Pemda Resmi Buka Konferensi Ke I, Gereja Kingmi Klasis Manokwari Papua Barat

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

10 Hari yang lalu
KABAR PAPUA BARAT

Tentang Penulis
Usai membuka konferensi ke satu di klasis manokwari papua barat. Foto: Yeko Gobai/KM

 

 

Manokwari, KABARMAPEGA.com--Mewakili Pemerintah Daerah kabupaten Manokwari Ensemy Stevi Mosso, S.E selaku staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan SDM membuka kegiatan konferensi ke-I, Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, klasis Manokwari, Papua Barat. Bertempat gedung gereja Ninik Lunik (Pengharapan) Jl. Sowi I.  Selasa, (11/1/2022).

 

Ensemy Stevi Mosso, S.E mengatakan, Kegiatan konferensi klasis Manokwari ke satu ini merupakan instrumen yang mempersatukan seluruh komponen gereja kemah injil KINGMI di Manokwari Papua Barat. Ini merupakan momentum menyatukan visi misi dan program pelayanan internal KINGMI dan eksternal gereja setiap denominasi di kota Manokwari.

 

Untuk itu lanjut Mosso, lintas sosial budaya ekonomi pendidikan dan kesehatan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan beriman kepadaTuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruslamat manusia.

 

Semangat yang  ditanamkan para  misionaris dan hamba Tuhan kiranya kita terus berkarya dalam setiap tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam konferensi ini dan seterusnya karena hanya demi kemulihaan bagi nama Tuhan Yesus Kristus.

 

"Kami berharap supaya setiap peserta konferensi musti mengikuti kegiatan secara sungguh-sungguh dan memberikan masukan yang diperlukan dalam setiap pelayanan klasisi Manokwari kedepan, supaya gereja KINGMI klasis Manokwari menjadi klasis mandiri seutuhnya" harap Pemda Manokwari.

 

Sementara itu, sambutan mewakili ketua Sinode Pdt. Marthen Mauri, S.Th selaku sekretaris 1 Sinode KINGMI Papua mengatakan konferensi perdana merupakan suatu kemajuan yang dilakukan dalam klasis ini. Untuk membangun secara spiritual dan fisik dalam pertumbuhan dan perkembangan klasis tersebut kedepan.

 

"Pembangunan fisik harus disertai dengan pembangunan rohani setiap manusia supaya kita kokoh dalam pembangunan pertumbuhan secara jasmani dan rohani bersama didalam tubuh Kristus yang kokoh"

 

Lanjut Mauri, pusatkan pekabaran injil dari Papua Barat yang merupakan kota injil. Para misionarius pertama Pdt. Carl Willem Otto dan Johan Gottlod Geissler pada tanggal 5 Februari 1855 telah mulai pekabaran injil sehingga perintis misionaris KINGMI pun mengikuti jejak misionaris sebelumnya hingga bisa sampai pegunungan tengah Papua dan sudah menyebar luas seluruh tanah Papua.

 

"Kini Papua sudah menjadi kota injil karena melalui injil orang Papua diselamatkan dan memberikan terang Ilahi dari Tuhan Yesus Kristus bahkan melalui injil orang bisa belajar. Pasalnya injil datang bersamaan pembangunan sumber daya manusia khusus bidang pendidikan, ujar sekretaris 1 Sinode dalam sambutannya.

 

Pimpinan Sinode, berharap supaya harus bersatu maju, bangkitkan doa daya dan data demi kemajuan klasis Manokwari Papua Barat yang mandiri dan kokoh.

 

Selain itu, ketua panitia Yeri Daniel Blegur, S.Sos melaporkan laporan keuangan yang diperoleh sejak panitia dibentuk 06 Desember 2021 hingga kini 11 Januari 2021  sebesar Rp, 91. 187.000;- terbilang (sembilan puluh satu juta seratus delapan puluh tujuh ribu rupiah).

 

"Sumber dana tersebut, akumulasi dari sumbangan anggota jemaat KINGMI dan simpatisan lainnya Rp. 41. 187, 000; sedangkan sumbangan dari bapak gubernur provinsi Papua Barat Drs.Dominggus Mandacan, M.Si sebesar Rp 50.000,000;. Kemudian sumbangan babi dari keluarga bapak Anton Nawipa, ST  1 ekor dan Jemy Pigome, ST 1 ekor babi dan sumbangan lain yang kami tidak sebutkan, ujarnya.

 

Lanjut ketua panitia, Dana tersebut kami alokasikan kepada setiap seksi. Kami sangat membutuhkan sumbangan dana demi kelancaran. Pasalnya berdasarkan rincian seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari kami butuh lebih dari dana yang sudah masuk.

 

"Kegiatan konferensi tersebut akan melakukan selama tiga hari terhitung dari tanggal 11 - 13 Januari 2022. Panitia berharap agar tetap kerja sama dalam kelancaran kegiatan yang dimaksud," katanya.

 

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu berupa material, moril dan dedikasi dalam kegiatan berlangsung maupun akan berlangsung beberapa hari kedepan, tutupnya.

 

Pewarta: Yeko Gobai/KM

#Pemerintahan

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait