P. Yosias Wakris, Pr dan  Pater Dekan Marten Kuaiyo Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja St. Ignasius Dei

Cinque Terre
Alexander Gobai

3 Bulan yang lalu
ROHANI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

PANIAI, KABARMAPEGAA.com—Imam baru Pastor Yosias Wakris, Pr bersama Pastor Pastor Dekan Paniai, Pater Marthen Ekowaibi Kuayo, Pr meletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Santo Ignasius Dei, Paroki Santo Yusuf Enarotali, Dekenat Paniai Keuskupan Timika Papua. Hal ini disampaikan oleh ketua pembangunan gedung Gereja Maikel Degei S.Pd saat dibuhungi media ini. Selasa (24/4/2018).

 

“Bangun gedung Gereja ini sudah rencana sejak 2017 ditandai peletakan batu pertama oleh Iman Baru Pater Yosias wakris Pr, serta Pater Dekan Paniai, Keuskupan Timika,  Marten  Ekowaibi Kuaiyo, Pr ,” jelasnya.

 

Kata Maikel, saat yang bersamaan juga telah dilangsungkan perayaan Misa Perdana Di stasi Santo Ignasius Dei, sekaligus diadakan dengan Peletakan batu pertama.

 

Kemudian, sekretaris panitia pembangunan gedung Gereja, Maikel Pogeibo Degei, S.Pd saat dihubungi media ini mengaku dalam pembangunan tidak ada campurtangan pemda Paniai maupun DPRD.

 

“Selama ini pihak DPRD maupun  pemerintah daerah belum ada bantuan, belum  bisa melihat langsung perkembangan pembangunan setelah dimulai 2017 silam, sekaligus lihat kondisi bangunan gereja tidak lama yang hingga hari ini,” katanya.

 

Namun kata Pogeibo, dengan kerja keras panitia bersama umat telah mengantongi dana sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan gedung Gereja baru.

 

“Saat ini panitia pembangunan telah mengantongi dana dasar Rp 100 juta yang dihimpun dari sumbangan sukarela umat untuk melanjutkan pembangunan gereja santo Ignasius Dei,” paparnya.

 

Ia harap semoga pembangunan kali ini bisa berjalan aman dan bekerja sama  sampai Gereja jadi sesuai dengan abilitas kami.

 

“Pembangunan Gereja bisa dijalankan sampai selesai bila didasari semangat persatuan dan persaudaraan antara pengurus gereja, panitia dan kesatuan persatuan umat St. Ignasius Dei,” katanya berharap.

 

Katanya lagi, kami telah mengirim proposal kepada pemerintah tetapi belum diindahkan sampai saat ini.

 

“Proposal kami belum dijawab, mungkin pemerintah keliru dikarenakan banyak proposal yang masuk. Terkadang tokoh gereja juga jalankan proposal, padahal panitia pembangunan sudah  jalankan, mungkin ini buat pemerintah bingung,” katanya sesal.

 

Beda tempat, Kepala Sekolah SD YPPK St. Ignasius Dei , Yesaya Gobay, S.Pd , mengatakan bahwa peletakan batu pertama itu takkan mungkin terjadi tanpa kerja sama dan doa dari banyak pihak.

 

Pembangunan Gereja ini diadakan, kata Yesaya karena termakan usia. Namun katanya gedung Gereja lama tidak akan bongkar, hanya tambah lebar 2 meter dan panjang 4 meter.

 

“Saya berharap kita semua sama-sama mendoakan dan mendukung pembangunan Gedung Gereja Santo Ignasius Dei ini. Tuhan Allah pembangunanya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang direncanakan. gereja ini akan menjadi pusat kajian umat kristiani Wege-Bino dan sebagai kebanggaan umat Katolik di wegebino maupun Paniai Papua,” pintanya.

 

Pewarta : Anton F Gobai

Editor    : Manfred Kudiai/KM

Baca Juga, Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait