daerahan lainnya, dengan demikian IPMAMI sendiri dapat menciptakan dan melahirkan kander-kander pemimpin yang cukup dan dampak keutungan dari pada organisasi IPMAMI sendiri dan sudah banyak alumni-alumni IPMAMI yang sudah berhasil dan menduduki diberbagai birokrasi pemerintahan di daerah dan itu semua berawal dari organisasi IPMAMI.

 

Sementara, organisasi IPMAMI ciptakan dasar-dasar konseprestasi mengenai generasi mudah yang memiliki komitmen tinggi, organisasi IPMAMI juga mencoba membentuk karakter Intelektual, mewujudkan ketika anggota berusaha dan berusaha melalui organisasi IPMAMI dapat melatih diri dari organisasi tersebut memberikan pandangan universal.

 

Perkumpulan dalam wadah IPMAMI itu sendiri tidak memadang laki-laki dan perempuan, tidak pernah mengukur dari kemampuan mereka yang dimiliki saat itu, mereka atau anggota sendiri bergabung karena adanya rasa keingintahuan yang mampu bekerja sama antara seluruh anggota.

 

Namun di organisasi mereka menjadi anggota IPMAMI mampu bersaing cipta di erah globalisasi sekarang ini, sehingga seluruh anggota IPMAMI kota studi Yogya-Solo bisa memproleh pengetahuan yang baik dan mampu menjalan roda organisasi sesuai dengan tinjauan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD / ART) yang ada di IPMAMI-JOGLO.

 

Organisasi fundamental menyeruhkan perkumpulan mahasiswa IPMAMI kedepannya di mana tempat organisasi ini membentukdan membantu seseorang untuk bervokal, cara berpikir yang baik, cara komunikasi yang baik, cara memimpin yang baik dan benar.

 

Dari kegiatan ini membentuk generasi emas yang handal untuk berpikir dewasa menujukan kualitasnya di kalangan pelajar dan mahasiswa dan lingkungan luar agar mudah menghadapi tantangan kesatuan persatuan cipta dan kerja selama anggota mencita-citakan menjunjung tinggi impiannya,tutup Agus selaku senior.

 

Christian P. Tabuni  berpesan, seluruh anggota IPMAMI- JOGLO agar menjaga nama organisasi IPMAMI dan generasi penerus dan  harapkan menjaga kehormatan AD/ART nama baik pendiri IPMAMI, Senioritas, Pengurus, dan anggota.

 

 Lanjut, titip pesan ingatlah anda generasi emas, belajar dan bekalilah pengalaman organisasi IPMAMI, moral yang tinggi, integritas yang tinggi, pengalaman yang banyak dan mentalitas yang kuat menjamin massa depan yang cerah, tutupnya.

 

Pewarta: CR 06/Christian P. Tabuni

Editor: Anselmus Gobai/KM

#Mahasiswa dan Pemuda

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait