Pemda Dogiyai Melepas 12 Satgas Kaki Telanjang ke Daerah Terpencil

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

3 Bulan yang lalu
KESEHATAN

Tentang Penulis
Foto bersama, sebelum ditempatkan di dua distrik terjauh yaitu Distrik Kamuu Selatan dan Distrik Distrik Mapia Tengah. (doc/KM)

 

Dogiyai, KABARMAPEGAA.com--Pemerintah kabupaten Dogiyai secara resmi melepas 12 orang petugas kesehatan untuk ditempatkan di dua distrik terjauh yaitu Distrik Kamuu Selatan dan Distrik Distrik Mapia Tengah.

 

Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa saat melepas satuan tugas kaki telanjang (satgas Kijang) di halaman kantor Bupati Dogiyai , hal ini merupakan program pemerintah provinsi Papua untuk menjangkau masyarakat yang berada di tempat terisolir atau daerah terpencil di lingkungan pemerintahan kabupaten Dogiyai pada Senin (28/05/2019).

 

“Hari ini kita secara resmi melepas tim satuan tugas kaki telanjang yang merupakan program provinsi untuk tempat-tempat yang terisolir. Kita tahun ini mendapatkan tim 12 orang yang kita tugas di Distrik Kamuu Selatan dan Distrik Mapia Tengah ini melayani masyarakat untuk yang sakit menyelamatkan pasien," terangnya.

 

Menurut Bupati Dogiyai, dua Dsitrik tersebut merupakan daerah yang sulit dijangkau, untuk itu pihaknya berharap Tim ini dapat dengan petugas yang ada untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang selama ini sulit dijangkau layanan Kesehatan.

 

“Dua Distrik ini  distrik yang sulit, sehingga tenaga kesehatan yang ada dibantu dengan tim satgas ini akan menolong masyarakat kita di sana, supaya kesehatannya lebih baik dari sebelumnya,” ujar Bupati.

 

Sementara itu, Kepala dinas kesehatan Dogiyai, dr.Daniel mengakui, Pihaknya kesulitan untuk mendapatkan Tenaga Doter sebelumnya tetapi tahun ini 11 Dokter kontrak akan melayani setiap puskesmas yang ada di lingkungan pemda Dogiyai serta 12 petugas kesehatan yang nantinya akan ditempatkan di dua distrik itu, hanya terdiri dari Bidan, Perawat, Analis serta Kesling (Kesehatan Keliling).

 

“Masing-masing Distrik itu jumlahnya enam orang, jadi totalnya 12 orang. Tim ini terdiri dari Bidan, Perawat, Analis dan Kesling. Untuk  tenaga Dokter hingga saat ini kami kontrak 11 dokter untuk mendapatkan setiap puskesmas lingkungan pemda Dogiyai,” Ungkap Kadis Kesehatan Dogiyai.

 

Dijelaskan, petugas yang dilepas ini akan bertugas selama delapan bulan khusus untuk Distrik   Kamuu Selatan dan distrik Mapia Tenggah, tetapi sesuai kontrak yang ditandatangani petugas yang ada di dua distrik ini akan dirotasi setelah tiga bulan.

 

“Untuk petugas yang kita lepas ini maksimal delapan bulan, untuk Distrik Kamuu Selatan dan Mapia Tenggah itu maksimal delapan bulan tapi ada kontrak yang mereka buat kalau mereka sanggup untuk delapan bulan kalau tidak sanggup maka kita roling dengan petugas lain setelah tiga bulan,” katanya.

 

dr. Daniel menambahkan, petugas yang direkrut melalui sistem kontrak  itu, penganggarannya bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Papua.

 

“Anggaran yang kita pakai ini, pendaannya dari dana Otsus yang dikasih pemerintah Provinsi untuk Kabupaten, itu yang kita pakai untuk biaya Oprasional Satgas Kijang ini,” tandasnya.

 

Admin/KM

#Pemerintahan

Baca Juga, Artikel Terkait