Michael A.Labene: Ikuti Protokol Kesehatan Dapat Membunuh Virus Covid-19

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

10 Bulan yang lalu
KESEHATAN

Tentang Penulis
(Michael Anis Labene, dok p)

 

Timika,Kabarmapegaa.com--Michael Anis Labene salah student yang baru-baru menyelesaikan studinya di Western Michigan University in Unitate State Of America (U.S.A) dengan jurusan Aviation Flight Science & Aviation Management and Operation, mengatakan jika setiap kita ikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan pihak terkait maka tentu kita akan membunuh dan menghilangkan Virus Corona (Covid-19) dari planet bumi ini. Juma't (24/7/2020) Waktu Papua.

 

"Apabila semua pihak memainkan perannya masing-masing. Pemerintah dengan mengatur ketertiban dan pembatasan, Tim medis dengan tenaga medis dan fasilitas yang mendukung, dan masyarakat dengan mematuhi segala protokol kesehatan. Tentu ini akan sangat membantu dalam mengurangi angka penyebaran penyakit corona " Kata Michael A.Labene kepada Kabarmapegaa.com, dini hari.

 

Lanjut Labene, untuk membantu meringankan beban Pemerintah maka masing-masing dari Kita perlu memainkan perannya, Mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan membawa Hands sanitizer ketika keluar rumah dan memiliki kesadaran akan penting nya menjaga diri sendiri dan keluarga, memulai dari diri sendiri. Selanjut nya, dengan gencar Kita perlu mensosialisasikan ke masyarakat kita tentang penting nya mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga diri dari virus covid-19 " Jelasnya.

 

Sementara itu, ketika ditanya terkait pembelajaran di Amerika Serikat akibat pengaruhnya Covid-19, Labene yang juga pernah menjabat sebagai Presiden Ikatan Mahasiswa Papua di Amerika (IMAPA) pertama ini mengaku tidak hanya kami anak-anak Papua yang sekolah di luar negeri yang merasakan dampak ini tetapi juga mahasiswa International dari negara lain yang sedang menempuh pendidikan di U.S!

 

Dampak yang kami rasakan antara lain; 1. Siswa di alihkan untuk belajar secara online, Yang wisuda di Tahun ini harus ikut wisuda online. 2. Peraturan baru yang di keluarga oleh Pemerintah Amerika mengenai Siswa international juga mempengarurih kami dalam mengambil kelas di semester yang akan datang. 3.Jauh dari orang tua memikirkan diri sendiri tetapi juga kuatir memikirkan keluarga di Papua "Ungkapnya dengan nada kuatir.

 

Selain itu, Ia pun Menyebutkan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat sangat berbeda dalam hal akan mendapatkan informasi terkait Covid-19 setempat "Perbedaan yang paling menonjol adalah Transparansi informasi tentang penanganan COVID-19 kepada masyarakat. Di U.S setiap platform media social di update informasi tentang perkembangan penyebaran COVID-19. Sedangkan di Indonesia tidak ada kerja sama dengan pemerinta daerah dan dan Pusat sehinga informasinya masih tidak jelas!

 

Selanjut nya, tingkat penyebaran penyakit di Amerika lebih tinggi di banding Indonesia. Dengan segala kemudahan transportasi udara dan darat sehinga muda sekali dalam penyebaran COVID-19. Sedangkan di Indonesia tidak terlalu signifikan dalam penyebaran nya,"ujar Labene.

 

"terlepas dari segala persoalan dunia , Tentunya sebagai anak-anak Tuhan, Doa menjadi pegangan dan dasar dalam menjalani hari-hari yang tidak pasti.Untuk itu doa saya agar, Papua dan Indonesia Terus di berkati Tuhan, semoga penyakit ini bisa berlalu sesuai dengan kehendak Tuhan. Pemerintah di beri hikmat untuk bertindak dengan baik.

 

Labene berpesan, Semua Teman-teman seperjuangan khususnya anak-anak Papua yang study di dalam negeri bahkan di Luar negeri di beri kemudahan dan di jauhkan dari ancaman penyakit COVID-19 ini! "  Tutupnya.

 

Pewarta : Emanuel Muyapa/KM

 

#Budaya

#Pemerintahan

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait