MUBES I IPMT DKI JAKARTA

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Foto bersama usai Mubes I di Jakarta. Sabtu (3/11/2018) (Doc.IPMT DKI Jakarta).

 

Oleh, Paulinus Baru)*

 

ARTIKEL, KABARMAPEGAA.com--Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Tambrauw (IPMT) merupakan organisasi kemahasiswaan, yang hadir sebagai wadah untuk menghimpun mahasiswa-mahasiswi dari Kabupaten Tambrauw di berbagai kota studi yang ada di  Indonesia. Organisasi ini lahir seiring dengan di hadirnya kabupaten Tambrauw yang di mekarkan dari sebagain wilayah  Kabupaten Sorong dan Monokwari sejak tahun 2008 dan saat ini Kabupaten Tambrauw  telah berusia 10 tahun. IPMT dibentuk dengan tujuan sebagai wadah pemersatu keluarga besar mahasiswa Tambrauw diberbagai kota studi di Indonesia untuk memperjuangkan berbagai kepentingan mahasiswa Tambrauw. Dan juga sebagai wadah pembelajaran untuk membina dan mempersiapkan kader-kader mahasiswa Tambrauw yang siap bersaing dan memberikan kontribusi bagi  masyarat Tambrauw secara khusus maupun masyarakat Papua secara umum.

 

Saat ini IPMT  sudah ada di beberapa kota pendidikan di Indonesia seperti IPMT Jayapura, IPMT Manokwari, IPMT Manado, IPMT Susel, IPMT Malang, IPMT Yogyakarta dan yang baru di bentuk IPMT DKI Jakarta, sedangkan IPMT Kota/Kabupaten Sorong sementara masih fakum. Pembentukan Ikatan Pelajar dan Mahaiswa Tambrauw Daerah Istimewa Khusus Jakarta, telah berlangsung di Jakarta pada tanggal 3 November 2018 bertempat di Kantor Perwakilan Provinsi Papua Barat. Musyawarah Besar I (Mubes I) merupakan musyawarah pertama yang di laksanakan di kota Metropolitan Jakarta. Menurut Ketua Panitia Laurensia Yewen Mahasiswa Semester 5 Jurusan Hubungan Internasional Universitas Kristen Jakarta. Untuk menyukseskan kegiatan ini Panitia bekerja sama menyiapkan semua proses baik pencarian dana, persiapan tempat dan pelaksanaan kegiatan sehingga Mubes I dapat terlaksana.

 

Dana yang dibutuhkan untuk kegiatan ini sebesar Rp 10 juta dan murni kerja sama mahasiswa Tambrauw di DKI Jakarta berupa basar, sumbangan wajib anggota dan sumbangan dari para donatur, sementara sumbangan dari Pemda Tambrauw masih dalam proses. Selain itu, menurut ketua panitia tujuan pembentukan ikatan ini karena setiap tahun jumlah mahasiswa Tambrauw yang melanjutkan studi di Jakarta semakin bertambah sehingga mereka memerlukan wadah kekeluargaan untuk menghimpun mahaiswa Tambrauw di daerah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) untuk saling mendukung dalam proses pendidikan di tanah rantau. Dalam pelaksanaan musyawah ini peserta yang hadir sekitar 100 orang terdiri dari mahasiswa Tambrauw di wilayah Jabodetabek dan para pelajar Tambrauw di Sekolah Anak Indonesia di Sentul dan perwakilan organisasi mahasiswa dari Provinsi Papua dan Papua Barat.

 

Dalam Mubes  I terpilih sebagai Ketua Harian IPMT DKI Jakarta adalah Maria Hae, Mahasiswa Kedokteran semester ahir di Universitas Kristen Jakarta sedangkan Sekretaris Laurensi Yewen dan Bendahara 1 Rosario Taa dan Bendahara 2 Anastasia Titit. Pada Mubes I IPMT DKI Jakarta di putuskan juga permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Tambrauw untuk mengontrak/ membeli rumah sebagai asrama bagi mahasiswa Tambrauw yang sedang berkuliah di Jakarta dan perlu ada beasiswa bagi mahasiswa Tambrauw seluruh Indonesia. Badan Pengurus harian Ikatan Mahasiswa Tambrauw DKI Jakarta yang telah di pilih dalam Mubes I, langsung di Lantik oleh Wakil Bupati Kabupaten Tambrauw Bapak Metusala Mesak Yekwam, SH. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa Tambrauw adalah potensi yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Tambrauw, untuk itu diharapkan mahasiswa harus belajar dengan giat dan mempersiapkan diri dengan baik sehingga kelak dapat bertindak sebagai pelaku-pelaku perubahan di kabupaten Tambrauw. 

 

Selain itu, dengan keterbatasan yang dimiliki oleh Pemda Tambrauw namun terus berupaya untuk mendukung mahasiswa Tambrauw di seluruh Indonesia seperti membeli atau mengontrak asrama mahaiswa bagi mahasiswa Tambrauw dan memberikan bantuan biaya tugas akhir bagi mahaiswa. Khusus untuk mahasiswa Tambrauw di Jakarta sesuai dengan aspirasi yang telah disampaikan, maka Pemda Kabupaten Tambrauw siap mengontrak rumah bagi mahaiswa di Jakarta. Untuk itu,  BPH IPMT DKI Jakarta segera mencari rumah dan mengajukan permohonan secepatnya sehingga tahun depan bisa di kontrakan rumah untuk asarama mahasiswa Tambrauw di Jakarta” kata Wakil Bupati Tambrauw dalam sambutannya. Secara umum kegiatan Mubes I berlangsung dengan baik, yang menarik dalam pelaksanaan musyawarah ini adalah  hampir 80 persen diatur oleh mahasiswi (perempuan)  Tambrauw di Jakarta dan Badan Pengurus Terpilih Ketua, Sekretaris dan Bendahara semuanya dipimpin oleh Wanita.  

 

Penulis adalah Mahasiswa Papua  Kuliah di Universitas Gajah Mada Yogyakarta)*

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait