Paniai untuk Semua Orang maka Buka Pintu Aspirasi

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Yubal A NAwipa. Ist

Oleh, Yubal A. Nawipa)*

OPINI, KABARMAPEGAA.com--Tulisan ini bersasal dari frasa atau kalimat yang akan menjadi pedoman untuk lima tahun kedepan bagi pemerintah kabupaten Paniai terhadap masyarakat Paniai. Kalimat atau visi yang telah diangkat oleh pasang bupati terpilih kabupaten Paniai (Meki-Okto) yang kita ketahui yaitu “Paniai Untuk Semua Orang”. Maksud dari kalimat ini sangat beragam yaitu salah satunya adalah membuka pintu aspirasi siapapun atau dari latar belakang apapun untuk memberikan kesempatan berbicara sebagai bagian dari negara demokrasi.

Oleh karena itu jika kita bicara mengenai orang/manusia berarti sekaligus berbicara apa yang mereka peganut dan paham upamanya  budaya, agama, dan adat-istiada sehingga penulis disini  tidak membahas semua unsur  ini  satu per satu tapi melihat dari aspek agama.

Sebagaimana sejarah  mencatat bahwa Paniai adalah kota injil dari Papua. Dikatakan kota injil ini hasil dari seorang pemuda Auki Tekege asal Meeuwo bertemu dengan para pembawa kabar baik di Kapiraya (muara kali Yawei)  yaitu dengan  Walter & Viola Post serta Russell Deiber dan keluarganya tiba di Paniai 13 Januari 1939 sehingga  mulai saat ini injil Tuhan telah jaya. Injil Tuhan  sedang jaya dan akan jaya dan itu pasti karena rencana Tuhan yang mulia.

Sekarang suara injil kita biasa  dengar serta melaksanakan kehedak alkitabia dan hidup menurut kehendak   taurat itu sendiri. Itulah hasil usaha nenek moyang kita saat itu, sehingga kita diterangi injil Allah Yesus Kristus. Untuk menghidupkan dan mematikan kekuatan injil itu sekarang momentumnya  pada generasi kita. Apa yang kita lakukan?. Kita harus bagaimanakan memang ini tidak bisa kita pungkiri karena mandat Allah dan leluhur kita.

Injil akan jaya. Pada masa mendatang ditangan siapa, apakah mereka, kita atau segelintir orang yang mempunyai otoritas tertentu. ini menjadi sebuah  refleksi kita bersama.

Untuk mendukung argumen atau gagasan dalam konteks apakah injil akan jaya? Berikut  ini adalah  sebuah ayat yang akan menjadi asumsi kita bersama untuk lebih peka terhadap apa yang akan disampaikan lewat tulisan ini.  Kutipan tersebut sebagai berikut “ pada mulaNya adalah firman dan firman itu bersama sama dengan Allah dan firman itu adalah Allah, (Yoh 1:1).  Jadi injil tidak akan pernah lenyap sekalipun langit dan bumi akan berlalu tetapi perkataan ku tidak akan berlalu (Matius 24:35). Suara-suara Tuhan telah berbunyi dalam Alkitab sehingga membantu kita untuk tetap loyalitas terhadap injilnya untuk mewartakan dan mengembangkan.

Ayat-ayat ini menjadi asumsi yang esensial  untuk  kedepan dan bagaimana kita dapat melakukan dan mendukung  misi Tuhan sebagai juruselamat umat manusia yang telah di amanatkan serta memberi mandat kepada kedua belas rasul.  Ketika Yesus terangkat  ke surga ia berpesan  bahwa kamu akan menjadi  saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan sampai ke ujung Bumi (Kisah Para Rasul 1:8)

Pesan Yesus kepada kedua belas murid itu telah menjadi bagian tanggunjawab kita dan tentu kita harus menjadi saksi-saksi Kristus di masa-masa sukar seperti saat ini yang penuh dengan malapetaka, kedenkiang, dan kecemburuan antara satu sama lain.

Oleh karena itu beberapa tahun terakhir ini persoalan ketertinggalan pendidikan yang berbasis pada sumber daya manusia SDM menjadi unjuk rasa kaum mudah yang peduli pendidikan  termasuk penulis yang kadang memberi perhatian kritik mendukung dan membangun serta menuntut kepada pemerintah daerah  kabupaten Paniai agar mengontorol  dan mengawasi keluh kesa pelajar dan mahasiswa  Se-Indonesia saat ini.

Penulis tidak lupa juga  karena ini murupakan bagian yang relevan  dengan judul diatas sehingga tidak kalah penting yaitu Sekolah Telogia Pertama (STP) Kebo II Manataidagi (Bukit Panggilan) yang menjadi sekolah ujung tombak  kebenaran  Yesus Kristus yang sekian lamanya telah mengajar dan mendidikan serta melahirkan  beribuh manusia yang berpotensi untuk mewartakan firman Tuhan dan proses ini masih ada hingga kini dengan gaya potret yang sama. Tetapi beberapa tahun terakhir ini keadaan sekolah tersebut nampak stagnan karena kekurangan sarana dan prasaran.

Sekarang bagaimana dengan upaya pemerintah yang lagi menjadi wakil rakyat untuk semua orang di Paniai yang bertanggunjawa atas seisi apapun di wilayah ini baik itu Agama, Budaya, Ekonomi, Politik serta pendidikan. Saya berpikir dan berpendapat terkait dengan sekolah telogia ini harus dan pantas menjadi perhatian tanggunjawab kita bersama terutama kepada pemerintah kabupaten Paniai yang belum lama ini menjalankan tugas peran dan fungsi sebagai lembaga eksekutif serta para birokrat untuk lima tahun mendatang perlu juga merenovasi,  merehabilitasi,  menginvestor apa yang masih ada seperti sarana dan prasarana baik itu tempat tinggal para Guru-guru ataupun siswa di sekolah tersebut,  sekian lama mereka mengabdi dan hidup dalam suatu pergumulan  mereka sehingga  saatnya Tuhan pake pemerintah  harus menjawab pergumulan mereka selama ini.

Kita selalu mendengar juga bahwa pemerintah adalah wakil Allah jadi apapun yang dibutuhkan oleh nabi-nabi atau para  utusan Tuhan mesti  diberikan dan dijawab tanpa merasa sedikit  dan  besar  sebab kata Tuhan  “Aku berkata kepadamu  sesungguhnya  selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan daru hukum taurat sebelum semuanya terjadi (Matius 5:8)”

Demikian tulisan saya yang sangat singkat ini semoga menjadi berkat dan suatu bahan atau usulan yang mengingatkan kita untuk adopsi dan merarifikasi   dalam  program kerja selama  lima tahun oleh pemerintah baru kabupaten Paniai periode  2018-2023 untuk mengsupport serta turut  berpertisipasi  dalam proses dinamika belajar dan mengajar  di Sekolah Telogia  Pertama (STP) yang beralamat Kebo II Manataidagi. Injil Tuhan tetap jaya Tuhan senantiasa menyertai kita sekalian [Amin].

 

Penulis adalah mahasiswa Papua kuliah di Yogyakarta)*

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait