Natal Sukses Terlaksana, Begini Pesan Natal Mama-Mama Pasar dan Anak Jalanan

Cinque Terre
Manfred Kudiai

22 Hari yang lalu
INFORMASI

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Perwakilan dari Pemda, Yayasan Siloan, Panitia Pelaksana, APAP, Amoye Band, Komunitas Enaimo, melaksanakan foto bersama usai kegiatan, Rabu (29/2/2021). Foto: Yulian Boma/Papuanphotonabire. Ist

 

NABIRE, KABARMAPEGAA.com--Perayaan Natal II bersama Mama-mama Pasar dan Anak-anak Jalanan sukses terlakana, bertempat Aula milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Departemen Pertahanan Umum Nabire (DPU), Jalan Merdeka, Nabire, Papua. Rabu, (29/12/2021)

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosisi Pedagang Asli Papua (APAP) bergandeng Yayasan Siloam dan Komunitas Enaimo.

 

Kurang-lebih 70an peserta yang datang dari berbagai golongan serta untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

 

Ada pun perwakilan dari Pemda setempat yang dalam hal ini diwakili oleh PLT Dinas Kesehatan Nabire, Silas Elias Numoborge berhubung Bupati, Mesak Magai tidak dapat hadir karena ketabrakan dengan agenda lain.

 

Selain perwakilan dari Pemda, ada pun komunitas-komunitas  yang ada di Nabire maupun di luar Nabire, seperti Komunitas Nabire Membaca, Gerakan Papua Mengajar (GPM) wilayah Nabire, Koalisi Perempuan Bergerak Selamatkan Bumi Papua, Kemunitas keluarga Colective Solution, Papuanphoto wilayah Nabire dan komutitas lainnya.

 

Kegiatan ini  dimulai dengan Ibadah. Ibada dimulai pada pukul 17.00 Waktu Nabire dan berakhir pada pukul 19.30 Wp.

 

Panitia pelaksana, Fransiskus Takimai membacakan laporan pertanggungjawaban serta persiapan dan kesiapan panitia dalam menyukseskan kegiatan ini.

 

Menurut pengakuannya, terhitung 15 hari sejak dibentuknya panitia dan dalam waktu yang mepet namun telah melaksanakan natal  dengan baik.

 

Dia juga tak  lupa membacakan sumbangan yang datang dari komunitas maupun individu.

 

Fransiskus juga mengucapkan banyak terimakasih atas kerja sama yang terjaling antara panitia.

 

Tak lupa pula, Fransikus juga mengucapkan terima kasih kepada penyedia tempat, dalam hal ini Aula milik Dinas PU Nabire.

 

"Keterlibatan semua pihak dalam kegiatan ini, telah membantu agenda kami [APAP] dan Yayasan Siloam untuk melihat masalah mendasar yang ada di Nabire 'Soal penyediaan Pasar yang layak bagi pedagang asli Papua serta upaya mengurangi kenakalan remaja yang identik dengan sebutan 'Anak Jalanan' di Nabire khususnya dan Papua pada umumnya,” jelas Fransiskus yang akrab disapa Fratex di depan peserta yang datang ikut serta dalam perayaan ini.

 

Kemudian, dalam kesan-pesan acara Natal, Perwakilan Bupati Nabire, PLT Dinkes, Silas membacakan sambutan yang disampaikan oleh Bupatin Mesak Magai.

 

Secara umum, Pemerintah Daerah mengapresiasi atas terlaksananya Natal bersama Mama-mama Pasar dan Anak-anak Jalanan.

 

Pihaknya mengaku, pemerintah menyambut baik kegiatan positif yang dilakukan oleh APAP, Yayasan Siloan dan Komunitas Enaimo.

 

Secara khusus, PLT Kepala Dinas Kesehatan, Silas juga mengucapkan selamat atas terlasanakanya kegiatan ini.

 

Dia juga menyampaikan selamat Natal kepada muda-mudi Nabire yang aktif dalam segala bentuk pelayanan di kota Nabire.

 

“Soal Anak-anak Jalanan, tugas kita bersama, sehingga dengan momen seperti ini kita bersama diajak untuk menemukan cara serta taktik secara bersama untuk mengurangi kenakalan remaja.” Jelasnya.

 

Kata dia, soal ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah saja tetapi semua pihak harus terlibat dan prihatin secara bersama-sama, baik dari lingkungan keluarga serta komunitas-komunitas yang ada di Nabire.

 

Kemudian dirinya juga menyatakan akan menyampaikan apa yang menjadi catatan penting yang telah disampaikan oleh APAP serja Aank-anak Jalanan kepada Bupati Nabire.

 

Selanjutnya, dari Koalisi Perempuan Selamatkan Bumi Papua, dalam hal ini diungkapkan oleh Selly Selegani mengungkapkan cerita pribadinya, bagaimana dirinya pernah terlibat dan merasakan pahit-manisnya hidup sebagai anak jalanan di kota Nabire.

 

“Saya minta kepada semua anak jalanan agar kembali ke jalan yang benar. Jangan pernah berhenti dan andalkan Tuhan, karena Tuhan tak pernah membiarkan kami,” jelasnya sambil mata kaca-kaca.

 

Puji Tuhan, kata dia, saat ini dirinya tengah menempuh pendidikan tinggi di salah satu sekolah tinggi di Jayapura.

 

“Saya mengapresiasi kepada APAP yang memberikan kesempatan kepada kami. Semoga hal positif seperti ini terus dibangun bersama untuk memerangi ketertinggalan di segala lini, terutama yang sedang dan akan kita hadapi,” ujarnya.

 

Ketua PLT APAP, Debora Nawipa juga meyampaikan banyak terimaksih kepada panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini.

 

“Terima kasih kepada semua rekan-rekan Panitia yang dalam waktu yang singkat namun kegiatan semeriah ini dapat terlaksana dengan baik.” katanya bangga.

 

Tak lupa pula, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyumbangkan dana dan tenaga dalam kegiatan ini. Kepada Amoye Band, Penari Tamborin dan MC yang datang dari Gereja Pentakosta jemaat Kristus Gembala, Papuanphoto yang ikut mendokumentasi seluruh kegiatan serta semua yang berpartisipasi dalam pelayanan Natal ini.

 

Pada kesempatan itu, Debora juga meminta kepada Perintah Daerah agar segera memperatikan nasib bagi pedagang asli Papua. “Harus ada pasar yang layak bagi Mama-mama Pasar Papua,” tegasnya.

 

Pihak APAP juga menegaskan, apa pun yang berkaitan dengan nasib Mama-mama Pasar, Pemerintah harus mengadakan sosialisasi bersama APAP karena hematnya, APAP-lah yang memahami masalah yang dirasakan oleh Mama-mama Pasar.

 

“Kami minta, apa pun yang berhubungan dengan Mama-mama Pasar mesti ada koordinasi dengan APAP. Dan untuk berantas Anak Jalanan, ada Yayasan Silom. Sehingga pemerintah tidak boleh mengambil kebijakan sendiri dalam hal ini” pintanya.

 

Selanjutnya, Perwakilan Yayasan Siloam, Jhon Kudiai juga menyampaikan tugas dan pelayanan yang dijalankan oleh Yayasan tersebut.

 

Tujuan utama berdirinya Yayasan Siloam, guna : 1) Agar melalui pelayanan ini anak-anak bisa merasakan kasih Bapa, 2) Agar anak-anak bisa mendapatkan akses kebutuhan makan minum, pakaian, bermain, belajar yang layak, 3) Anak-anak bisa memiliki akses pendidikan yang layak.

 

“Dibutuhkan Keterlibatan semua pihak untuk ikut serta dalam tugas pelayanan bagi mereka yang terpinggirkan,” terangnya.

 

Jhon juga mengapresiasi kegiatan Natal kali ini yang telah sukses dilaksanakan dengan baik.

 

Dia juga meminta kepada anggota APAP serta seluruh anak muda yang mendiami di Nabire agar tetap kompak dalam menjalankan tugas dan pelayanan.

 

Sementara itu, pantauan dari media ini, kegiatan berjalan dengan baik. Pemimpin ibadah, Pdt. Daniel Napitulu menyatakan Firman Tuhan tentang hukum cinta dan Kasih. Sementara MC dan Penari Tomborin di isi dari Gereja Petakosta, jemaat Kristus Gembala, Nabire.

 

Ada pun thema yang diangkat dalam Natal tahun ini yakni: “Anak Manusia datang mencari dan menyelamatkan yang tertindas.” [MK]

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait