Mantan HMJTP Meminta Gubernur Segera Melantik Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua harus OAP

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Foto: Oktovian Yogi, mahasiswa Uncen, Jurusan Teknik Pertambangan. Perna menjabat ketua HMJTP UNCEN pada massa bakti 2016-2019.

 

 

Oleh Oktovian Yogi

 

OPINI, KABARMAPEGAA.COM--Saya Oktovinus Yogi, mahasiswa Universitas Cendrawasi (UNCEN) Jayapura Papua. Saya perna menjabat sebagai  ketua organisai, Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Geologi dan Pertambangan (HMJTP UNCEN) periode 2016-2019.  Saya meminta dengan penuh hormat kepada bapa pimpina gubernur Papua Lukas Enembe, Segera melantik kepala dinas sumber daya meniral (ESDM) Propinsi Papua harus Orang Asli Papua (OAP) mengapa?

 

Saya sebagai mahasiswa jurusan pertambangan, merasa sedih akan alam Papua. Karena kepala dinas ESDA bukan orang asli Papua. Kalau kita kasih kesempatan kepada orang non Papua, pasti tambang yang ada di Papua di kuasai orang non Papua dan banyak masalah HAM yang akan terjadi seperti tahun tahun sebelumnya, bapa tahu itu kah, maka saya meminta segera kepala dinas ESDA harus OAP.

 

Tujuan orang non Papua ada baik, tetapi tidak selalu baik karena kita berbeda, pasti mereka akan merusak dan mencuri hasil kekayaan alam yang ada di Papua. Mereka membawa dari Papua dan mengelolah dari tempat lain, itu fakta.

 

Melihat dengan kondisi itu, saya minta lagi kepada bapa pimpinan Lukas Enembe, segera melantik kepada dinas ESDM propinsi Papua harus orang Papua yang benar benar memahami ilmu geologi dan tambang dan teknik lain untuk mengelolah alam Papua, baik itu ilmu petrologi, minaralogi, ilmu tambang yang berkaitan dengan ilmu gelogi, tambang, sipil dll.

 

  1. Tambang illegal di Papua,

Banyak tambang emas dan tambang mineral lainya yang di bukan dan diambil secara diam diam tanpa aturan yang jelas, seperti tambang Degeuwo, sepanjang keatas kilo meter 100 jln  trans menuju Nabire-Paniai, dan PF Freeport Indonesia yang mendominasi orang non Papua adalah illegal. Semua itu terjadi karena kepala dinas ESDM provinsi Papua tidak tegas dalam aturan dan visi misi tufoksi kerja dalam mengawasi dan memantau kondisi lingkungan Papua belum aman sampai saat ini.

 

Sampai saat ini hutan dibabat habis, sumber daya alam diambil tanpa pamitan pemilik, aturan yang ada di permainkan. Semua itu terjadi karena kapala dinas ESDM propinsi Papua bukan orang asli Papua dan belum paham kondisi dan aturan adat setempat.

 

Biar tidak terjadi seperti itu, saya minta lagi  kepada bapa Lukas segera melanti kepada dinas ESDM propinsi Papua harus orang asli Papua yang benar benar paham ilmu alam dan paham ilmu bumi.

 

  1. Pimpinan daerah belum jelas aturan daerah,

Pimpinan daerah para bupati setanah Papua, segera tetapkan aturan daerah terkait dengan  pengelolaan sumber daya alam Papua.

 

Pemimpin harus menetapkan aturan daerah itu. Setalah itu, kita harus memantau daerah geografis dari utara ke selatan dan Barat ke Timur daerah kita pimpin. Biar jangan memcuri kekayaan alam Papua dengan cuma cuma saja. Kalau kita membuat aturan daerah, tetapi kita tidak memautau di lapangan pasti orang lain akan menguasai dan mengambil hak hak alam orang Papua.

 

 

Saya sebagai anak Papua, selalu memantau dan melihat Papua terutama di  kabupaten Paniai, Timika, Yahukimo, Kaimanaa, Nabire persolan sumber daya alam belum berfokus dengan baik sehingga orang non Papua selalu menguasai dan mengambil secara diam diam.

 

Kepala dinas lama ESDM propinsi Papua selama ini tidak perna melihat persoalan persoalan  Sumber Daya Alam  Papua dengan baik. Banyak terjadi masalah dan kerjanya kurang bagus, sehingga saya berani mengatakan kepada bapa gubernus Papua, bahwasannya segera melantik kepada dinas ESDM propinsi Papua harus orang Papua  agar ada perubahan di daerah dan menjaga alam Papua dengan bijak.

 

Saya sampaikan hal ini, bukan saling menjatuhkan dan bukan saling meremehkan, tetapi sisi sumber daya alam Papua bisa berjalan baik.

 

Harapan saya semoga bapa Pimpinan provinsi Papua Lukas Enembe boleh mendengarkan keluang saya mahasiswa Uncen Jayapura ini.

 

Tuhan memberkati  bapa dan jajarannya dalam kepemimpinan bapa. Damai natal bersama selalu senantiasa sampai selama lamanya.

 

Penulis adalah: Oktovian Yogi, mahasiswa Uncen, Jurusan Teknik Pertambangan, semester 8 yang perna menjabat organisasi HMJTP pada massa bakti 2016-2019.

 

#Pemerintahan

#Lingkungan dan Hutan

Baca Juga, Artikel Terkait