Mama-Mama Pasar di Mata Jalan Sosial; Kami Berharap Agar Ada Renovasi Tempat Jualan

Cinque Terre
Eman Muyapa

1 Bulan yang lalu
EKONOMI DAN BISNIS

Tentang Penulis
Foto Saat Pihak Keamanan Mengamankan Pedagang Pasar di Mata Jalan Sosial (Doc. Kabardaerah.com)

 

 

Sentani, Kabarmapegaa.com- Satu perwakilan mama- mama Papua, Olin Giyai yang biasa menjual di amparan mata jalan masuk sosial mengatakan, kami berharap agar pemerintah atau pihak lain membantu renovasi atau membangun tempat yang lebih layak agar terlindung dari debu kendaraan pada Rabu (08/12/21) di Sentani, Papua.

Mata jalan masuk sosial adalah tempat yang layak bagi mama-mama itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui hasil penjualan mereka, karena menurut mereka akses untuk berjualan ditempat lain menjadi suatu kendala besar.

“Kami lebih senang berjualan disini karena kami kewalahan membawa bahan baku dari kebun yang kami panen,” Jelas Olin Giyai kepada Kabarmapegaa.com.

Lanjutnya, Pihak keamanan sempat menghalangi kami hingga kami tidak sempat melakukan aktivitas penjualan selama satu minggu, namun kami meminta mohon kepada pihak pemda dan pihak keamanan kemudian diijinkan. Selain itu, kami sempat menangis karena disinilah kami rasa tempat dimana kami menghidupi keluarga dan anak-anak kami yang sekolah, “Kata Giyai Kesal.

Disisi lain, dirinya pun mengatakan bahwa di pasar itu mereka telah memulai berjualan sejak tahun 1993 hingga saat ini, sehingga mereka akan tetap mempertahankan tempat itu sebagai perkumpulan mereka untuk melakukan aktivitas penjualan.

“Pasar ini kami sudah memulai sejak tahun 1993 hingga saat ini, maka kami akan tetap menjual disini tanpa kekecualian dari pihak mana saja,” Jelas Giyai Tegas.

Sambungnya, harapan kami adalah kami tidak butuh pemerintah memindahkan kami ke tempat lain yang menurut mereka layak, tetapi satu hal yang kami sangat harapkan kepada pemerintah atau kepada pihak lain yang bisa membantu kita adalah renovasi membangun tempat ini menjadi lebih baik agar kami terhindar dari debu kendaraan,” Tutupnya Berharap. (Eman Muyapa)

#Pemerintahan

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait