Nason M Lokobal Pimpin IKB-PMPJ Semsal, Begini Harapannya

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Peserta reorganisasi IKB-PMPJ berpose usai kegiatan. (Doc. IKB-PMPJ)

 

NABIRE, KABARMAPEGAA.com--Ikatan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Jayawijaya (IKB-PMPJ)  Koordinator Wilayah Semarang-Salatiga (Semsal) gelar reorganisasi. Sabtu,  (07/08/2021) bertempat Jl.Noto Hamidjojo, Bukit Soka Salatiga.

 

Dalam kegiatan reorganisasi ini dihadiri kurang lebih 69 orang dari perwakilan beberapa oranganisasi mahasiswa daerah yang ada di wilayah Sesal.

 

Ketua Badan Formatur Reorganisasi IKB-PMPJ Yohanes Kogoya, mengatakan kegiatan tersebut diadakan  bertujuan membenahi sekaligus pergantian pengurus lama masa bakti 2019/2021  IKB-PMPJ Koordinator Wilayah Semarang-Salatiga.

 

"Semenjak terbentuknya badan formatur sejak bulan April 2021, kami telah melakukan banyak kegiatan pencarian dana guna menyukseskan kegiatan ini, sehingga pada hari ini bisa melakukan reorganisasi," jelasnya.

 

Harapan Kogoya, semoga dengan kegiatan ini pengurus IKB-PMPJ yang terpilih dapat melanjutkan tongkat estafet organisasi dan dapat mengkaderkan pemimpin yang berintegritas, inovatif, kreatif serta mampu merangkul semua anggota untuk membangun dalam satu tungku dalam satu honai untuk menjawab cita-cita bersama.

 

Pada kesempatan itu,  kepepungurusan IKB-PMPJ yang baru jatuh kepada Nason Muli Lokobal dengan bakol calon tunggal, dengan demikian  melalui forum terbuka, mengangkat menjadi ketua IKB-PMPJ periode 2021/2023.

 

Badan pengurus IKB-PMPJ Koordinator Wilayah Semarang-Salatiga yang baru terpilih ini mengatakan dirinya  telah mengambil sebuah tanggung jawab yang besar, untuk itu dirinya berharap kepada semua anggota IKB-PMPJ untuk berperan aktif dalam menjalankan organisasi tersebut guna mencapai tujuan dan cita-cita bersama.

 

"Untuk struktur kepengurusan akan dilengkapi bersama, dalam waktu yang dekat demi melancarkan kegiatan organisasi," bebernya.

 

Sementara itu, mewakili senioritas IKB-PMPJ, Ney Sobolim mengajak agar menjadikan organisasi sebagai tempat belajar. 

 

"Organisasi merupakan wadah yang tepat untuk manusia belajar yang sesungguhnya,  maka mari kita bergandeng tangan untuk memperkokoh membangun rumah kita yang ada ini," ajaknya. 

 

Sobolim juga mengapresiasi  badan formatur yang telah mengorbankan waktu, tenaga serta kepada seluruh peserta yang telah menyumbangkan material maupun moril demi kelancaran kegiatan tersebut.

 

Selah-selah itu, partisipan, Otis Tabuni S.H mengatakan, oraganisasi ini (IKB-PMPJ),  organisasi yang tertua yang ada di Semarang-Salatiga ketika organisasi kabupaten-kabupaten yang bercakup dalam wilayah Lapago belum ada  sehingga  organisasi ini menjadikan wadah untuk belajar segala aspek yang tentunya  wadah untuk memanusiakan manusia baik dalam organisasi sosial maupun akademik.

 

"Kita, orang Papua banyak orang pintar namun banyak yang tidak bekerja dengan jujur, adil, dan takut akan Tuhan, karena itu mari kita sebagai generasi muda Papua bangkit mulai belajar hal tersebut dari sekarang dengan organisasi yang ada," ajak Tabuni. 

 

Kata Tabuni, kita sebagai generasi emas Papua yang bercita-cita tinggi untuk membawa perubahan bagi bangsa dan tanah air, Tanah Papua.

 

Untuk itu, lanjut Tabuni,  jauhkan egoisme antar organisasi kemahasiswaan Papua yang ada di Semarang-Salatiga.

 

"Bangun persatuan yang solid dan kuat jadikan satu tungku dalam satu honai sebagai anak Papua untuk mencapai suatu cita-cita bangsa yang dinantikan oleh orang Papua itu sendiri," tutupnya. (Boas Iyai).

 

Editor: Manfred Kudiai 
 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait