Pemda Deiyai Bentuk Panitia Pencegahan Virus COVID-19

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Ilustrasi Istimewa.

 

DEIYAI, KABARMAPEGA.com--Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Deiyai membentuk panitia terpadu pencegahan virus corona COVID- 19, di aula kantor Bupati Deiyai, Selasa (31/03).

 

Rapat pembentukan panitia terpadu tersebut dipimpin langsung oleh sekretaris daerah, Marten Ukago dan  dihadiri beberapa OPD/ SKPD, Dandramil, Kapolres Deiyai, DPRD juga lapisan intelektual Deiyai.

 

Kapolres Kabupaten Deiyai, Budiatno, mengatakan kita agak keterlambatan dalam hal menangani musibah virus corona yang sedang menerpa kita ini. Sebab  Kat dia, di Deiyai masih belum mengetahui berapa Orang Dalam Pengawasan "ODP" berapa orang yang sudah terjangkit Virus Corona positif, namun maklumi saja karena mungkin satu dan lain hal.

 

Setelah itu, Sekda memberikan kesempatan kepada Kepala Dinas KesehatanKabupaten Deiyai, Kornelis Pakage.

 

Beliau melaporkan kinerja terkait pelayanan di dinas kesehatan yang selama ini termasuk kewalahan dan atau kekurangan dari pada alat kesehatan.

 

“Kami dinas kesehatan masih mengalami minimnya alat kesehatan, namun kami akan berupaya semaksimal mungkin dalam pelayanan dan beberapa alat yang sudah kami pesan di Jakarta,” kata Pakage.

 

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kab. Deiyai Petrus Badokapa, menantang kepada yang berwenang bahwa dana DPA yang hingga saat ini belum adanya penyelokasian tersebut supaya kata Badokapa segera terealisasi dana DPA. “Kami sudah terlambat semuanya termasuk  keuangan,” terangnya.

 

“Ini nyawa manusia bukan nyawa binatang. Virus di depan mata kita. Segera realisasi dana untuk penanganan kesehatan dan kerahkan Tim terpadu di empat titik yang sudah kita sepakati bersama yakni, Gakokebo, Tigidougida (Pertigaan), Mugubopa, Yabadimii,” Tegas Badokapa.

 

Sementara itu DPRD Onesmus Madai, ST Ketua Komisi A menambahkan mayarakat diam di tempat (rumah)  maka  virus juga diam tidak akan menyebar  dan mati (lenyap).

 

“Anda bergerak lalu lalang maka virus juga akan berpindah dan menyebar luas dan kita semua akan punah. Jadi semua mata jalan Blokade sebelum virus menyebar luarb ke masyarakat kita,” tambahnya.

 

Semntara itu, pantaun media dilapangan, dalam rapat pembentukan pantia tersebut juga telah menyepati 3 poin penting yakni:

 

Pertama, Mulai hari kamis tepat jam 08.00 - 02.00 siang semua kegiatan yang bersifat  mengundang banyak orang seperti Kios - kios, Ojek, Billyar, Togel, Dadu itu akan ditutup.

 

Kedua, Angkutan umum maupun angkutan pribadi baik kendaraan beroda 2 maupun beroda 4 tidak diperbolehkan untuk mondar mandir, Lalu lalang di sepanjang jalan juga di kota Waghete.

 

Ketiga, Gabungan tim terpadu medis, Pol.PP sebagai keamanan akan terbagi di empat titik penjagaan setelah alat kesehatan yang sudah dipesan di Jakarta itu tiba. 

 

Pewarta: Mateus Tekege

Editor: Manfred Kudiai/KM

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait